Beberapa hari yang lalu, media surat kabar [china – Senzhen] memuat
berita yang sangat mengemparkan yaitu mengupas cara kerja dan kebiadaban
dari perkumpulan / sindikat Kaypang atau pengemis di senzhen [saya kira
termasuk dari Indonesia dan negara2 berkembang dan miskin lainnya].
Berita ini adalah hasil penyamaran pesiunan wartawan [?]
Singkat cerita sang jurnalis yang cukup tua usianya masuk dalam
perkumpulan triad para pengemis, untuk mendapatkan ijin mengemis maka
harus membayar sejumlah uang sebagai jaminan dan pengakuan keanggotaan.
Selama 3 bulan dia tinggal, makan dan mengemis bersama-sama dengan para
pengemis.
Dikabarkan…
Para Triad / sindikat mempunyai wilayah masing-masing, dan setiap
pengemis ditugaskan, antar jemput dan diawasi oleh para triad. Setiap
pengemis harus menyetor sejumlah minimum penghasilan, bila tidak mereka
tidak diberi makan.
Banyak anak yang diculik atau diperjual belikan dalam triad tersebut.
Rata-rata anak-anak sengaja dan dengan biadab tanpa hati nurani di
patahkan bahkan dipotong anggota tubuh mereka. Semakin cacat dan semakin
menampakkan ketidak normalan itulah yang diharapkan oleh para triad,
karena hal ini yang dapat menyentuh hati para dermawan.
[Sebagai contoh : Pasar yang sering kulalui, ada pengemis cacat, dimusim
dingin [10 C] telanjang badan menahan dingin memohon belas kasih dari
dermawan]
Para pengemis akan menjadi budak triad seumur hidup. Menurut hasil
pengumpulan data setiap tahun hampir 200 anak meninggal karena sakit
atau disiksa.
Penghasilan bersih dari boss triad, adalah 300.000 rmb perbulan [?] atau
sekitar 300 juta rupiah.
Note ; Pengemis free line sangat jarang, jika mengemis di daerah wilayah
kekuasaan para triad maka uangnnya akan di ambil paksa dan mendapat
bonus babak belur.
Setelah mengetahui informasi tersebut Apakah dengan memberi uang kepada
para pengemis, kita telah secara tidak langsung menyokong / merestui /
membiayai kelangsungan Para Sindikat Biadab tersebut agar tetap Exist?
Bagaimana sikap kita selanjutnya?
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/