Gandhi adalah primer seorang spiritualis, baru sekunder seorang pejuang 
kemerdekaan (nasionalis).

Dalam kaliber seorang Gandhi, perjuangan melawan PENJAJAHAN Inggris tidak 
berarti MEMBENCI ORANG INGGRIS.

Sebaliknya, ajaran untuk tidak membenci siapa pun, tidak boleh diartikan bahwa 
orang tidak boleh ber-'amar makruf, nahi munkar'.

Kalau Gandhi orang yang paling "aneh", maka Yesus pun orang yang paling "aneh", 
Buddha pun orang yang paling "aneh".

Anehnya, orang-orang yang paling "aneh" ini menarik hati dan minat banyak orang 
di seluruh dunia, apa pun kepercayaan dan agamanya, jauh lebih banyak 
dibandingkan tokoh-tokoh politik yang "tidak aneh".

hudoyo



At 06:21 PM 8/16/2006, hendrik bakrie <[EMAIL PROTECTED]>  wrote:

>tapi saya tidak tau apakah ghandi akan menaruh atau menyimpan lukisan wajah 
>rahwana disamping rama....?? saya tidak tau tapi saya mau tau apakah ghandi 
>mau menyanyikan syair2 kecintaan pada rahwana...???  dan adalah sungguh sebuah 
>keanehan saat ghandi disatu sisi memperjuangkan kemerdekaan bagi india dari 
>inggris tapi disatu sisi lain dia beragama yg melarang membenci siapapun...??? 
>jadi perjuangan ghandy untuk memerdekakan india dari inggris tidak lain adalah 
>kebenciannya terhadap inggris yg menjajah india tapi sekaligus melarang 
>membenci siapapun (termasuk inggris yg menjajah india dan membunuh org 
>india)....!!! jika ghandi telah melarang membenci siapapun (tentu saja 
>termasuk org2 hindu yg membunuh muslim dan begitupula sebaliknya)...!! maka 
>dengan keadaran kita maka kita dapat menilai " GHANDI ADALAH ORANG YANG PALING 
>ANEH " (mudah2an ghandi tidak mengatakan perkataan yg anda kirim).....!!!




** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke