Sharing Daily INEB Training (13)

Dear all,
Sekuntum teratai untuk Anda, para calon Buddha.
Bro & sis semua, maaf yah, sharingnya sempat terputus, dan baru hari
ini lagi diposting. Kemarin seperti info di milis ini, kita lagi ada
acara dengan Ajahn Sulak Sivaraksa. (oyah beliau sangat suka sekali
dengan salak. Sampai kemarin mau pulang saja, beliau berpesan jangan
lupa mengirimkan dia buah salak..Hahhaaaa....)
=====================================================================
Tgl 14 Juni 2006
Mulai hari ini kami menetap di Wongsanit Ashram, sebuah desa yang masih
tak terjamah oleh konsumerisme. Disini kami disediakan makanan
vegetarian, seperti jamur, sayur, juga buah-buahan. Semua ini berasal
dari kebun sendiri. Bisa dikatakan tidak ada yang terbuang percuma
disini. Lalu bagaimana dengan sampah? Tidak ketinggalan mereka juga
kreatif dalam hal pengolahan sampah, semua kulit buahan, makanan yang
tidak habis, tidak langsung dibuang, tapi dijadikan sebagai pupuk
kompos. Yah, tak satupun yang luput dari perhatian mereka.
Sekarang kami telah sampai pada bagian terakhir dari training ini. Kami
akan mempelajari ketrampilan untuk menjadi seorang fasilitator yang
dibimbing oleh Bhikshu Taweesak (saya dan teman2 sangat suka &
menghormati Bhikshu ini).
Beberapa hari yang lalu kita telah belajar bagaimana menggunakan "open
question", dan bagaimana menggali lebih dalam, serta menjelaskannya
dalam bahasa kita sendiri, dan menyimpulkannya. (Bagi bro & sis yang
kemarin ikut sharing, pasti lebih jelas yah..).
Nah mulai hari ini sampai 10 hari yang akan datang, kami akan terus
melakukan presentasi, teaching, layaknya seorang fasilitator.
Dan hari ini kami mulai dengan teaching selama 8 menit.
Malam ini hampir semua peserta tidur larut malam, demi mempersiapkan
teaching besok.

Sedangkan saya,hehe.....langsung......meditasi, abis itu
tidur...wah...seger banget...selama di Wongsanit Ashram ini saya hanya
tidur sekitar 3 jam...Tapi sama sekali tidak merasa capek / lelah...
Tidur pun ga begitu lelap,semua suara masih jelas terdengar..Tapi saya
tahu saya sedang tidur dengan baik & tidak terganggu...
Saya juga ada sharing dengan guru kami, Ajahn Pracha. Beliau bilang itu
adalah kondisi paling baik untuk kesehatan kita. Itu berarti kita
sedang berada dalam kondisi "sadar". Karena itu tidak diperlukan tidur
yang lama, bahkan 1 jam sudah cukup. Dan beliau bilang jangan kuatir,
hal ini tidak membahayakan kesehatan. Dan saya sendiri tahu, karena
sama sekali tidak merasakan capek....
Dan satu pesan Ajahn Pracha, jangan meninggalkan meditasi, walau hanya
satu hari. Kemajuan yang kita dapat dalam meditasi harus terus kita
latih setiap hari, minimal 1jam. Dalam kondisi apa pun, sehat ataupun
sakit. Jadikan setiap kondisi sebagai objek meditasi.

Yah, gitu deh....Dan tentu seperti tradisi selama training, malam ini
dan malam2 selanjutnya kita juga meditasi. Tetep...dan tak lupa, selalu
diikuti chanting dari masing2 negara, bergiliran setiap hari...
Besok kita lanjut lagi...Oke...

Terimakasih semua...

metta,
Julie


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke