To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Daffa" <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Wed, 2 Aug 2000 14:00:32 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [proletar] Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
Daffa betul dalam mengeritik orang diam ketika orang Islam
dibunuhi di Ambon lalu kemudian brteriak ketika orang Nasrani
yang menjadi korban.
Ini sikap (hampir) semua orang Nasrani.
Karuan saja kredibilitas mereka dimata orang Islam tidak ada.
Buat orang Islam orang orang Nssrani Indonesia adalah contoh dari
manusia munafik.
Dan siapa yang bisa menyalahkan pendapat ini, karena benar?.
Kalau Sahetappy sudah berteriak ketika orang Islam dibunuhi di
Ambon maka teriakannya ketika orang Nasrani dibunuhi akan menjadi
kredibel.
Dan - sekali lagi - ini memang kesalahan (hampir) semua orang
Nasrani di Indonesia: selama yang menjadi korban itu adalah
orang Islam mereka diam!
Dan yang paling biadab dari sikap orang Nasrani itu adalah sikap
mereka terhadap kejadian di Tanjung Periuk (ini saya ketahui
ketika terjadi diskusi mengenai masaalah itu di Indonesia-l) :
tidak sedikit pastor yang ikut-ikut menyebarkan kabar bohong
yang disebarkan oleh serdadu, yaitu bahwa yang salah dalam
pembantaian itu adalah orang Islam sendiri!
Anjing bukan?
Mari kit aakui, orang Nasrani salah,karena munafik.
Tapi apakah Daffa dengan sendirinya juga bebas dari kemunafikan?
Sudah berapa kali dia berteriak ketika orang Nasrani yang menjadi
korban pembantaian?
Ada berapa orang Islam yang berteriak ketika orang Nasrani yang
menjadi korban penindasan?
Selain Thamrin saya tidak banyak melihat orang Islam yang
menangis melihat mayat orang Nasrani yang bergelimpangan.
Mari kita akui: kita semua munafik, dan ini harus kita akhiri.
> Salam,
> Januari berdarah dan pertikaian susulan telah menewaskan ratusan umat Islam.
> Saat itu umat Islam belum bersatu, masih belum siap dengan serangan mendadak
> yang dilancarkan oleh Agresor kelompok Merah.
> Sebagian keturunan Buton Bugis Makasar (Muslim) yang sebetulnya sudah
> tinggal di Ambon beberapa generasi terpaksa kehilangan nyawa, keluarga dan
> harta, sebagian lagi mengungsi, nggak ada yang peduli.
> Saat itu (Masih Habibie yang jadi Presiden) Amien Rais pernah melontarkan
> statement dan mengusulkan minta bantuan Menlu Amerika untuk memberikan
> TEKANAN MORAL kepada Presiden Habibie agar secepatnya menyelesaikan konflik
> Maluku.
> Amien Rais dikecam, Komnas HAM diam, mengapa ? karena korbannya Muslim. ?
> Desember berdarah telah menewaskan ribuan Umat Islam dalam sehari semalam di
> Tobelo Halmahera Utara.
> Ketidak pedulian Presiden Gus Dur dengan statementnya bahwa korban di Maluku
> hanya 5 orang telah membuat mereka yang menyebut diri mereka Lasykar Jihad
> berang. Setelah sebelumnya bertemu dengan Tuan Presiden yang tidak mampu
> memberikan jaminan perlindungan terhadap Muslim Maluku bahkan hanya
> marah-marah, maka segeralah mereka berangkat mereka untuk membantu
> saudara-saudaranya sesama Muslim yang dianiaya, diusir dan dirampas haknya.
> Kedatangan Lasykar Jihad telah membuat Muslimin yang terdesak dapat bangkit
> untuk merebut kembali hak-hak mereka yang telah dirampas dengan semena-mena.
> Belakangan kelompok Merah yang mulai terdesak berteriak-teriak minta
> pertolongan, dan serentak berteriak pula mereka para "Pendekar HAM",
> termasuk dari Luar Negeri.
>
> Menyusul menjadi korban berikut adalah Umat Islam Poso.
> Wanita, anak-anak, laki-laki tua yang nggak berdaya ditemukan tewas
> mengenaskan di jurang, di kuburan masal, dan juga ada yang dihanyutkan
> disungai seolah-olah mereka adalah batangan-batangan kayu.
> Mereka dibantai oleh Fabianus Tibo dkk. dari kelompok Kelelawar Hitam yang
> juga dari kelompok Merah.
> Fabianus Tibo tertangkap, dan saat diinterogasi mengaku "Hanya" membantai 40
> orang saja (korban mencapai hampir 300 nyawa Muslim), kembali para "Pendekar
> HAM" -termasuk yang ada di milis ini sakit gigi.
> Sementara terbetik berita bahwa 400 pengungsi kelompok merah yang telah
> memaksa awak kapal Cahaya Mutiara atau (semacam itu) dengan senjata untuk
> mengangkut mereka tenggelam di laut, hanya 11 yang selamat. Seorang kawan
> berucap "Mereka telah membantai ratusan Muslim di Poso, alam (Tuhan)
> membalas mereka, dikubur masal di lautan"
>
> Mari bersikap adil.
> Mengapa baru sekarang Anda berteriak setelah terdesak.
> Atas nama apakah mereka (Marry Robinson, Anda) berteriak.
> Kemanusiaankah ?
> Dimanakah kemanusiaan Anda pada saat ribuan Muslimin dibantai ?
>
> Menilai kahadiran Lasykar Jihad bagi saya adalah suatu dilema.
> Disatu sisi mereka membantu saudara-saudara Muslim yang sedang keteteran dan
> dirampas hak-haknya
> Disisi lain tindakan mereka tentu akan memancing kekerasan baru.
>
> Tapi saya suka dengan apa yang telah ditulis oleh Bung Djayawikarta
> LEBIH BAIK MENEGAKKAN KEADILAN DENGAN PEDANG
> DARI PADA MENYEMBUNYIKAN KEKEJIAN DALAM BALUTAN KASIH SAYANG
> (Bung Djaya sorry minjem kata-katanya yah...sorry kalau salah kutip :))
>
>
> Salam
> Daffa
>
>
>
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: bung nawi <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, August 02, 2000 10:44 AM
> Subject: [proletar] Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
>
>
> > Saya ingin tahu apa pendapat Abbas, Ferli dan Fajar
> > tentang apa yang di lempar Fauzi.
> >
> > Apa pendapat anda mengenai JIHAD sama dengan apa yang
> > di lontarkan itu?
> >
> > Apakah kita menganggap para pastor dan pendeta yang
> > kelilingan Eropa untuk minta tolong itu perbuatan
> > nista dan tidak nasionalis?
> >
> > Memang menarik juga membaca apa yang ada di hati kaum
> > radikal.. untunglah ada kebebasan, kalau tidak
> > semuanya ini diam diam bergerak dibawah tanah.
> >
> > Hidup demokrasi! (berapa lama lagi? Begitu Piagam
> > Jakarta resmi masuk UUD, kita bisa segera menjadi
> > negara fasis.. mudah mudahan tidak.._
> >
> > =====
> > nawi
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------<e|-
> Explore the popular High-End Room -
> Go To Where The Smart People Shop-uBid.com
> http://click.egroups.com/1/6141/0/_/8509/_/965199482/
> --------------------------------------------------------------------|e>-
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
> List owner : [EMAIL PROTECTED]
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista