Kalau anda mengira bahwa proses batin yang sering disebut sebagai perjalanan spiritual itu seperti anda berjalan kaki atau naik mobil dan lalu ada percepatan atau nitro nya untuk mobil balap, mungkin anda perlu kembali mengkaji lagi definisi anda tentang spiritual itu sendiri dalam arti, apa sih yang anda sebut sebagai spiritualitas itu?
 
Kalau anda mengatakan energi-energi batin atau semacamnya, ya, tentu anda membayangkan seperti film kungfu yang ada semacam transfer energi atau seperti itu, yang lalu akan menjadikan anda supersakti atau semacamnya. Kalau itu yang anda katakan sebagai spiritualitas, ya berarti anda sekedar bermain di tataran energi, istilah lainnya mungkin ada yang menggunakan nama prana, reiki, dst dst dst. Ya, disitulah anda. Namun, kalau anda mengira itulah spiritualitas yang sesungguhnya, yaa mungkin terlalu dangkal pemikiran anda, tapi yah itulah pemikiran :) . Sesungguhnya dalam spiritual jawa, mungkin energi-energi semacam itu bisa saja masuk ke areal ilmu kesaktian alias kanuragan, mengarah ke raga, bukan lalu menuju batin sejati yang sering di sebut juga diri jati atau jati diri.
 
Jadi, masih mau pakai nitro? atau mau sekedar pakai pertamax plus??? hehehehehehe.
 
Bukannya tidak ada proses yang bisa mendorong kemajuan batin, kematangan batin, tapi yah, kadang tidak lah sedramatis yang anda bayangkan atau yang anda tonton.... :) Lalu, bagaimana? Ya, itulah tugas anda untuk mencari tahu sendiri.
 
salam
bclt
 
 
 


Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke