Metropolitan
Sabtu, 23 September 2006
Sebagian Besar Kendaraan Diesel Melebihi Ambang Batas
Jakarta, Kompas - Uji petik emisi dengan mengambil sampel kendaraan bermotor di jalan raya membuktikan pencemaran udara masih tinggi. Hasil uji petik yang dilakukan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah DKI baru-baru ini, dari 86 kendaraan berbahan bakar bensin terdapat 10 kendaraan tidak lulus, sedangkan dari 14 kendaraan berbahan bakar solar terdapat 13 kendaraan yang tidak lulus.
"Ini menunjukkan kendaraan berbahan bakar solar masih sangat berpotensi mencemari udara Jakarta," kata Kepala Subbidang Pengendalian pencemaran Udara BPLHD DKI Yusiono Anwar, Jumat (22/9).
Kendaraan berbahan bakar solar yang diuji Kamis lalu, lanjut Yusiono, merupakan kendaraan pribadi. Jika pada kendaraan pribadi saja terdapat 90 persen lebih kendaraan berbahan bakar solar yang melebihi ambang batas, untuk kendaraan umum berbahan bakar solar seperti bus-bus besar kemungkinan bisa 100 persen tidak lulus.
"Kelulusan kendaraan yang diuji itu bergantung pada perawatan kendaraan, bukan tergantung tahun pembuatannya. Namun, hingga saat ini masih ada kendala untuk menerapkan peraturan daerah yang mengharuskan setiap pemilik kendaraan pribadi harus memenuhi baku mutu emisi," kata Yusiono.
Tindak lanjut dari uji petik itu, menurut Yusiono, akan ditempuh upaya sosialisasi bagi pemilik kendaraan bermotor. Jika dilakukan perawatan kendaraan dengan baik, tentu akan menguntungkan semua pihak. (NAW)


J u n a i d i
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
 

Library of Tibetan Works & Archives
Centre for Tibetan Study & Research
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a

Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke