|
ciptaan Nya?
ada cipta-mencipta ...
dan juga ada karma ...
hmm ...
sebagai umat manusia..ciptaan Nya se HARUSnya kita wajib bersyukur, kenapa
?
acara kerohanian Buddha bisa di tayangan di TV ini merupakan suatu
anugerah yang tak ternilai, karena jika ada ribuan orang yang melihat acara
Buddhst maka kita bisa bersyukur karena kita dapat merasakan bahwa penyebaran
ajaran Buddhist dapat tersebar'
bukankah penyebaran ajaran dari sang guru
kita itu merupakan perbuatan bijak dan menanam benih karma baik
?
so..kita seharusnya bersyukur dan menerima meskipun acara itu di
potong dengan suara azan...
toleransi lah...
salam
metta, Hansen N
On 7/25/06, dh4rm4duta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sdr. Angroksujiwad yang
budiman,
Tentu saja azan subuhnya tak dapat diundur, karena setahu saya
jam azan itu sudah fix. Jadi sebagai kaum minoritas ya acara
agama Buddha yang harus dimajukan atau diundur (kalau tak mau disela
dengan azan subuh). Sebenarnya saya adalah pendukung negara sekuler.
Saya tidak merasa harus bahwa acara agama dimasukkan di TV. Selain itu,
tidak ada keharusan pula bahwa orang harus mencantumkan agama di KTP.
Banyak negara sekuler yang justru maju, seperti Amerika dan Jerman. Namun,
kalau sekuler murni saya juga tidak setuju. Ya jadi kembali lagi kita harus
menganut ajaran Buddha tentang Jalan Tengah. Filosofi moralitas tetap
perlu, namun sekarang harus pikirkan bagaimana mengemas dan menyajikannya.
Salam metta, Tan
--- In [email protected],
"angroksujiwad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > setiap
awal pagi televisi kita menayangkan acara rohani: khutbah atau >
dialog agama. islam yang paling sering. angka pemeluk
mungkin menjadi > pertimbangan stasiun televisi. kaum beragama yang
kalah jumlah masih > mendapat bagian: sekali dua dalam seminggu,
cukuplah. tentu saja itu > harus dimaklumi. karena hanya kemakluman
sajalah yang dapat menjawab > banyak pertanyaan di negeri . juga
acara di pagi 22 juli 2006 di sctv. > > acara kerohanian buddhis
itu menarik. sang bikhu tampil cerdas, > pembicaraannya fokus. pembawa
acara dan seorang (bukan bikhu) lagi > tampil tak berlebihan, memberi
ruang percakapan yang memadai bagi > sang bikhu. di akhir acara bikhu
menutup kata dengan: bahwa prinsip > sang budha adalah berprinsip
tegas, tapi bersikap tidak terlalu > keras. tetapi, demikian bikhu, yang
terjadi sekarang adalah > berprinsip tidak tegas, bersikap terlalu
keras. ada banyak peristiwa > yang belum pasti duduk perkaranya, orang
sudah asyik menuding dan > mengutuk. > *** > >
agama budha (ada juga yang menyebutnya sebagai pemikiran/filsafat >
budhis) telah datang di awal dan menjadi bagian dari sejarah >
indonesia. meski kini jumlah penganutnya tak lebih banyak
dari agama- > agama yang lain, agama budha tetap sebuah agama.
penghormatan > kepadanya adalah selayaknya juga penghormatan kepada
agama- agama > lainnya. sayang ada sedikit kekurangan kita dalam
melakukannya. > seperti kemarin itu. ketika dialog rohani budha sedang
berlangsung, > sctv menyela...dengan adzan shubuh! dhuh... gusti allah,
kula nyuwun > pangaksami... > *** > > mari
bertanya: apakah sebaiknya acara agama budha itu diajukan atau >
dimundurkan jadwalnya? > atau adzan shubuh yang diajukan atau
dimundurkan? atau televisi tak > harus dan tak perlu menayangkan
acara-acara rohani? atau orang tak > perlu menonton televisi? atau orang
mestinya tak perlu bertanya? > *** > > semoga kita tak lupa
bahwa kita masih manusia.
>
.
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___
|