Kemarin saya menghadiri acara di Vihara Buddhagaya mengenai seorang
bhikkhu Myanmar yang merupakan Tipitakadhara. Ternyata perjuangannya
untuk menghafal Tipitaka yang berjilid2 itu sungguh luar biasa. Yang
lebih mengagumkan lagi selama setengah abad baru ada 11 Tipitakadhara
(penghafal Tipitaka). Syarat utama seorang Tipitakadhara adalah
menjalankan vinaya secara benar. Beliau juga mengungkapkan kiat-kiat
dalam menghafal Tipitaka, seperti bangun jam 4 pagi dan mulai
menghafalnya, yang berlangsung hinga pukul 10 malam, dengan diselingi
oleh makan dan mandi. Ujian Tipitakadharam katanya dapat berlangsung
selama 10 tahun. Ternyata kemampuan Ananda untuk menghafal sabda2
Buddha itu bukan cuma isapan jempol, dimana kemampuan Bhikkhu Thondara
itu sudah diakui oleh Guiness Book of Record.
Semoga hal ini dapat mengobati kekecewaan kita.

Metta,

Tan


Kirim email ke