SEKUNTUM TERATAI UNTUK ANDA SEORANG CALON BUDDHA !

Topik yang dijelaskan oleh malaikat_tertawa mengenai kerusakan alam
sungguh menarik perhatian saya, semoga masukan saya dapat membantu :


Kita sebagai mahkluk hidup sangat tergantung pada kondisi alam tempat
kita berada, sebagai contoh Jika udara di alam bersih maka kita pun
akan merasakan kesegaran serta mendapatkan kesehatan darinya, akan
tetapi jika kotor maka kita akan merasakan sesak dan sulit untuk
bernafas dengan bebas -- dengan kondisi alam sehat maka kitapun akan
menjadi sehat, begitu juga sebaliknya.

Tetapi kondisi alam juga sangat tergantung pada kita, sebagai contoh
jika kita terus menerus menghasilkan asap, udara tidak baik lainnya –-
asap kendaraan bermotor, pabrik, freon dari ac –- maka udara pun akan
ter-polusi. jika kita tidak memperhatikan kesehatan alam serta terus
menerus mengeksploitasi dan merusaknya maka alam pun akan menjadi
sakit Hal ini berarti antara kita dengan alam saling membutuhkan,
saling terkait, saling ketergantungan (interbeing).

Bagaimanakah kondisi alam di sekitar kita saat ini?
Apakah sehat atau tidak?
Mengapa terjadi hal seperti itu?
Apakah kita ikut serta merusaknya?
Apakah kita sudah berusaha menjaga kesehatan alam?

Secara langsung atau tidak langsung, sadar atau tidak sadar zaman ini
sudah mendukung kerusakan alam:
Berapa banyak asap yang dihasilkan dalam sehari? 
Berapa banyak hutan yang digunduli setiap hari?
Berapa banyak air yang dicemari setiap hari?
Berapa banyak sampah yang dibuang setiap hari?
Berapa besar kita secara langsung atau tidak, sadar atau tidak
 ikut serta dalam hal-hal ini?

Berbagai macam kerusakan alam telah semakin terlihat akhir-akhir ini,
SADARKAH ANDA? SUDAH TERBUKAKAH MATA ANDA? Berbagai macam polusi –-
udara, air, tanah, dll –- setiap hari semakin meningkat. Oleh sebab
itu jumlah manusia yang sakit pun ikut meningkat karena kesehatan
manusia sangat bergantung pada lingkungan tempat hidupnya.

Kemudian mengapa semua hal ini terjadi? Apa seperti kata
malaikat_tertawa : "manusia itu sangat BODOH" sehingga kita tidak
mengetahui bahwa tindakan kita itu merusak alam tempat hidup kita.
Atau kita ternyata sudah dikendalikan oleh keserakahan kita untuk
mengekploitasi bumi ini demi memuaskan keinginan sempit kita?

Apakah kita ingin bumi ini rusak?
Apakah kita ingin menciptakan kiamat untuk kita sendiri?

Hampir setiap manusia jaman ini sudah tidak mempedulikan pelestarian
lingkungan, mata mereka sudah tertutup oleh keindahan materi –- sudah
terlalu sibuk mengejar kesuksesan harta dan kedudukan sehingga tidak
peduli lagi terhadap masalah-masalah lainnya, salah satunya yaitu
pelestarian lingkungan. SADARKAH KITA?

Apakah kita tidak menginginkan lingkungan yang bersih, udara yang
segar, tanah subur yang masih dipenuhi keindahan pohon dan bunga,
sungai dan lautan yang masih berisikan air bersih nan jernih, Apa kita
sudah melupakan hal-hal itu?

Apakah kita bahagia melihat keadaan bumi ini yang semakin hari semakin
sakit? 
Apakah kita senang hidup dengan udara yang kotor, susah mendapatkan
air bersih, lingkungan yang tandus dan kering tanpa pohon?

Sahabat-sahabatku marilah kita renungkan hal ini, marilah kita
bersama-sama memikirkan cara untuk mengurangi dampak perusakan
lingkungan, setidaknya dimulai dari diri kita sendiri, lihatlah ke
kehidupan kita sehari-hari, apakah tindakan kita sehari-hari ada yang
ikut serta dalam perusakan lingkungan?

Jika ada marilah kita berusaha melepaskan kebiasaan buruk kita itu,
jika kita mau bersama-sama berusaha dan juga mengajak orang lain untuk
melakukan tindakan pelestarian lingkungan, maka bumi yang indah, bumi
yang bersih dan sehat akan kita dapatkan.

Usaha dari diri anda sangatlah penting, jika anda tidak mulai
berusaha, maka orang lain di sekitar anda pun tidak akan berusaha.
TUNJUKKANLAH BAHWA MANUSIA DENGAN KEBIJAKSANAANNYA DAPAT MENJAGA
TEMPAT HIDUPNYA!       


Salam penuh kasih,

Dayapala








--- In [email protected], "manusia bodoh"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wahai engkau manusia-manusia bodoh, apa engkau pikir engkau dapat
> menguasai bumi ini? Engkau dapat berbuat seenaknya terhadap bumi ini
> –- mengeksploitasinya, merusak keseimbangan alam, membuat polusi
> disana-sini, menebang hutan, membendung sungai, dan segala perbuatan
> kalian yang merusak sifat alamiah bumi ini.
> 
> Atau engkau manusia-manusia yang lebih bodoh lagi, engkau yang ikut
> merusak tetapi tidak tahu bahwa engkau merusak –- engkau mengunakan
> tissue sekali pakai, tusuk gigi sekali buang, sumpit sekali pakai,
> tempat makan dengan styrofoam, dan barang-barang yang lainnya yang
> engkau gunakan sehari-hari, padahal hal-hal itu menambah kerusakan
> bumi karena mereka terbuat dari bahan alam yang berharga tetapi hanya
> digunakan sekali pakai yang kemudian akan menambah lebih banyak sampah.
> 
> Atau engkau manusia-manusia yang sangat bodoh, engkau yang sudah tahu
> ikut serta merusak alam tetapi tidak melakukan usaha memperbaikinya –-
> sudah tahu polusi udara disebabkan oleh asap pabrik, kendaraan, rokok,
> dll. Tetapi engkau tetap saja menghasilkan asap-asap itu. 
> 
> Hahahahahahaha ^_^, engkau merasa sebagai mahkluk paling berharga
> diantara mahkluk-mahkluk lainnya, engkau merasa memiliki akal paling
> baik, kebijaksanaan paling baik, tetapi tenyata bahkan engkau tidak
> dapat menjaga tempat hidupmu sendiri, bumi ini. Hahahahahahaha ^_^
> sungguh lucu rasanya!
> 
> Apakah engkau tahu bahwa bumi ini adalah tempat hidup keturunanmu,
> anak dan cucumu, tetapi engkau sendiri merusak bumi ini –- sama saja
> engkau merusak hidup keturunanmu –- hahahahahahaha ^_^ sungguh BODOH !
>










** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke