Matahari bersinar di langit musim dingin yang tak berawan Angin bertiup menuju Barat membawa awan dari Timur Kamu seharusnya mengikat tali dengan sunguh-sungguh Agar tidak lepas tanpa tujuan bagaikan air
-------------------------- MATAHARI BERSINAR DI LANGIT MUSIM DINGIN YANG TIDAK BERAWAN. Kita semua memiliki sifat kebuddhaan. Kita harus melihat dalam diri untuk mewujudkan sifat kebuddhaan, seperti sinar matahari yang terang dan jelas di langit musim dingin yang tidak berawan. ANGIN BERTIUP MENUJU BARAT MEMBAWA AWAN DARI TIMUR. Saat angin bertiup menuju ke barat, ia membawa awan dari timur. Ini memberitahukan kita untuk tidak bereaksi keras terhadap lingkungan dari luar kita, baik itu bagus atau tidak, benar atau salah. Kita perlu mengetahui diri sendiri dan melakukan apa yang kita pikir benar. Jika kita dapat memelihara sifat kebuddhaan, kita dapat menghadapi semua jenis keadaan yang ada. KAMU SEHARUSNYA MENGIKAT TALI DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH, AGAR TIDAK LEPAS TANPA TUJUAN BAGAIKAN AIR. Tidak peduli apapun perubahan yang terjadi diluar, kita perlu menjaga keseimbangan pikiran. Kita tidak seharusnya membiarkan kehidupan kita lepas tanpa tujuan. Bagaimana kita dapat menjaga keseimbangan pikiran di antara semua kekacauan yang ada di dunia ini? Jawaban yang tidak benar adalah menjaga ketenangan dalam semua situasi. Kita seharusnya memelihara ketenangan di hadapan kekuatan dan kekayaan, ketenaran dan kehormatan. Uang tidak dapat mengubah kita, kecantikan tidak dapat menggoda kita, jangan pernah berurusan dengan hal yang tidak baik, tidak bergerak oleh segala jenis kritikan. Jika kita dapat melakukan ini semua, kekuatan, kekayaan, ketenaran dan kehormatan tidak akan pernah bisa mengontrol kita. Untuk mengambil langkah selanjutnya, jika kita dapat menjangkarkan pikiran kita dengan cinta kasih dan Dharma, kita tidak akan lepas tanpa tujuan dan kehilangan kontrol diri. Di tahun 1980 an, seorang model dari California lumpuh dalam sebuah kecelakaan mobil. Dia dibatasi oleh sebuah kursi roda. Dia memperhatikan bahwa bentuk kursi rodanya tidak baik, lalu dia meminta 2 mekanik untuk memperbaharuinya. Karena cinta kasihnya, dia juga membagikan model yang telah diperbaharui itu kepada orang lumpuh lainnya. Lalu dia mulai membangun perusahaan kursi roda dimana menjadi sebuah kesuksesan besar. Dalam beberapa tahun, perusahaan yang dibangunnya menjadi salah satu perusahaan yang perkembangannya tercepat di Amerika. Dari seorang model yang dihormati oleh setiap orang, menjadi seorang yang bagian bawah tubuhnya lumpuh lalu menjadi pengusaha yang sukses. Dia memberikan sebuah contoh yang baik bagaimana memiliki kepercayaan, kesabaran dan ketekunan untuk mengkontrol nasib kita. Apa makna dari cerita ini? Cerita ini memberitahu kita, bahwa jika kita ingin sukses di dalam kehidupan, kita harus mengandalkan diri sendiri, memiliki ketetapan hati dan tidak membiarkan hidup lepas tanpa kendali.*** --------- sumber: Suara Bodhidharma, edisi 09/III/2003 (33); Ven.Master Hsing Yun, "Cloud and Water", An Interpretation of Cha'an Poems, Hsi Lai University Press, USA, 2000.
