|
Konsep penciptaan ada di
lagu 'Pelangi' ... ;p
pelangi ... pelangi ...,
alangkah indahmu
merah kuning hijau di langit yang
biru
pelukismu agung,
siapa gerangan
pelangi ... pelangi ..., ciptaan Tuhan
;)
From: RW
Sent: Wednesday, July 26, 2006 1:28 PM To: [email protected] Subject: [Dharmajala] Re: agama di televisi: ada adzan shubuh! Nah, justru itulah perbedaan secara mendasar agama Buddha dengan
agama Lain
Klo
anda mempunyai pengertian tersebut, maka jelaslah, anda tidak perlu menulis kata
penciptaan apalagi dengan tambahan kata2 nya apalgi n nya huruf besar lagi
hehehehe
Karena bila ditelaah lebih jauh arti kata ciptaan adalah
membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada, dan nya adalah kata ganti bentuk
milik , seperti menyebut miliknya, untuknya dll(dalam bahasa Indonesia lho) dan
Nya dengan N huruf besar di Indonesia diartikan sebagai Tuhan personal, lalu
perlukah\relevankah orang yang mengaku umat Buddha memakai\menulis kata
tersebut.
Dan
mengenai konsep yang anda jabarkan dengan penuh semangat tersebut, lalu apa
korelasi antara ayat2 tersebut dengan kata ciptaan yang anda
tulis????
Apakah di sutta2 tsb ditulis apakah ada
penciptaan??
Sehingga akhirnya dari yang anda tulis muncul kontradiksi yang
harus anda benahi sendiri mengenai konsep ketuhanan menurut
Buddhis
============
Dengan membaca
konsep Ketuhanan Yang Mahaesa ini, kita dapat melihat bahwa konsep Ketuhanan
dalam agama Buddha adalah berlainan dengan konsep Ketuhanan yang diyakini oleh
agama-agama lain. Perbedaan konsep tentang Ketuhanan ini perlu ditekankan di
sini, sebab masih banyak umat Buddha yang mencampur-adukkan konsep Ketuhanan
menurut agama Buddha dengan konsep Ketuhanan menurut agama-agama lain. Sehingga
banyak umat Buddha yang menganggap bahwa konsep Ketuhanan dalam agama Buddha
adalah sama dengan konsep Ketuhanan dalam agama-agama
lain.
Untuk konsep ini, gak perlu deh anda jelasin semua, I udah tahu
koq cuman mau tahu aja nih Bukankah dengan adanya tulisan anda kemarin, anda
secara tidak langsung mencampur adukkan konsep agama Buddha dengan agama lain
khan???,dalam bahasa jawa (gathuk-gathukan hehe),apalagi klo dibanding tulisan
anda kemarin dengan tulisan anda sekrg, anda mengambil dari bebrapa sutta
bukankah nggak tambah kacau???
Coba deh anda teliti lagi
Dengan umat non Buddhis, saya jelas2 akan menghindari penggunaan
kata2 ciptaan, karena konsepnya telah jelas, karena saya berprinsip apa yang
sama bolehlah kita samakan tapi yang beda, harus dong kita bedakan, terutama
konsep tentang ciptaan ini, makanya melihat email anda terkhir ini saya jadi
bingung, anda ini ada dimana sekrg????apakah anda setuju konsep cipta atau anda
setuju konsep sutta2 yang anda tulis
Dan
satu lagi, apakah di agganna sutta menyebut manusia pertama???karena menurut
saya tidak ada penjabaran manusia pertama disana
ronny
From:
[EMAIL PROTECTED]
Sent: 25 Juli 2006 21:03 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [Dharmajala] Re: agama di televisi: ada adzan shubuh! Pernyataan dari Sang Buddha yang terdapat
dalam Sutta Pitaka, Udana VIII : 3, yang merupakan konsep Ketuhanan Yang Mahaesa
dalam agama Buddha. Ketuhanan Yang Mahaesa dalam bahasa Pali adalah "Atthi
Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang" yang artinya "Suatu Yang Tidak Dilahirkan,
Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang Mutlak". Dalam hal ini, Ketuhanan
Yang Mahaesa adalah suatu yang tanpa aku (anatta), yang tidak dapat
dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Tetapi
dengan adanya Yang Mutlak, yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang
berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan
(samsara) dengan cara bermeditasi. Dengan membaca konsep Ketuhanan Yang Mahaesa ini, kita dapat melihat bahwa konsep Ketuhanan dalam agama Buddha adalah berlainan dengan konsep Ketuhanan yang diyakini oleh agama-agama lain. Perbedaan konsep tentang Ketuhanan ini perlu ditekankan di sini, sebab masih banyak umat Buddha yang mencampur-adukkan konsep Ketuhanan menurut agama Buddha dengan konsep Ketuhanan menurut agama-agama lain. Sehingga banyak umat Buddha yang menganggap bahwa konsep Ketuhanan dalam agama Buddha adalah sama dengan konsep Ketuhanan dalam agama-agama lain. Terjadinya bumi dan manusia merupakan konsep yang unik pula dalam agama Buddha, khususnya tentang manusia pertama yang muncul di bumi kita ini bukanlah hanya seorang atau dua orang, tetapi banyak. Kejadian bumi dan manusia pertama di bumi ini diuraikan oleh Sang Buddha dalam Digha Nikaya, Agganna Sutta dan Brahmajala Sutta. jadi saya kira anda bisa artikan sendiri maksud kata nya itu apa ? On 7/25/06, RW
<[EMAIL PROTECTED]
Ciptaan nya,
ciptaan siapa ya??? 'ciptaan' mami sama papi dong hehehe Koq masih ada umat Buddha yang punya pandangan gini, atau dia bukan umat Buddha???? Masalah harus ngalah bila ada azan, ya memang lah, kita hanya 0,9%, yang penting sekrg adalah peningkatan kualitas umat Buddha sendiri, percuma meski tiap hari ada mimbar, tapi klo masih punya pandangan diatas gimana??? . ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___ |
serv?s=97359714&grpId=14157588&grpspId=1600077076&msgId=6964&stime=1153903163
Description: serv?s=97359714&grpId=14157588&grpspId=1600077076&msgId=6964&stime=1153903163
