Secara tidak sengaja saya mengganti channel televisi ke saluran GlobalTV. GlobalTV sedang menayangkan program yang bernama “Arts & Mind”. Di satu episode diceritakan terdapat 4 orang sekawan yang tinggal di Amerika (saya tidak tahu kota apa) yang mempunyai satu visi, menyebarkan kebaikan kepada semua orang. Mereka memberikan pelukan (yang memang sudah jarang dilakukan belakangan ini di kota mereka) kepada setiap pejalan kaki, pria maupun wanita. Setiap pejalan kaki yang lewat tentu saja agak sedikit kaget, tetapi sebagian besar sangat senang dengan kegiatan pelukan mereka ini. (Catatan : pelukan merupakan hal yang biasa di Amerika. Pelukan merupakan tanda persahabatan).
Selain kegiatan pelukan itu, mereka juga membagikan minuman botol gratis kepada setiap pejalan kaki, pekerja-pekerja lapangan, dll. Di kota tersebut terdapat jembatan panjang yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lain. Karena jembatan tersebut cukup panjang, tentunya cukup lelah untuk menyeberanginya. Mereka berinisiatif memberikan minuman botol gratis itu di salah satu ujung jembatan untuk mereka yang kelelahan menyeberangi jembatan.
Kegiatan mereka yang lain adalah mengecat dinding sebuah sekolah. Tentu saja bukan hanya mereka berempat yang melakukannya, tetapi dibantu dengan anak-anak sekolah di situ. Dinding dicat hijau cerah, pokoknya semua dinding dicat cerah. Hasilnya, coretan-coretan di dinding sudah tidak ada lagi, kehadiran murid meningkat, kehadiran guru juga meningkat.
Selain menyebarkan kebaikan, mereka berempat bekerja sama membuat sebuah buku berjudul “Cool To Be Kind”. Walaupun mereka cuma berempat, mereka berharap apa yang mereka lakukan dapat ditiru oleh orang-orang di sekitar mereka, kota tempat tinggal mereka, seluruh negara Amerika, dan akhirnya berdampak kepada seluruh dunia. Betapa indahnya.
Bisakah kita melakukan kebajikan-kebajikan kecil untuk orang-orang di sekeliling kita yang tidak kita kenal? Bisa, tentu saja bisa. Mungkin saya harus ganti pertanyaannya, maukah kita melakukan kebaikan-kebaikan kecil untuk orang-orang di sekeliling kita yang tidak kita kenal? Belum tentu semua orang mau. Situ siapa ya? Saya tidak kenal. Bukan keluarga saya, bukan saudara, bukan teman sekolah, bukan teman kerja, bla, bla, bla. Wah, kalau semua orang berpikir seperti ini, apa jadinya dunia yang kita tinggali sekarang? Hancur deh, semua orang hanya memikirkan diri sendiri.
Mulailah melakukan perbuatan baik sekecil apa pun itu bentuknya. Sepertinya teori banget ya, perbuatan baik apa sih? Saya bisa memberi contoh :
-         Jika anda menemukan paku di tengah jalan, cobalah pungut paku itu dan buang ke tempat yang aman. Sangat tidak sulit, bukan? Bayangkan jika ada sanak saudara anda yang sedang mengendarai mobil/motor yang kebetulan lewat situ, bannya bocor terkena paku itu, berhenti di pinggir jalan, dipalak/dirampok. Wah, karena satu paku yang tidak dipungut bisa berbuntut panjang kan?
-         Mengucapkan terima kasih setelah menerima jasa dari orang lain. Dua kata yang sederhana ini bisa mengubah dunia. Sebuah ucapan terima kasih bisa mengubah hidup seseorang.
-         Perbuatan baik juga bisa berupa senyuman yang tulus. Zaman sekarang ini karena orang sudah kebanyakan kerja dan stress, hampir lupa bagaimana caranya tersenyum dengan tulus. Yang ada hanyalah senyum basi, senyum ada maunya, senyum terpaksa, dll.
-         Contoh-contoh perbuatan baik yang lain dapat dibaca di buku “Mengapa harus berbuat kebajikan?” yang diterbitkan di Vihara Ekayana Grha.
Lakukanlah perbuatan baik sekecil apa pun. Bukankah perjalanan seribu kilometer dimulai dari langkah kecil pertama?


________________________________________________________________________

"The first and the best victory is to conquer self."
- Plato -

€ric £anvin


Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke