Rekan2,
Mohon diberikan jawaban yang jelas atas pertanyaan ini.

peace



Giri


----- Original Message -----
From: Akhmad Bukhari Saleh <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, December 19, 2006 11:06 AM
Subject: [budaya_tionghua] Ferry
Dalam jumpa wartawan kemarin, Ketua Walubi Hartati Po menjelaskan tentang
identitas Ferry Prakasa yang terlibat kematian artis Alda Risma.

Maaf ini bukan mau diskusikan kasus artis itu, karena tidak relevan dengan
milis ini (walaupun mungkin menarik di-gossip-kannya, he he he...), tetapi
mau tanya tentang peristilahan agama Budha yang dipergunakan Hartati.

Ketua Walubi itu menjelaskan bahwa menurut pengamatannya Ferry itu sama
dengan Yonzhin Rinphoce.

Apakah "Yonzhin" itu nama orang? Kalau iya, apakah itu nama asli (sejak
lahir / sejak kecil), atau nama baru/pengganti setelah menjabat suatu posisi
(setelah menjadi orang terhormat)?
Dan apakah "Rinphoce" itu istilah jabatan dalam hirarki ulama agama Budha?
Kemudian, kata-kata "Yonzhin Rinphoce" ini dalam bahasa apa?
Dan kalau dalam bahasa Hokkian kira-kira padanan katanya apa ya?

Hartati juga menjelaskan bahwa Yonzhin Rinphoce adalah biksu aliran Budha
Tibet di vihara Tharpa Ling.
Apa yang dimaksud dengan istilah "Budha Tibet" ini, dan apakah memang ada di
Indonesia secara signifikan, ataukah hanya aliran kecil di luar mainstream
Budha Indonesia?
Dan nama vihara "Tharpa Ling" itu apakah bahasa Tibet juga?

Banyak dibicarakan juga bahwa Yonzhin Rinphoce ini punya istri dan
anak-anak. Apakah memang ada aliran Budha yang mempunyai bhiksu non-selibat?

Kemudian lagi, kalau lihat di TV-TV, pakaian bhiksu yang dipergunakan
Yonzhin Rinphoce ini berbeda dengan pakaian kuning polos yang umum dipakai
bhiksu agama Budha, lebih mirip pakaian Tong Sam Tjong di cerita See Yoe.
Apakah memang begitu dalam aliran Budha Tibet ini? Dan mengapa demikian
(berbeda dari mainstream Budha)?

Wasalam.

[Non-text portions of this message have been removed]




Kirim email ke