FYI.
Ni ada orang sinting satun nih!
------- Forwarded Message Follows -------
From: [EMAIL PROTECTED]
Date sent: Mon, 14 Aug 2000 08:53:13 -0000
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [proletar] Re: Esensi Kristen
Budak? Tudingan dan tuduhan yang sangat absurb yang biasa dilabelkan
kepada pihak lain karena perbedaan dalam memahami hakekat yang tidak
diketahuinya. Sejatinya kita sendirilah yang sebenarnya budak dari
diri sendiri untuk terus berkoar-koar layaknya paling benar. Tanpa
disadarinya dirinya sedang diperbudak, walaupun secara phisik bebas
seperti kuda binal berlari dan merumput di padang rumput. Ambisi dan
nafsulah yang memperbudak kamu yang merubah seakan-akan dunia berhen-
ti berputar bila sejenak tidak gatal selalu berbalik-balik menyerang
melalui kalimat maupun kata kepada yang tidak disuka.
Seperti motto yang sedang kamu gembar-gemborkan sekarang yang berna-
ma Ijtihad penuh paradoksal yang tidak bisa diikuti oleh akal yang
masih waras katamu yang punya neuron belum mati.
Coba kita telaah 1: * Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang
sekarang ini penuh ketololan, kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
Berarti ajaran Islam dahulu tidak penuh ketololan, kedungunan, kego-
blokan dan kebodohan. Sedangkan dalam postin-posting kamu selalu sa-
ja senantiasa menyerang Islam. Pertanyaanya adalah ajaran Islam dima-
sa kapan yang katamu tidak seperti sekarang ini? Bila kamu tidak da-
pat menjawabnya dengan tepat maka kamu sendirilah yang bersikap layak
budak tersebut.
2: * Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang
sekarang ini biadab, keji dan nista.
Sebagaimana yang menjadi pertanyaan point 2 ini, sama dengan yang su-
dah diutarakan di pertanyaan point 1.
Bagaimana?
--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> From: [EMAIL PROTECTED]
> Date sent: Sun, 13 Aug 2000 22:49:19 -0000
> Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [proletar] Re: Esensi Kristen
>
> >
> >
> > MEMANG, KRISTEN ADALAH BUDAK ALLAH, THE MOST HIGH SUPREME.
> > BUKAN BUDAK MANUSIA, BUKAN BUDAK AMERIKA, BUKAN BUDAK SUHARTO,
BUKAN
> > BUDAK GUS DUR.
> >
>
>
> Ngomong-ngomog saya pengen tahu, ini kristen gereja apa yang
> begini goblok, tolol, dungu dan bodoh ini?
>
> Jarang nian saya ketemu orang Nasrani yang segini tolol, dungu,
> bodoh dan tololnya.
>
> Tapi orang ini berharga, sungguh beharga untuk mailing list ini.
>
>
>
>
>
>
>
>
> > Yonathan.
> >
> >
> > --- In [EMAIL PROTECTED], "JD " <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > --- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > > >
> > > > Kasus seorang Kiyai Haji Islam totok tulen, sedari kecil di
> > > > lingkungan pesantren ketat, tergelitik mengikuti kata hatinya
> > > (catat
> > > > : bukan psikologis, emosi) untuk mencari kebenaran di
Kristen.
> > > > Sekalipun tiada orang mengajarinya Kekristenan toh ia
akhirnya
> > > > bilang, Kekristenan jawaban problem hidupnya.
> > >
> > > Dari:
> > > - kyai haji Islam totok tulen tergelitik untuk membaca
Alkitab;
> > > sampe ke:
> > > - dia bilang bahwa kekristenan adalah jawaban problem
hidupnya.
> > >
> > > Jalannya itu lewat mana? Dilihat pake peta apa?
> > >
> > >
> > > > Mungkin di sini berlaku hukum takdir dan predestinasi yang
Anda
> > > > pernah debatkan di milis ini. Bahwa akhirnya ada umat
pilihan,
> > dan
> > > > roh Kudus yang akan memilih dan menuntun orang ybs.
mendapatkan
> > > > keselamatan hanya di dalam Yesus. Sekalipun tempat tinggalnya
tak
> > > > pernah dikunjungi missionary. Dan ada jaminan keselamatan
bagi
> > > orang
> > > > yang dipilih secara demikian.
> > >
> > > Takdir dan predestinasi di dalam ajaran 'Kristen Alkitab' cuman
> > > ekstensi dari konsep 'bangsa pilihan' yang dari dulu juga sudah
ada
> > > di PL.
> > >
> > > Dan jangan lupa, konsep 'bangsa pilihan' Allah itu sebetulnya
> > sekali
> > > lahir dari kompleks inferioritas super ekstrim yang dialami
oleh
> > > Yahudi. Konsep atas 'bangsa pilihan' pertama kali diintrodusir
sama
> > > Musa yang perlu mencari issue (seperti Sukarno perlu
Pancasila),
> > > issue untuk menyatukan ribuan orang Israel yang barusan keluar
dari
> > > penjajahan Mesir! COba kamu jadi Musa..., gimana caranya
menyatukan
> > > ribuan orang Israel yang kamu pimpin itu? Yach jelas:
> > > - satukan asal usulnya semuanya dari Adam dan Hawa, (persis
> > > seperti Sukarno menggunakan 'wilayah Hindia Belanda' untuk
> > menyatukan
> > > asal usul orang Indonesia);
> > > - samakan 'world building' orang-orang itu dengan Taurat
yang
> > > termanifestasi dari konsep 'Allah' (persis seperti Sukarno
> > > menggunakan Pancasila sebagai landasan bagi 'world building'
orang
> > > Indonesia)
> > > - bangkitkan harga diri orang-orang itu dengan menyebut
mereka
> > > sebagai 'bangsa pilihan' Allah (persis seperti Sukarno
> > > menggunakan 'kita ini bangsa yang besar').
> > >
> > > So, konsep yang lahir dari pribadi bangsa Yahudi yang super
> > inferior
> > > karena kalah perang terus, dijajah terus, tidak punya tanah
sampe
> > > merasa perlu mengklaim 'Tuhan memberikan tanah Filistin secara
cuma-
> > > cuma' (di jaman modern teologi ini diekstensi sama Amerika
> > > sebagai 'Tuhan memberi tanah Indian secara cuma-cuma ke
*bangsat-
> > > bangsat pilihannya*' seperti Tuhan memberikan Palestina ke
Israel
> > > bangsa tak bertanah itu)...., nah, bangsa yang inferior seperti
> > anak
> > > kecil kesepian tanpa cinta kasih yang terus membangun fantasi
> > > fantastis di dunia khayalnya sendiri sambil merasa bahwa
dirinya si
> > > yatim piatu yang malang itu sebenarnya adalah 'anak pilihan'
dari
> > si
> > > Allah dalam imajinasi khayalnya itu!
> > >
> > > Konsep 'bangsa pilihan' yang dasarnya defect dan inferior ini
terus
> > > dipluntir sedemikian rupa menjadi konsep keselamatan ala
Kristen
> > yang
> > > ANEHNYA malah dimengerti sebagai superioritas si individu dan
si
> > > Israel itu!
> > >
> > > Kalau Anda sudah ngerti ini, baru Anda bisa mengerti caci maki
> > > Nietsche yang mengatakan orang Kristen itu bermentalitas budak!
> > >
> > > Yach jelas! Wong konsep 'pilihan' itu akar sesungguhnya ada di
> > > inferioritas Israel kuno yang diperbudak dan dijajah terus sama
> > > tetangganya; koq sekarang malah dipluntir sama teologi Kristen
> > modern
> > > legacynya Paulus itu sebagai *bukti* bahwa predestinasi itu
memang
> > > ada!
> > >
> > > Budak yach budak! Bangsa kalahan yach bangsa kalahan! Dan sampe
> > > sekarang pun Israel bangsa kalahan itu pun masih terus membuat
> > > masalah di Palestina, yang diklaim cuman secara sepihak sekali
> > > sebagai 'hadiah Allah buat bangsa pilihan-Nya'.
> > >
> > > Bullshit!
> > >
> > > Sama-sama bullshitnya juga dengan semua doktrin Kristen Alkitab
> > > tentang 'the elect', 144000 orang pilihan yang menjadi cikal
bakal
> > > kasta brahma di surga Kristen hasil fantasi konyol si Yohanes
tua
> > > yang sudah 'kalah' dan terbuang di Patmos itu!
> > >
> > > Kristen ala Alkitab, agama budak!
> > >
> > >
> > > > Kalaupun banyak yang tetap nyaman di agama yang dianutnya
tanpa
> > > > tergelitik oleh panggilan Roh Kudus untuk mengakui Yesus
sebagai
> > > > Tuhan dan Juru Selamatnya, banyak faktor.. Di antaranya
> > barangkali
> > > > memang dia tak terpanggil.. Walau panggilan itu pada dasarnya
> > > openly
> > > > untuk semua orang.
> > > >
> > > > Hanya ingat, "Banyak jalan yang disangka orang lurus, tapi
> > > > ujungnya
> > > > menuju kebinasaan." Artinya, semua di luar Kekristenan boleh
saja
> > > > orang secara emosional dan psikologis merasa nyaman.. Tapi
toh di
> > > > ujungnya pun menuju kebinasaan, karena tidak mengikuti Yesus
yang
> > > > Jalan, dan Kebenaran, dan Hidup (yang tetap dipandang dalam
> > konteks
> > > > Yesus sebagai Tuhan,bukan manusianya Anda).
> > >
> > > Supaya gampang begini saja, bisa nggak kamu MEMBUKTIKAN bahwa
kamu
> > > itu TIDAK CUMAN MENYANGKA SECARA PRIBADI bahwa Kekristenan itu
> > adalah
> > > JALAN YANG LURUS?
> > >
> > >
> > > > Artinya, Kekristenan itu nggak cuman memuaskan orang dari
segi
> > > > emosional. Tapi dari segi prinsip. Toh, Sadrakh. Mesakh,
Abedngo
> > > yang
> > > > dibakar bilang, "Sekalipun Tuhan yang kami sembah tidak
> > > menyelamatkan
> > > > kami.. Kami tetap mengikut Dia.." Karena mereka tahu.. pada
Tuhan
> > > > yang mereka sembah itu ada jaminan jauh di atas pemuasan
> > kestabilan
> > > > emosional.
> > >
> > > Memang..., wong orang Kristen itu pada dasarnya diajari untuk
> > > bermental budak!
> > >
> > > Ikuti si tuan, meskipun dia itu kejamnya luar biasa dan bisa
> > > menciptakan orang model Yudas atau pun Esau untuk kemudian
> > > dibinasakan selama-lamanya!
> > >
> > >
> > > > Yonathan.
> > >
> > > JD
> >
> >
> >
> >
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
> > List owner : [EMAIL PROTECTED]
>
>
> Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
> =====================================
>
> * Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh
ketololan, kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
>
> * Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini
biadab, keji dan nista
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista