" sebuah surat untuk papa seluruh hidupku"
papa entah dimana engkau berada sekarang, anakmu sangat merindukanmu &
membutuhkanmu untuk menuntun jalan menuju ke rumah lumbini.setiap hari hati dan
pikiran ku selalu berkata "pa, aku harus bagaimana menjalankan segala pekerjaan
yang engkau berikan kepercayaan untukku ? aku takut sekali menjalankan dengan
berbuat kesalahan2 lebih banyak lg sehingga merasakan kebinggungan,kesedihan &
ingin sekali menanggis.pa... , anakmu disini selalu menantikanmu pulang dengan
harapan papa membawa sebutir berlian untuk ku maupun untuk anak2mu yg
laen.maafkanlah anakmu yg terlalu malas & byk berbuat kesalahan tp aku yakin
papa tak akan meninggalkanku sendiri dalam kesepian yg berkepanjangan." entah
mengapa aku sering bilang ke diriku maupun ke sdr/i yg laen, aku pilih papa
untuk jadi root guru., papa...ga tau mau ga menerima aku ga sebagai anak
kandung, walaupun seandainya papa ga menrima ku, aku akan selalu mengangap papa
sebagai root guru. mungkin dikehidupan ini aku tidak bisa membuat
seperti papa mau, tapi di kehidupan akan datang seluruh hidupku pikiran,ucapan
& tubuh akan ku persembahkan & melayani papa & semua mahluk hidup dimanapun
berada meskipun ga terlahir sebagai manusia. pa ,taukah anakmu ni sangat senang
sharing...contoh menulis doa setelah pelimpahan jasa,tu aku buat sebenarnya
dengan harapan bertemu & menyempurnakan latihan ngodro,meditasi dll dikehidupan
selanjutnya dengan harapan papa akan selalu menjadi papaku " root guru ".
selain papa, aku juga mau ketemu lg sama paman2, pekerjaan dari mereka jg ga
dijalanin. walaupun paman2 sering mengunjungiku tetap saja posisi papa ga
tergantikan. ketika aku lahir papa memberikan aku sebutir berlian kecil secara
langsung mengharapkan aku juga sampai ke rumah lumbini. papa tanggal 30 januari
2007, ketika aku baru pulang dari carefour tiba2 bertemu dengan seorang dokter
yang sedang tidur nyenyak tanpa menghiraukan apapun yg terjadi disekelilingnya.
kemudian aku bayar dokter tu dengan sebuah jeruk. pa,
semoga dokter tu segera terbangun dari tidurnya seperti sediakalanya sehingga
dia bisa meneruskan belajar & pratek dharma menurut kepercayaan dia dulunya.
sekarang aku lagi belajar gerakan jalan tujuan mengurangi penderitaan semua
mahluk hidup. aku kasian sekali dengan darah tertua & segar ...mereka banyak
sekali mengalami penderitaan...tapi aku hanya bisa berusaha tidak menambah
penderitaan mereka.banyak daun2an yg berjatuhan di bawah telapak kaki ku, ada
yg bisa ku makan...tapi kebayakan daun2 tu semua ku sia2kan & menambah mereka
semangkin jatuh. papa...aku juga mau seperti papa banyak membantu semua mahluk
hidup sampai ke rumah lumbini. walaupun tidak mengerjakan pekerjaan2 &
menyia2kan kepercayaan dari papa & paman2, aku tetap berusaha belajar & pratek
dharma yg dingin. semenjak papa & paman2 memberikan berlian kecil sekarang
nafasku lebih adem & panjang.1 kali kedipan mata begitu banyak air tsunami yang
menyapu habis choclate, hanya tinggal 1/2 batang choclate
yang tersisa untuk semua anak2mu untuk mengurangi kelaparan.selama ada 1 tetes
air bersih...aku akan berusaha menyirami itu untuk air racun seluas bola
mataku. papa semoga selalu sehat, panjang umur, membawa & memberikan dharma,
dll...selain tu kirimkanlah sebuah mantel terbuat dari wol untuk menghangatkan
kita semua.
nb : papa (Mingyur Rinpoche ), selalu ada di dalam hatiku, walupun papa ga tau
aku nulis ini... g cukup senang bisa sharing untuk sdr/i . sengaja nulisnya
dengan kata yg tidak umum krn sedikit rahasia.
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam.
http://id.mail.yahoo.com/