Dearest Bros & Sis,
   
  Mudah2an Ini Membantu.
   
  Apakah Identik Antara "Tahu" & "Mengerti"???
   
  Mana Yang Lebih Luas Jangkauannya, : "Tahu" Atau "Mengerti"???
   
  Mana Yang Lebih Cepat "Menenangkan/Mendamaikan" Pikiran?Batin,: "Tahu" Atau 
"Mengerti"???
   
  Ini Juga Yang Dimaksudkan Dgn "Perhatian" & "Perhatian Murni".
   
  "Perhatian Murni" Cuma "Tahu" & Tidak/Kurang Mengerti Detil, Jadi Tidak 
"Membebani" Pikiran/Batin Untuk Suatu Pekerjaan; Justru Saat2 Seperti 
Batin/Pikiran Berada Di Puncak Terendahnyalah Potensi Dasar Kemanusiaan Kita 
"Muncul Dgn Sgt Maksimalnya"!!!
   
   
  with metta, ika.

Wi Tjong Tio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Hi,

Buat sdr S. Benny,

Terimakasih atas sharing filenya. Saya akan baca lagi dengan teliti. Mudah2an 
bisa mengerti.

Buat : sdr / sdri eight lotus (sorry, saya tidak tau pria or wanita anda, he 
he), terimakasih atas sharingnya. Saya masih ingin membahas lebih lanjut.

1& 2. Saya coba memahami maksud anda. "Perhatian adalah tahap awal dari 
konsentrasi atau tahap sebelum masuk konsentrasi". Dan ada guru meditasi yang 
mengatakan bahwa vipassana adalah pengembangan kesadaran / perhatian penuh. 
Sehingga hasil akhirnya adalah meditator akan memiliki kesadaran atau perhatian 
tanpa terputus sepanjang hari.

Kalau diuraikan kondisi yg kita alami sewaktu meditasi (CMIIW) , katakalah dgn 
object nafas, maka mungkin salah satu contoh pengalamannya adalah : Munculkan 
Perhatian lalu pertahankan dgn konsentrasi, perhatian (masih ingat bahwa kita 
sedang meditasi objek nafas), lalu konsentrasi nafas, konsentrasi nafas, 
konsentrasi nafas, perhatian melemah (mulai lupa), konsentrasi berpindah ke hal 
lain, konsentrasi hal lain, konsentrasi hal lain, perhatian muncul ( tiba-tiba 
sadar/ingat lagi bahwa kita sedang bermeditasi), konsentrasi nafas, perhatian, 
konsentrasi nafas, mulai hilang lagi perhatian (mulai lupa lagi),konsentrasi 
nafas,hilang perhatian,konsentrasi nafas, konsentrasi mulai berpindah, 
konsentrasi hal lain, konsentrasi hal lain, konsentrasi hal lain dst.

Kalau benar kesimpulan yg saya, maka seorang disebut berhasil apabila telah 
mampu mencapai tahap perhatian, konsentrasi, perhatian, konsentrasi, perhatian, 
konsentrasi,perhatian,konsentrasi,dst tanpa terputus. (Apakah demikian 
maksudnya ??, mohon sabar ya menjelaskannya :-) . Maklum saya masih belajar )

3 . Dalam banyak buku meditasi vipassana, penulis-penulis sering menggunakan 
istilah "perhatian murni" dan bukan "perhatian". Sehingga saya jadi bertanya 
apakah ada perbedaan pengertian "perhatian murni" dgn "perhatian" ?. Apakah 
perhatian yg sering kita lakukan pada saat mendengar ceramah, bekerja, 
berbicara dsb bukanlah "perhatian murni" ? Kalau bukan "perhatian murni", 
mengapa guru meditasi mengatakan : " Apapun yg kamu lakukan, lakukanlah dengan 
sepenuh hati" (dgn perhatian). Apakah ada perbedaan pengertian perhatian saat 
beraktivitas biasa dgn perhatian saat bermeditasi ? 

4. Meditasi vipassana adalah meditasi tanpa objek, maksud anda barangkali tidak 
memegang hanya pada satu objek ? Kalau tanpa objek, bukankah itu berarti tidak 
ada yg diperhatikan. Dan kalau demikian hal nya, bukankah itu bertolak belakang 
dgn teknik yg diajarkan beberapa guru meditasi yg menyarankan memberi perhatian 
kepada perut atau guru yg lain pada nafas dsb atau ada juga memberi perhatian 
pada setiap kondisi batin yg muncul dan lenyap.



Terimakasih,


Wi Tjong


eight lotus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      hi bro taruna,

saya coba jawab sepengetahuan saya deh:



 

    
---------------------------------
  
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.  

         

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

Kirim email ke