--- Feronica Laksana <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> From: "Feronica Laksana"
> <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "\"Jenty Siswanto\"" <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [Dharmajala] Re: Update on Lindawaty
> Date: Wed, 15 Nov 2006 19:02:50 +0700
> 
> Dear Jenty,
> 
> Memang lebih tepat kalau diberikan pancing. Tapi
> mungkin akan lebih baik 
> ditanyakan ke Ibu Lisa minatnya kemana (memasak)
> atau pekerjaan tangan 
> (handycraft).
> 
> Kalau makanan, mungkin sebaiknya yang tidak cepat
> basi misalnya rempeyek, 
> kue kering, es mambo. Takutnya kalau yang harus
> habis hari itu, nanti ibu 
> Lisa repot harus bolak-balik ambil dipasar. Kecuali
> kalau bisa diberi modal 
> buka warung di rumahnya, misalnya jual mi instant,
> minuman & makanan.  Kita 
> bisa belikan tenda, bangku. Atau jual voucher HP,
> saya dengar di daerah 
> tebet ada yang menjual voucher HP dengan sepeda jadi
> bisa berpindah-pindah 
> menjual voucher. Maaf kalau idenya kurang bagus
> karena saya belum tahu 
> kondisi area rumahnya.
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "Jenty Siswanto" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, November 15, 2006 2:48 PM
> Subject: [Dharmajala] Re: Update on Lindawaty
> 
> 
> > Ci Metta, thanks atas perhatiannya. Saya juga jadi
> terpikir hal yang
> > sama. Soalnya kalau Linda sudah tidak ada harapan
> untuk sembuh,
> > tidak ada gunanya pengobatan diteruskan. Anyway,
> masih ada sisa
> > treatment 3x kali yang harus dijalankan sebelum
> vonis akhir datang
> > dari dokter Yuwono.
> >
> > Untuk saat ini, jujur saja, saya masih menunggu.
> > Kalau vonis tidak bisa sembuh, tidak enak juga
> kalau ditinggalkan
> > begitu saja tanpa memberikan alternatif yang lebih
> baik. Sementara
> > kalau kita tinggalkan mereka begitu saja dengan
> sisa uang donatur
> > yang terkumpul, kayaknya bakal habis begitu saja
> untuk biaya hidup.
> >
> > Mungkin kita bisa belikan dia panci dan rice
> cooker untuk usaha jual
> > nasi uduk, juga modal usaha; yang bisa dititipkan
> di pasar dan
> > kemudian hasil usaha itu bisa digunakan untuk
> membiayai Linda tanpa
> > harus terlalu sering meninggalkan rumah.
> >
> > Kalau dilihat, lebih mudah untuk memasak daripada
> belajar menjahit.
> > Anyway, kalau ada ide yang lain, sangat welcome.
> Saya pikir, tidak
> > mungkin kalau kita support mereka terus, lebih
> baik kita kasih
> > pancing daripada diberi ikan.
> >
> > --- In [email protected], "Metta Suri
> Citradi"
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >>
> >> Dear all,
> >> sedih juga mendengar keterangan dokter tentang
> Linda karena sy
> > pernah datang ke rumahnya dan antar linda berobat.
> >>
> >> dari apa yang sy lihat:
> >>   a.. linda hanya bisa berbaring (dudukpun susah
> dan harus dibantu
> > tidak bisa duduk sendiri) jadi sangat
> ketergantungan dengan orang
> > lain > lisa
> >>   b.. lisa setiap hari jualan kerupuk, tapi
> sekarang katanya
> > kurang laku, katanya sih mau kerja jadi pembantu
> rumah tangga. kalau
> > lisa jadi kerja diluar rumah berarti linda gak ada
> yg urus.
> >>   c.. dokter pesimis,  jika 2 minggu ini tidak
> ada kemajuan
> > sebaiknya pengobatan dihentikan
> >> sy usul, bagaimana jika:
> >> sisa dana yg ada selain dipakai untuk
> physiotherapy, kita sisihkan
> > untuk lisa usaha, misalnya bikin makanan, kue
> titip di pasar  atau
> > mungkin belikan  mesin jahit; jadi bisa dilakukan
> tanpa meninggalkan
> > linda (sy lihat sendiri, yg sabar dan telaten
> urusin linda adalah
> > lisa )
> >> metta
> >>
> >
> >
> >
> >
> >
> > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi
> SAAT INI di dalam diri 
> > saya maupun di luar diri saya **
> >
> > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
> menakjubkan; tuk menanami 
> > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta
> membuat fondasi pengertian 
> > dan cinta kasih yang kokoh **
> >
> > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
> tuk melihat dan memahami 
> > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
> sesuatu, sehingga 
> > terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> >
> > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
> kasih, menjadi penuh 
> > welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak
> lain pagi ataupun sore 
> > hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak
> tempat, membantu sesama 
> > melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
> penuh rasa syukur 
> > kebajikan orang tua, para guru, serta
> sahabat-sahabat kami **
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
> 
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
Sponsored Link

Mortgage rates near 39yr lows. 
$420k for $1,399/mo. Calculate new payment! 
www.LowerMyBills.com/lre

Kirim email ke