Dearest bros & Sis, Semoga Info Buku Dgn Judul & Penulis Di Atas Memberikan Pencerahan Buat Kita Semua. Werner Heisenberg: Mungkin Benar Bahwa Dalam Sejarah, Perkembangan Pemikiran Manusia Seringkali Mengambil Tempat Pada Masalah-Masalah Pokok Dimana Dua Garis Yang Berbeda Dari Pemikiran Tersebut Bertemu. Garis-Garis Ini Memiliki Akar Dalam Fragmen Yang Agak Berbeda Dari Kebudayaan, Zaman-Zaman, Atau Lingkungan-Lingkungan, Maupun Tradisi-Tradisi Religius Manusia. DariSini, Tatkala Semuanya, Bertemu, Setidak-Tidaknya Bila Mereka Secara Bergelombang Berhubungan Satu Sama Lainnya, Tatkala Sebuah Interaksi Nyata Dapat Berperan, Sehingga Orang Boleh Menaruh Optimisme Bahwa Perkembangan-Perkembangan Baru Dan Menarik Segera Mengikuti. Fritjof Capra: Para Sufi Memahami Akar-Akar Tao Tetapi Tidak Ranting-Rantingnya; Para Fisikawan Memahami Ranting-Rantingnya Namun Bukan Akar-Akarnya. Sains Tidak Membutuhkan Mistisisme Dan Mistisisme Tidak Membutuhkan Sains, Tetapi Manusia Membutuhkan Keduanya. Times Educational Supplement: Selamat Datang, Pemikiran Yang Berpengaruh, Terhimpun Sempurna, Dengan Diagram-Diagram Yang Berlimpah. Sungguh Sebuh Buku Yang Akan Menganugerahkan Tahun-Tahun Masa Depan Yang Penuh Harapan Kepada Diri Pembaca. Library Journal: Sinopsisnya Tentang Pemikiran Timur Perlu Dicatat Dan Presentasinya Tentang Fisika Modern Bagi Orang Awam Adalah Sesuatu Yang Paling Jelas Dan Paling Teliti Dari Yang Pernah Saya Lihat Sebelumnya. Village Voice: Sebuah Diskusi Yang Jelas Dan Mendalam Dari Konsep-Konsep Yang Tajam, Seperti Konsep Ruang-Waktu, Quark, Dan Simetri-Simetri Kosmis... Introduksi-Introduksi Yang Luar Biasa Gamblang Tentang Disiplin-Disiplin Spiritual. East/West Journal: Keinginan Memberikan Pemahaman Yang Mengejutkan Bagi Para Pembaca Yang Cenderung Menghina Sains. Ia Juga Dapat Berbicara Kepada Para Ilmuwan Yang Memilih Menjauhi Mistisisme. Spritual Studies Center Booknews: Anda Mungkin Tidak Pernah Membaca Sebuah Buku Yang Sangat Menjelajahi Pikiran Secara Memukau Dibandingkan Dengan Buku Ini... Membandingkan Ekuivalensi Berbagai Wacana Universitas Mulai Dari Filsafat, Kosmologi, Astronomi, Hingga Fisika. Inilah Era Ketika Paralelisme Sains Keras (Fisika Modern) Dengan Spiritualitas (Mistisisme) Dipajang Dalam Keramaian Karnaval Mengiringi Pergantian "Alaf": Dari "Lama" Menjadi "Baru", Dari "Kedua" Berganti "Ketiga". Sebuah Era Ketika Pemikiran Intelektual "Suprarasional" Dan Kehidupan Keagamaan "Suprareligius" Bersanding Dengan Elegannya Dalam Puncak-Puncak Pencapaian Kreativitas Manusia. The Tao Of Physics Boleh Jadi Adalah Penanda, Mungkin Juga Simbol Keimanan Bagi Rekahnya Senyum Menyambut Gempita "Alaf" Baru, Ketika Karnaval Kemanusiaan Berarak Memasuki Zaman Penuh Cinta Dan Cahaya, Setelah Pada "Alaf" Sebelumnya Manusia Bumi Berada Dalam Kehidupan Yang Gelap, Obskurantis, Dan Penuh Kekerasan. Douglas Auchinloss, New York Magazine: Para Sufi Mengeksplorasinya Lewat Meditasi. Para Fisikawan mengeksplorasinya Lewat Eksperimentasi Dan Hipotesis. Adalah Alam Semesta, Seperti Yang Kita Pahami Kini, Sebuah "Tarian Kosmis" Dari Paradoksikal Yang Kelak Menyatukan Hubungan-Hubungan Sebuah Visi Organis Yang Dengan Cemerlang Dipanggil Oleh Fisikawan Berbakat Dan Berpikiran Jenial...Sebuah Karya Terlaris Yang Cemerlang Dengan Jernih Menganalisis Ajaran-Ajaran Hiduisme, Budhisme, Dan Taoisme Untuk Menunjukkan Paralel-Paralel Mereka Yang Mengarah Pada Penemuan-Penemuan Terkini Dalam Cyclotron. V.N. Mansfield, Physics Today: Sebuah Buku Perintis...Saya Dengan Tegas Merekomendasikannya Baik Kepada Orang Awam Maupun Ilmuwan. with metta, ika.
--------------------------------- Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.
