iya bener2,setuju dengan pendapat bro ika, mungkin ada juga teknologi yang bisa mencapai pencerahan. :D contohnya : Y.A. Mogallana cuma butuh waktu 1 minggu untuk menjadi arahat, Y.A. Sariputta butuh waktu 2 minggu untuk menjadi arahat. sedangkan murid2 yang lain butuh bertahun-tahun untuk menjadi arahat.
Tapi bakat dan kemampuan mereka ini bukan ada dengan sendirinya. Mereka berdua sudah memiliki dasar2 meditasi dan jhana yang baik
,(mungkin hasil dari pelatihan di gurunya yang terdahulu-Sanjaya)
, juga mereka sudah memiliki karma baik yang dikumpulkan dari beratus-ratus kehidupan, sehingga mereka dapat merealisasikannya dengan cepat.

Bisa diukur, kalau menurut orang yang mempunyai penglihatan batin, maka warna aura akan semakin mirip dengan aura alam semesta, aura berpendar kuat, dsb,dsb... dari mata orang biasa, akan kelihatan tingkah lakunya semakin penuh welas asih, kedamaian, dsb..dsb...

Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Bros & Sis,
 
Kalaupun Anda Sudah Mencapai Tujuan "Spiritual Tertinggi" Yang Anda Canangkan Sendiri & Atau Menurut Apa Kata Yang Diungkapkan Diberbagai "Kitab Suci", Siapa Yang Akan Dapat Membuktikannya Demikian???
Apakah Orang Lain Selain Anda Sendiri Yang Seharusnya Membuktikannya Sendiri???
 
Kalaupun Saya Katakan "Bisa Dipercepat", Siapa Yang Akan Dapat Mengukurnya Selain Saya Pribadi Sendiri.
 
Kalaupun Saya Merasa "Sudah Dipercepat", Itupun Dalam Arti "Proses" Yang Harus Dijalani Dalam Rangka Menggapai Tujuan "Spiritual Tertinggi" Dimaksud (subjektif).
 
Kalaupun Ada Manfaat Dari "Percepatan Spiritual", Tentunya Hal Itu Subyektif Sekali Dari Satu Pejalan Dari Yang Lainnya; Mungkin Hanya Orang2 Terdekatlah Yang Dapat Membuktikan Keberadaannya, Yang Telah Bersamanya Sekian Lama DiDalam Mengarungi Perjalanan Spiritualnya.
 
 
with metta, ika. 
 


testing2 <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:
dear ika,

sesuai dengan topik percepatan spiritual, sebenarnya apa manfaatnya dari percepatan spiritual ? apakah anda sudah membuktikannya sendiri dgn spiritual yang anda jalanin? ( yang saya maksud disini tujuan spiritual tertinggi ).

________________________________

From: Ika Polim [mailto:[EMAIL PROTECTED]com]
Sent: Thu 9/28/2006 11:50 AM
To: [EMAIL PROTECTED]ups.com
Subject: Re: [Dharmajala] Percepatan Spiritual?

Dearest Bros & Sis,

Jangan Anggap Ide Ini Totally Mustahil.

Yang Namanya Masih Di "Saha World", Segala Sesuatunya Masih Bisa Berubah; Orang Singapore Biasa Dengan Ungkapan : Everything Can - lah !!!

Jangan Pernah Mengira Bahwa Kata "Teknologi" Hanya Cocok Untuk Segala Sesuatu Yang Bernuansa "Material" Saja, Tapi Juga Applicable Untuk Yang Bernafaskan "Spiritual" Atau Spiritualitas!!!

Jangan Heran Kalau Pernah Mendengar Kata "Teknologi Spiritual".

Tidak Jauh Berbeda Dgn Yang Material, Yang Bisa Dipercepat Maupun Diperlambat, Juga Demikian Untuk Yang Bernuansa Spiritual.

Jadi Yang Sampai Saat Ini Masih Memegang Prinsip "Menurut Hukum Alam" & Berbangga Hati Berlindung Dibalik Semboyan Itu, Sebaiknya Segera Bergegas Utk Tidak "Berlambat-lambat Ria" Di Dalam Meraih Tujuan Spiritual Tertingginya (dalam bentuk apapun yang dianggapnya tujuan tertingginya dalam kespiritualan)!!!

Teruslah Mengeksplorasi Setiap Bidang Masalah Untuk Menemukan Cara Paling Singkat Untuk Meraihnya; Kalau Bagi Pecinta Sutra2 Buddha, Jangan Terlampau Lama Utk Tenggelam Disana, Segeralah "Bangun" Untuk Menemukan IntiSari Dari Sutra2 Yang Dipelajarinya (yg kebanyakan mempunyai penekanan yang tidak jauh berbeda); Kalau Bagi Pecinta meditasi/Bhavana2 Buddhis, Segeralah "Bangkit" Untuk Segera Menemukan IntiSari Pencapaian2 Yang Seharusnya Didapatkan Oleh Para Pemeditasi Sebagai Pengalaman Meditasinya; Bagi Pelaksana Jalan Lainnya, Segera Raih Buah2 Yang Memang Dihasilkan Dari Pelaksanaan Jalan Tsb.
Disamping Perjalanan Itu memang "Jauh" Juga Berbagai Hambatan/Rintangan Sesungguhnya Pasti Hadir Untuk Menjegal Setiap Perjuangan, Apalagi Brbicara Soal Perjuangan Rohani/Batiniah.

Jadi Yang Lain Sebagai "Pendamping Praktis" Disepanjang Pelaksanaan Jalan Itu Sendiri, Jangan Memperlakukannya Secara "Seri", Tapi "Paralel"!!!




with metta, ika.




Get your email and more, right on the new Yahoo.com


Get your email and more, right on the new Yahoo.com __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke