Ci Metta, thanks atas perhatiannya. Saya juga jadi terpikir hal yang 
sama. Soalnya kalau Linda sudah tidak ada harapan untuk sembuh, 
tidak ada gunanya pengobatan diteruskan. Anyway, masih ada sisa 
treatment 3x kali yang harus dijalankan sebelum vonis akhir datang 
dari dokter Yuwono.

Untuk saat ini, jujur saja, saya masih menunggu.
Kalau vonis tidak bisa sembuh, tidak enak juga kalau ditinggalkan 
begitu saja tanpa memberikan alternatif yang lebih baik. Sementara 
kalau kita tinggalkan mereka begitu saja dengan sisa uang donatur 
yang terkumpul, kayaknya bakal habis begitu saja untuk biaya hidup.

Mungkin kita bisa belikan dia panci dan rice cooker untuk usaha jual 
nasi uduk, juga modal usaha; yang bisa dititipkan di pasar dan 
kemudian hasil usaha itu bisa digunakan untuk membiayai Linda tanpa 
harus terlalu sering meninggalkan rumah.

Kalau dilihat, lebih mudah untuk memasak daripada belajar menjahit. 
Anyway, kalau ada ide yang lain, sangat welcome. Saya pikir, tidak 
mungkin kalau kita support mereka terus, lebih baik kita kasih 
pancing daripada diberi ikan.

--- In [email protected], "Metta Suri Citradi" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear all,
> sedih juga mendengar keterangan dokter tentang Linda karena sy 
pernah datang ke rumahnya dan antar linda berobat.
> 
> dari apa yang sy lihat:
>   a.. linda hanya bisa berbaring (dudukpun susah dan harus dibantu 
tidak bisa duduk sendiri) jadi sangat ketergantungan dengan orang 
lain > lisa
>   b.. lisa setiap hari jualan kerupuk, tapi sekarang katanya 
kurang laku, katanya sih mau kerja jadi pembantu rumah tangga. kalau 
lisa jadi kerja diluar rumah berarti linda gak ada yg urus.
>   c.. dokter pesimis,  jika 2 minggu ini tidak ada kemajuan 
sebaiknya pengobatan dihentikan
> sy usul, bagaimana jika:
> sisa dana yg ada selain dipakai untuk physiotherapy, kita sisihkan 
untuk lisa usaha, misalnya bikin makanan, kue titip di pasar  atau 
mungkin belikan  mesin jahit; jadi bisa dilakukan tanpa meninggalkan 
linda (sy lihat sendiri, yg sabar dan telaten urusin linda adalah 
lisa )
> metta
> 



Kirim email ke