Title: Semua Tawaran CGI Akan Diambil
Semua Tawaran CGI Akan Diambil

Yang perlu persetujuan DPR dulu hanya US$ 200 juta.

JAKARTAPemerintah merencanakan akan menarik semua komitmen pinjaman yang ditawarkan kreditor dalam Consultative Group on Indonesia, senilai US$ 3,9 miliar (Rp. 37 triliun). Pinjaman sebesar itu akan digunakan untuk program sebesar US$ 1,3 miliar dan proyek US$ 2,6 miliar.
Jangan salah persepsi,� tutur Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Mulia Nasution kemarin. �Itu baru perkiraan yang akan dicairkan tahun ini, sebesar US$ 3,9 triliun.�
Pinjaman program, ujar dia lebih lanjut, akan sangat membantu pemerintah dalam menutup defisit. Sebab, pinjaman program bersifat dana segar (fresh money). Sebaliknya, pinjaman proyek bersifat netral serta bisa keluar-masuk untuk menutup belanja.
Menurut Deputi Kepala Bappenas Lukita D. Tuwo, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2006, dari pinjaman program US$ 1,2-1,3 miliar itu, sebesar USS$ 1 miliar sudah masuk dalam perhitungan APBN 2006. �Jadi tambahan yang baru dalam APBN Perubahan 2006 hanya sekitar US$ 200 juta,� tuturnya.
Keseluruhan pinjaman program tersebut berasal dari lembaga multilateral, yakni Bank Pembangunan Asia sekitar US$ 600-700 juta dan sisanya dari Bank Dunia sekitar US$ 600 juta.
Yang perlu dibahas lagi dengan DPR, menurut Lukita, adalah tambahan US$ 200 juta itu ke dalam APBN Perubahan 2006. �Angka US$ 1 miliar sudah disetujui dalam APBN 2006,� ujarnya.
Dia pun membenarkan bahwa pemerintah bakal menarik semua komitmen pinjaman yang ditawarkan CGI. Sebab, pemerintah mengalami pembengkakan defisit anggaran dari 0,7 persen menjadi 1,4 persen dari produk domestik bruto.
Untuk menutup defisit anggaran, pemerintah tak hanya mengandalkan pinjaman CGI. Seperti diberitakan, pemerintah juga akan menarik dananya di Bank Indonesia. Menurut Mulia, potensi utang yang bisa ditarik sebesar Rp 2 triliun. Dana ini sudah masuk dalam hitungan perhitungan APBN Perubahan 2006. �Proses penarikan ini sekarang sedang dibahas dulu dengan Badan Pemeriksa Keuangan,� paparnya.
Berdasarkan catatan Tempo, hingga Februari lalu total dana pemerintah di Bank Indonesia mencapai Rp 80 triliun. Namun, dana yang menganggur Rp 60 triliun.
Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan penarikan dana pemerintah di bank sentral itu sebaiknya menjadi prioritas untuk menutup defisit anggaran. �Itu yang paling baik,� kata dia.
Sebab, dia melanjutkan, penggunaan itu tidak akan mengganggu modal kerja. Selain itu, biaya dana ini paling murah dibandingkan dengan berhutang. �Pemerintah tidak perlu membayar bunga sama sekali.�
Boediono, yang juga Direktur Bank Indonesia pada era pemerintah Soeharto, memastikan penarikan dana pemerintah itu tidak akan mengganggu neraca Bank Indonesia.
Soal berapa besar dana yang akan ditarik, menurut dia, masih dalam perhitungan Departemen Keuangan.
Koran tempo, 24 Juni 2006
SURYANI EKA SARI | AGUS SUPRIYANTO | ST PRAMONO


J u n a i d i
Dept. of Information Technology

PT. Tiara Gaya Arga Kencana
Paint, Road Marking, Epoxy Manufacturer
Jl. Cimareme No. 185 A Padalarang, Bandung, West Java - Indonesia

Phone.: +62 22 665 1515 [ hunting ]
Fax.: +62 22 665 6555
Mobile.: +62 856 219 8835 / +62 22 911 808 55

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Ring'em or ping'em. Make PC-to-phone calls as low as 1�/min with Yahoo! Messenger with Voice. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Beyond belief Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke