Metropolitan
Sabtu, 23 September 2006
TPA Bantar Gebang Kembali Diblokir

Warga Menuntut Kompensasi
Bekasi, Kompas - Untuk kesekian kalinya, Tempat Pembuangan Akhir Sampah Bantar Gebang, Bekasi, kembali ditutup warga setempat. Jumat (22/9) pagi puluhan warga memblokir akses ke lokasi pembuangan sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.
Aksi penutupan oleh warga yang berasal dari tiga kelurahan di sekitar lokasi TPA Bantar Gebang, yakni Kelurahan Cikiwul, Ciketing Udik, dan Sumur Batu, itu berakhir Jumat petang setelah tuntutan warga dipenuhi.
Akibat gerbang TPA Bantar Gebang ditutup warga, aktivitas pembuangan sampah di TPA Bantar Gebang terhenti selama hampir sembilan jam.
Puluhan truk pengangkut sampah, baik dari DKI Jakarta maupun Kota Bekasi, terpaksa antre di jalan masuk menuju TPA Bantar Gebang.
Warga menuntut dana kompensasi sebesar Rp 50.000 per keluarga per bulan, mulai bulan Juli sampai September, segera dibayarkan. Mereka juga menuntut dana kompensasi itu dinaikkan menjadi Rp 200.000 per keluarga per bulan dan ditambah uang pembangunan fisik sebesar Rp 100.000 per keluarga per bulan.
Dalam tuntutannya, warga juga mempermasalahkan penunjukan kembali PT Patriot Bangkit Bekasi (PBB) sebagai pengelola TPA Bantar Gebang. Warga menilai PT PBB tidak serius mengelola TPA Bantar Gebang.
Peristiwa longsornya timbunan sampah di zona pembuangan IIIA, yang mengakibatkan tiga pemulung meninggal, pada Jumat dua pekan lalu dinilai sebagai bukti ketidakmampuan PT PBB mengelola TPA Bantar Gebang.
Dinaikkan
Setelah melalui perundingan selama hampir tiga jam di aula Kantor PT PBB, tuntutan warga dijanjikan untuk dipenuhi, antara lain penyesuaian kenaikan dana kompensasi dan perbaikan pengelolaan TPA Bantar Gebang.
Dalam perundingan yang dihadiri antara lain Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bekasi Tjandra Utama Efendi, Wakil Kepala Dinas Kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Iskandar Malik, serta perwakilan PT PBB dan warga itu, dana kompensasi disepakati ditambah Rp 50.000 sehingga warga akan menerima sebesar Rp 100.000 per keluarga per bulan.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebersihan DKI Rama Boedi mengatakan, pemblokiran TPA Bantar Gebang oleh warga setempat tidak mengubah kebijakan yang akan ditempuh Pemerintah Provinsi DKI.
Pemerintah Provinsi DKI, lanjut Boedi, berharap ada ketegasan aparat penegak hukum setempat terhadap warga jika mereka melanjutkan memblokir TPA Bantar Gebang. (COK/NAW)


J u n a i d i
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
 

Library of Tibetan Works & Archives
Centre for Tibetan Study & Research
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a

Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke