Wow keren mencari uang dari penderitaan orang, di Indonesia juga lebih kurang sama, teman saya pernah liat kalau malam2 ada truk yang mengangkut para pengemis dari jalanan... ngak tahu di bawa ke mana yang pasti bukan pemerintah yang angkut mereka.
ada beberapa LSM mulai menyadari hal2 tersebut, dan yang mereka lakukan adalah membuat rumah persingahan... terutama anak2 jalanan.. mereka di beri tempat berteduh, di beri makan (secukupnya) di beri pendidikan, kalau mereka mau keluar dari jalanan dibantu.... daripada berikan uang, ada yang memberikan snacks (roti/crackers) atau susu... saya sendiri pernah melihat teman kuliah saya membeli nasi bungkus untuk pengemis. untung memberi uang ada baiknya di salurkan melalui badan2 sosial yang kita kenal dan percaya...... tapi semua kembali lagi ke pemahaman kita, apakah memberi mau sekedar memberi.... kita tidak bisa menyelamatkan semua anak2 jalanan, tapi kita bisa membantu sebagian dari mereka... Kas adik asuh yang ada di lingkungan Buddhist butuh bantuan juga tuh.... Sudahkan Para Anggota Milis menyisihkan sebagian dana untuk itu ??? hehehehhee metta yamin "Brianz.liu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Beberapa hari yang lalu, media surat kabar [china Senzhen] memuat berita yang sangat mengemparkan yaitu mengupas cara kerja dan kebiadaban dari perkumpulan / sindikat Kaypang atau pengemis di senzhen [saya kira termasuk dari Indonesia dan negara2 berkembang dan miskin lainnya].
