MENGAMATI PIKIRAN

Saya harus mencintai apa yang saya pelajari. Jika Anda ingin memahami seorang 
anak kecil, Anda harus mencintainya, dan bukan mengutuknya. Anda harus bermain 
dengannya, mengamati gerak-geriknya, sifat-sifatnya yang unik, 
tindak-tanduknya. 

Tetapi jika Anda hanya mengutuk, menentang, atau menyalahkannya, tidak terdapat 
pemahaman akan anak itu. 

Begitu pula, untuk memahami apa adanya, kita harus mengamati apa yang kita 
pikirkan, rasakan, dan lakukan dari saat ke saat. Itulah yang aktual.
[k]

==================================
HUDOYO:

Di sini pemahaman kesadaran meditatif berbeda sekali dengan pemahaman agama 
atau moralitas. 

Agama & moralitas mulai dengan memilah-milah apa yang baik dari apa yang 
buruk/jahat, apa yang boleh dari apa yang tidak boleh.

Kesadaran meditatif melihat apa adanya tanpa membuat penilaian apa pun.






** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke