Hi,
Buat sdr S. Benny,
Terimakasih atas sharing filenya. Saya akan baca lagi dengan teliti. Mudah2an
bisa mengerti.
Buat : sdr / sdri eight lotus (sorry, saya tidak tau pria or wanita anda, he
he), terimakasih atas sharingnya. Saya masih ingin membahas lebih lanjut.
1& 2. Saya coba memahami maksud anda. "Perhatian adalah tahap awal dari
konsentrasi atau tahap sebelum masuk konsentrasi". Dan ada guru meditasi yang
mengatakan bahwa vipassana adalah pengembangan kesadaran / perhatian penuh.
Sehingga hasil akhirnya adalah meditator akan memiliki kesadaran atau
perhatian tanpa terputus sepanjang hari.
Kalau diuraikan kondisi yg kita alami sewaktu meditasi (CMIIW) , katakalah
dgn object nafas, maka mungkin salah satu contoh pengalamannya adalah :
Munculkan Perhatian lalu pertahankan dgn konsentrasi, perhatian (masih ingat
bahwa kita sedang meditasi objek nafas), lalu konsentrasi nafas, konsentrasi
nafas, konsentrasi nafas, perhatian melemah (mulai lupa), konsentrasi
berpindah ke hal lain, konsentrasi hal lain, konsentrasi hal lain, perhatian
muncul ( tiba-tiba sadar/ingat lagi bahwa kita sedang bermeditasi),
konsentrasi nafas, perhatian, konsentrasi nafas, mulai hilang lagi perhatian
(mulai lupa lagi),konsentrasi nafas,hilang perhatian,konsentrasi nafas,
konsentrasi mulai berpindah, konsentrasi hal lain, konsentrasi hal lain,
konsentrasi hal lain dst.
Kalau benar kesimpulan yg saya, maka seorang disebut berhasil apabila telah
mampu mencapai tahap perhatian, konsentrasi, perhatian, konsentrasi,
perhatian, konsentrasi,perhatian,konsentrasi,dst tanpa terputus. (Apakah
demikian maksudnya ??, mohon sabar ya menjelaskannya :-) . Maklum saya masih
belajar )
3 . Dalam banyak buku meditasi vipassana, penulis-penulis sering menggunakan
istilah "perhatian murni" dan bukan "perhatian". Sehingga saya jadi bertanya
apakah ada perbedaan pengertian "perhatian murni" dgn "perhatian" ?. Apakah
perhatian yg sering kita lakukan pada saat mendengar ceramah, bekerja,
berbicara dsb bukanlah "perhatian murni" ? Kalau bukan "perhatian murni",
mengapa guru meditasi mengatakan : " Apapun yg kamu lakukan, lakukanlah dengan
sepenuh hati" (dgn perhatian). Apakah ada perbedaan pengertian perhatian saat
beraktivitas biasa dgn perhatian saat bermeditasi ?
4. Meditasi vipassana adalah meditasi tanpa objek, maksud anda barangkali
tidak memegang hanya pada satu objek ? Kalau tanpa objek, bukankah itu berarti
tidak ada yg diperhatikan. Dan kalau demikian hal nya, bukankah itu bertolak
belakang dgn teknik yg diajarkan beberapa guru meditasi yg menyarankan memberi
perhatian kepada perut atau guru yg lain pada nafas dsb atau ada juga memberi
perhatian pada setiap kondisi batin yg muncul dan lenyap.
Terimakasih,
Wi Tjong
eight lotus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
hi bro taruna,
saya coba jawab sepengetahuan saya deh:
---------------------------------
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.