Dari: "Sony Wongso" <[EMAIL PROTECTED]> 

--- In [EMAIL PROTECTED], Hudoyo Hupudio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pembaca yg budiman,
> 
> Berikut ini salah satu ceramah J Krishnamurti pada awal 
kehidupannya di depan umum yang masih ada notulennya sampai sekarang. 
Ceramah ini diberikannya pada pertemuan tahunan Tarekat Bintang ("The 
Order of the Star") pada th 1927, yakni 5 tahun setelah ia mulai 
mengalami proses pencerahan dan 2 tahun sebelum ia membubarkan 
perkumpulan itu. Tampaknya proses pencerahan itu sendiri tidak 
terjadi pada satu titik waktu, melainkan berlangsung selama beberapa 
lama, bahkan beberapa tahun. 
> 
>    Untuk memahami ceramah ini, perlu diketahui konteks di mana 
ceramah ini disampaikan. Sejak beberapa tahun K diangkat sebagai 
Ketua Umum dari Tarekat Bintang. Perkumpulan itu dibentuk di dalam 
lingkungan Teosofi untuk menyambut kedatangan Guru Dunia, yang 
diramalkan akan datang kembali pada awal abad ke-20. Annie Besant, 
Presiden Perhimpunan Teosofi pada waktu itu, mengumumkan bahwa K 
adalah "wadah" atau "kendaraan" bagi Guru Dunia yang akan datang itu. 
Guru Dunia itu dipercaya adalah Lord Maitreya, sebuah makhluk luhur 
yang hidup di alam halus, yang bertanggung jawab terhadap "kemajuan 
spiritual umat manusia di bumi." Dipercaya bahwa dua ribu tahun 
sebelumnya Guru Dunia itu telah muncul di dunia dalam wujud Yesus 
Kristus, dan kini sudah tiba waktunya bagi Guru Dunia untuk datang 
kembali ke bumi, ketika batin manusia sudah rusak kembali.
> 
>    Pernyataan Annie Besant itu menimbulkan berbagai pergunjingan 
dan spekulasi yang berkecamuk di kalangan warga Teosofi pada waktu 
itu, yang sering kali berlangsung dengan sengit: Apakah pribadi Lord 
Maitreya berbeda atau sama dengan pribadi K? Apa artinya Lord 
Maitreya "menggunakan kendaraan" K? Apa yang terjadi dengan pribadi 
K, bila Lord Maitreya turun menggunakan tubuh K sebagai "kendaraan"? 
> 
>    Sementara K sendiri mulai berontak terhadap semua gelar, konsep 
dan peran yang dibangun untuk dirinya oleh Perhimpunan Teosofi. Ia 
menyatakan, "...saya bisa berkata bahwa saya dan Sang Kekasih adalah 
satu--entah itu Anda tafsirkan sebagai Sang Buddha, Lord Maitreya, 
Sri Krishna, atau nama apa pun."
> 
>    Kembali kepada isi ceramah itu, pembaca yang sudah terbiasa 
dengan ceramah-ceramah K yang belakangan tentu akan melihat perbedaan 
yang cukup besar dengan ceramah K pada awal kehidupannya di depan 
umum ini, yakni ketika ia baru saja mengalami proses pencerahan. 
Kiranya ini bisa menjadi bahan diskusi yang menarik. Melihatkah Anda 
perbedaan apa saja antara "K" pada tahun 1930-an dan "K" pada tahun 
1960-an ke atas? Saya tunggu tanggapan Anda, terima kasih.
> 
> Salam,
> Hudoyo
===========================
sony w:
JK di tahun 30-an bicara tentang (menurut istilah BR) "Tuhan". 
Sementara di tahun 60-an, beliau bicara tentang (menurut istilah 
BR) "The Unknown" (yang tidak dikenal). Jadi yang dibicarakan oleh JK 
di awal tahun 30-an dan 60-an adalah 2 hal yang berbeda, karena 
merupakan 2 tingkat kesadaran yang berbeda. Di tahun 30-an , setelah 
mengalami "Tuhan" atau Jati diri, JK mengira ia sudah sampai, tetapi 
beberapa tahun kemudian, setelah mengalami "the Unknown", ia baru 
ssadar tentang pencerahan yang sebenarnya.

Dalam Hindu, tingkat kesadaran dibagi 4:
1. Kesadaran Jaga /kesadaran fisik
2. Kesadaran mimpi /kesadaran mental/psikis
3. Kesadaran Tidur tanpa mimpi alias kesadaran universal dan non-
individual.
4. Turiya (The Fouth)

Jadi di awal tahun 30-an JK bicara tentang yang ke-3 (tingkat 
kesadaran "tidur tanpa mimpi"). Sementara di tahun 60-an ia sudah 
berbicara tentang Turiya/ke-empat, yang menurut istilah Bernadette 
Roberts "The Unknown".

Begitu pendapat saya.

Trims
sony wongso




** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke