REALITAS ADA DI DALAM 'APA ADANYA'
Alih-alih bertanya siapa yang telah sampai atau Tuhan itu apa, mengapa Anda
tidak memberikan seluruh perhatian dan kesadaran Anda terhadap 'apa adanya'?
Di situ Anda akan menemukan apa yang tak diketahui, atau lebih tepat, ia akan
datang kepada Anda.
Jika Anda memahami apa yang diketahui, Anda akan mengalami keheningan yang luar
biasa itu, yang bukan sengaja diadakan, bukan dipaksakan, kekosongan kreatif
yang hanya di dalamnya realitas dapat masuk.
Ia tidak dapat datang kepada apa yang sedang menjadi, yang berjuang; ia hanya
dapat datang kepada 'apa adanya', yang memahami 'apa adanya'.
Maka Anda akan melihat bahwa realitas tidak berada jauh; apa yang tak diketahui
tidak berada jauh; ia berada di dalam 'apa adanya'.
Seperti jawaban terhadap suatu masalah terletak di dalam masalah itu sendiri,
begitu pula realitas terdapat di dalam 'apa adanya'.
Jika kita dapat memahaminya, kita akan mengenal kebenaran.
[k]
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/