Bro Ika polim yang baik,

Oooooo Tradisi Tantrayana.

Sekilas membaca pernyataaan anda yg begitu menyakinkan, tentu anda 
seorang praktisi yang mengambil tradisi Tantrayana sebagai 'jalan'.
Sebagai praktisi tentunya sedikit banyak pernah mencicipi  'ADA'nya 
pencerahan hakekat sejati walau belum belum pada pencerahan total..
btw, boleh dung sharing dan bagi pengalaman mengenai apa - siapa - dan 
bagian dari mana dari anda yang tercerahkan? thx

Salam




Ika Polim wrote:
> Untuk Pertanyaan 'Apakah Itu', Mestinya Harus Dipraktekkan.
> Untuk Pertanyaan 'Adakah Itu', Mestinya Itu Ada.
>  
> Kita Sudah Diberikan Wadah,  Untuk Secara Mudah  Menjawab & 
> Mengalami Itu Sendiri , Yaitu  *_/"Tantrayana"./_*
>  
>   
>
> */Brianz Liu <[EMAIL PROTECTED]>/* wrote:
>
>     Apakah dan Adakah ‘Pencerahan itu?
>
>     Sejujurnya saya tidak tahu apa itu pencerahan dan pengalaman
>     pencerahan,
>     kalau saya katakan pernah mencicipinya, itu pun bukanlah
>     sesungguhnya,
>     karena apa yang di ungkapkan adalah hasil dari pengetahuan yang
>     mungkin
>     pernah dicerap.
>
>     Bicara mengenai pengalaman para sesepuh dalam merealisasikan
>     pencerahan
>     total, kesucian, hakekat sejati, kadang timbul tanda tanya besar
>     tentang
>     kebenarannya / ke atuhenticnya…
>
>     Manusia memiliki imanjinasi yang luar biasa, bila memiliki kecerdasan
>     dan pengetahuan luas, berkharisma dan didukung oleh pengendalian
>     serta
>     tindak tanduk yang baik, sekali saja mengungkapkan atau menuangkan
>     pengalamannya tentang pencerahan maka dengan mudah mendapat
>     kepercayaan
>     dan keyakinan sebagai orang yang tercerah, lucunya semakin dibantah
>     semakin kuat keyakinan khalayak terhadapnya. Kebenaran memang sulit
>     dibuktikan.
>
>     Katakanlah pengalaman pencerahan tersebut adalah benar adanya, dan
>     dijadikan pedoman atau alat untuk melangkah… mungkin awalnya sangat
>     membantu namun pada tahap selanjutnya ‘mungkin pula’ menjadi hambatan
>     bahkan menyesatkan. Ini disebabkan kita bukanlah mereka, namun ingin
>     seperti atau menjadi mereka.
>
>     Teori mengatakan banyak metode untuk mencapai pencerahan. Menurut
>     teks
>     buku tertulis Siddharta sebelum menjadi Buddha mempraktekkan banyak
>     metode dan ketika sampai dengan metode vipassana dikatakan beliau
>     merealisasikan pencerahan total, apakah karena metode vipassana atau
>     metode lainnya, tentu tidak ada yang tahu? Mungkin pada satu atau
>     beberapa tradisi menyetujui metode vipassana sebagai jalan, namun
>     pada
>     tradisi lain tidaklah demikian, bahkan ada tradisi yang memiliki
>     metode
>     ajaran yang penuh rahasia yang hanya diturunkan dari mulut ke mulut.
>     Belum lagi dalam tradisi tertentu mengatakan Buddha yang akan datang
>     begitu terlahir sudah menjadi Buddha.
>
>     Satu Guru Junjungan karena berbeda tradisi sudah melahirkan banyak
>     metode, Tujuan memang sama tetapi hasil pencapaian katanya berbeda,
>     disesuai dengan penafsiran para pendiri aliran dan tradisi yang
>     diyakini. Apalagi kalau lain guru atau banyak guru dengan beraneka
>     tradisi? Dapatkah anda bayangkan?
>
>     Memang murid-murid memang lebih pintar mengembangkan dan
>     menyempurnakan
>     ajaran sang guru yang hanya segegam daun. :-P
>
>     Kita bisa menyakini dan percaya pada pencerahan seseorang, umumnya
>     karena Ia diyakini banyak orang, menjadi pembicaraan dan dikabarkan
>     banyak orang, karena pengalamannya dianggap dapat diterima, karena
>     penampilannya, karena sesuai dengan pilihan kita, yang dijagokan, dan
>     satu aliran / tradisi dengan label kepercayaan yang kita anut…
>     keyakinan
>     ini membuat segala sesuatu tidak ada yg mustahil.
>
>     Kita tidak sadar terperangkap hingga masuk dalam komunitas
>     tertentu dan
>     melekat, memberhalakan, mensakralkan apa yang kita yakini, dan anggap
>     benar… lalu kita membedakan, membandingkan, dan mengkelompokkan serta
>     memberi label dan penafsiran....
>
>     Kita telah menjadi pedagang pencerahan, yang sebenarnya TIDAK ADA.
>     Karena hakekatnya tidak ada yang tercerahkan dan tidak ada yang
>     dicerahkan.
>
>     Salam dari pedagang pencerahan :-D
>     Brianz
>
>
>
>
>
>     ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di
>     dalam diri saya maupun di luar diri saya **
>
>     ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk
>     menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
>     fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
>
>     ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan
>     memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
>     sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
>
>     ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi
>     penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi
>     ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
>     membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
>     penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta
>     sahabat-sahabat kami **
>     Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low PC-to-Phone call 
> rates.  





** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke