-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

Pak Ivan,

Saya setuju dengan true story Bapak dibawah.
Trus kita lihat lagi dong, kemana dia mengambil bandwidth internasional
4 Mbps nya? Apakah sama dengan harga ISP mengambil bandwidth ke
upstream? Apakah NAP pernah bertanya kalau pelanggan nya mengambil
bandwidth gede? Apakah NAP pernah melihat ijin penyelenggaraan jasa
internet nya?

Wassalam
# mrs

Irvan Nasrun wrote:
> Saya mau cerita sedikit (this is true story bro) :)
> 
> Suatu hari saya jalan2 di suatu tempat .. terus saya lihat disana ada
> Warnet yang cukup rame dan diatas Warnet tsb berdiri tower yang cukup
> tinggi dan penuh dengan antena grid (buanyak banget antenanya lebih dari
> 25 antena), saya tanya ke penjaga warnetnya kalau warnet tsb jual akses
> Internet juga (dia bilang koneksi RT/RWNET), dan dia bilang bandwidth
> Internasionalnya saja sekitar 4 Mbps (4 Mega Bung), karena bandwidth ini
> dijual juga oleh Warnet tsb.
> 
> Iseng-iseng saya berhitung omset yang diterima oleh Warnet tsb perbulan,
> cukup besar juga :), dan tidak berapa lama muncul mobil sport yang
> kemudian parkir di Warnet tersebut, saya tanya ke penjaganya siapa orang
> itu .., dijawab bossnya.
> 
> Busyet....., apa seperti itu yg mau dibela ?, Warnet yg jual bandwidth
> ?, RT/RWNET ?, Mengatasnamakan rakyat ??, Mencari Sesuap Nasi ?...
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.4.5 (MingW32)

iD8DBQFGN/Spr6rBNNxs/2sRAtgjAJ4/h+0ydYT8zoDMxv0oULoOWh29gQCgmVG6
huYG3FXLlK5bd21/ciIYaJI=
=wTy3
-----END PGP SIGNATURE-----

-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.

Kirim email ke