Dearest Bros & Sis,
 
Guru2 Tradisi Vajrayana Merasakan Alam Semesta Kosmik Dan Metakosmik Dengan Cara Sebagai Berikut, :
Alam Semesta Materi Yang Luas Tak Berujung Pangkal Ini Digolongkan Sebagai Produk Energi Dan Materi Yang Saling Mempengaruhi Dan Saling Merembes Tanpa Akhir, Dalam Dunia Ruang Yang Tak Berakhir Secara Tak Terbayangkan.
Dalam Alam Semesta Ini Tidak Ada Yang Statis.
Segala Sesuatunya Ada Dalam Keadaan Bergerak Dan Terus Menerus Berubah Secara Konstan Dan Dinamis.
Pada Akhirnya Tidak Ada Batas Yang Terlihat Atau Teramati Di Seluruh Alam Semesta Kosmik Ini.
 
Begitupun Alam Batin Terdiri Dari Kekuatan2 Spiritual, Psikologis, Dan Biologis Yang Dikenal Sebagai Enam Dunia Roda Kehidupan.
Pasukan Dewa2, Setan2, Dewa2 Naga, Dan Sebagainya, Dan Kepercayaan Terhadap Keberadaan Hirarki Roh Pada Umumnya, Pada Mulanya Berasal Dari Agama Bon Pra Buddha Dari Tibet, Yang Mencakup Kosmologi Hirarkis, Yang Dalam Banyak Hal Berkaitan Dengan Konsep Ajaran Buddha Umum Mengenai Enam Alam Samsara.
 
Dalam Metafisika Ajaran Buddha Yang Lebih Tinggi, Alam Materi Dan Batin Hanya Dianggap Ada Sebagai Konsep2 Yang Murni.
Gagasan Dasarnya Adalah Bahwa Semua Gejala, Baik Materi Maupun Mental, Adalah Tidak Nyata, Hanya Merupakan Produk Sebab2 Dan Energi Yang Terus Menerus Berinteraksi, Dan Berpindah.
Seperti Halnya Buddha Mengajarkan Bahwa Tiada "Diri" Atau "Psyche" Yang Berkaitan Dengan Suatu Entitas Tertentu Di Dalam Diri Manusia, Begitupun Beliau Menyatakan Bahwa Seluruh Dunia Materi Dan Batin Tidak Mempunyai Realita Yang Merdeka.
 
Namun Terdapat Juga Realita Jenis Ketiga, Yang Diberi Istilah Metakosmik, Yang Berisikan Makhluk2 Yang Exist Dan Berfungsi Sebagai Gerakan Kontra Kosmik, Dalam Arti Tindakan Mereka Berlawanan Dengan Absorpsi Di Dalam Roda Samsara Dari Semua Makhluk Yang Terdapat Dalam Enam Dunia Alam Batin.
Makhluk2 Ini Adalah Yang Mencapai Penerangan, Dengan Berbagai Tingkat Penerangannya,: Bodhisattva, Yidam, Daka, Dakini, Dan Makhluk Suci Pelindung.
 
Yidam Adalah Perwujudan Dan Manifestasi Simbolis Dari Sambhogakaya.
Walaupun Merupakan Energi Kreatif Dari Kesadaran Penerangan Yang Dinamis, Mereka Masih Dianggap Sebagai Simbol, Dengan Arti Mereka Hadir Sebagai Suatu Cara Transmisi Dan Komunikasi Pada Tingkat Kesadaran Tertinggi.
Evans-Wentz Menyebut Makhluk2 Ini "Makhluk Suci Pengawas".
Komunikasi Manusia Dengan Mereka Tidak Terjadi Secara Otomatis, Melainkan Merupakan Hasil Yang Jarang Terjadi Dari Pelaksanaan Disiplin Jalan Secara Intensif.
Ini Menguatkan Prinsip Utama Ajaran Buddha, Bahwa Pembebasan Dan Penerangan Adalah Untuk Diraih, Bukan Diberikan.!!!
 
 
with metta, ika.


All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke