MEDITASI BERNAFAS (2)
Bernafas berkesadaran adalah mudah untuk dilatih, dan sangat
menyenangkan. Ini ada sebuah gatha, sebuah sajak, yang dapat Anda
katakan kepada diri Anda sendiri pada saat Anda duduk untuk beberapa
menit dan bernafas:
Bernafas masuk, aku sadar aku sedang bernafas masuk.
Bernafas keluar, aku sadar aku sedang bernafas keluar.
Masuk/Keluar.
Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai setangkai bunga.
Bernafas keluar aku merasa segar.
Bunga/Segar.
Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai sebuah gunung.
Bernafas keluar, aku merasa kokoh.
Gunung/Kokoh.
Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai air yang tenang.
Bernafas keluar, aku mencerminkan hal-hal seperti apa adanya.
Air/Mencerminkan.
Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai ruang.
Bernafas keluar, aku merasa bebas.
Ruang/Bebas.
Pertama, latihlah "Masuk/Keluar" tiga kali. "Bernafas masuk, aku sadar
aku sedang bernafas masuk. Bernafas keluar, aku sadar aku sedang
bernafas keluar. Kemudian masuk ke dalam latihan yang disebut
"Bunga/Segar." Hal itu memiliki arti, "Bernafas masuk, aku melihat
diriku sebagai setangkai bunga. Bernafas keluar, aku merasa segar."
Pada baris yang ketiga adalah "Gunung/Kokoh." "Bernafas masuk, aku
melihat diriku sebagai sebuah gunung." Posisi kaki teratai penuh
adalah posisi yang sangat stabil dan kokoh. Jika Anda berhasil untuk
duduk teratai penuh, bernafas secara hening dan tersenyum, Anda akan
menjadi kokoh seperti gunung; Anda tidak akan terhembus ke sana kemari
oleh perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, atau angin dari arah mana
pun. Jadi, "Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai sebuah gunung.
Bernafas keluar, aku merasa kokoh."
Latihan yang keempat adalah "Air/Mencerminkan." MemAndang kepada air
sungai yang jernih dan tenang, Anda dapat melihat angkasa dan
awan-awan tercerminkan pada air sangat jelas seperti ketika Anda
memAndang angkasa dan awan-awan secara langsung. Apakah Anda pernah
mendapatkan pengalaman ini? "Bernafas masuk, aku melihat diriku
sebagai air yang tenang. Bernafas keluar, aku mencerminkan hal-hal
seperti apa adanya." Ini berarti, saya tidak mengaburkan hal-hal.
Jangan katakan, "Aku merasa seperti air yang tenang." Katakanlah.
"Bernafas masuk, aku melihat diriku sebagai air yang tenang." Kita
adalah air itu sendiri. Kita adalah gunung itu sendiri. Kita adalah
bunga itu sendiri. Saya membayangkan sesuai langit biru yang saya
lihat. Saya tidak mengaburkan hal-hal, karena saya cerah, saya kokoh,
dan saya tenang.
Air yang tenang benar-benar sangat tenang. Ketika Anda tenang, Anda
mencerminkan kenyataan dengan sangat baik. Ketika Anda tidak tenang,
Anda melihat hal-hal tidak sesuai dengan kenyataan dan mengaburkan
mereka. Hal itu seperti melihat seutas tali dan berpikir bahwa tali
itu adalah seekor ular. Karena Anda tidak cukup damai dan tenang, Anda
tidak mencerminkan kenyataan sebagaimana apa adanya. Apakah Anda
pernah bercermin pada salah satu cermin-cermin lucu yang mengaburkan
pAndangan? Bercermin pada cermin-cermin itu, Anda akan kesulitan
mengenali diri Anda sendiri; Wajah Anda menjadi panjang dan mata Anda
menjadi lebar. Pernahkah Anda memiliki pengalaman tersebut? Itu
bukanlah bagaimana penampilan Anda sebenarnya.
Baris terakhir dalam latihan adalah "Ruang/Bebas" "Bernafas masuk, aku
melihat diriku sebagai ruang." Bersama ruang, Anda merasa begitu
bebas. Jika orang-orang memberikan Anda cukup ruang atau kebebasan,
Anda akan menjadi lebih bahagia. Ketika Anda bernafas masuk, Anda
melihat diri Anda sebagai ruang tanpa batasruang dimana segala
sesuatunya bergerak dengan bebasdan Anda bisa bernafas. Tanpa ruang
itu, Anda tidak akan dapat bernafas atau tersenyum.
Ketika Anda menjadi kosong, Anda tidak menyimpan sesuatu apapun di
dalam diri Andatidak ada kebencian, kemarahan, keputusasaan, atau
keinginan yang membara. Sebagai ruang hampa, Anda merasa menakjubkan.
Ketika Anda bernafas keluar, katakanlah, "Aku merasa bebas." "Bernafas
masuk, aku melihat diriku sebagai ruang. Bernafas keluar, aku merasa
bebas." Cobalah.
Gambaran-gambaran dari bunga, gunung, air, dan ruang akan membantu
Anda untuk memiliki konsentrasi yang lebih baik dan untuk merasa
disegarkan kembali, stabil, tenang, dan bebas.
Diterjemahkan oleh : Dayapala Steven
Diedit oleh : Bhante Dharmavimala
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/