PIKIRAN MENCIPTAKAN SI PEMIKIR
Pikiran adalah sensasi [pencerapan indra] yang diungkapkan dengan kata-kata;
pikiran adalah respons dari ingatan, kata, pengalaman, gambaran [image].
Pikiran bersifat cepat berlalu, selalu berubah, tidak kekal, dan ia mencari
kekekalan. Maka pikiran menciptakan si pemikir, yang kemudian menjadi yang
kekal; ia mengambil peran sebagai penyensor, penuntun, pengendali, pencetak
pikiran. Entitas kekal yang merupakan ilusi ini adalah produk pikiran, produk
sesuatu yang cepat berlalu. Entitas ini adalah pikiran; tanpa pikiran ia tidak
ada. Si pemikir terdiri dari kualitas-kualitas; kualitas-kualitasnya tidak
dapat dipisahkan dari dirinya. Si pengendali adalah yang dikendalikan, ia
sekadar memainkan suatu permainan yang menipu dengan dirinya sendiri. Sampai
yang palsu terlihat sebagai yang palsu, tidak ada kebenaran.
[k]
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/