To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "DjayaWikarta" <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Fri, 18 Aug 2000 01:25:52 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [proletar] Saya justru suka Jusfiq ( Re: [Istiqlal] Masih
ribut soal pertentangan agama? )
>
> -----Original Message-----
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Thursday, August 17, 2000 4:11 PM
> Subject: [proletar] Re: [Istiqlal] Masih ribut soal pertentangan agama?
>
> >
> > Saya sambung:
> >
> > Perkembangan ilmu pengetahuan dibidang GNR (Genetika,
> > nanoteknologi dan robotika) sudah demikianjauh hingga TIDAK LAGI
> > MUSTAHIL bahwa manusia akan bisa membuat robot yang punya
> > conscience, artinya seperti manusia sehingga batas manusia
> > dan robot tidak ada lagi.
>
> Betul.....memang tidak mustahil
> Kalau batas manusia dan robot sih emang sudah lama tidak ada lagi
> Waktu menjelang pemilu dan sidang MPR, banyak manusia robot
> bergentayangan di bundaran air mancur HI...
> Malah, manusia sudah tidak mirip manusia. Bergerombol sekedar
> memenuhi pelataran kolam. Mengacung-acungkan berbagai poster
> tanpa dia sendiri tahu apa tujuan tulisan posternya....
>
Ternyata Indonesia sudah lama lebih maju dari Amerika, Eropa,
Jepang dll.negeri 'maju'.
Ini nggak kelihatan dari kamar kerja saya di Leiden...
> >
> > Agar jeals: TIDK MUSTAHIL lagi bahwa manusia akan sanggup
> > berbuat seperti Tuhan seperti yang digambarkan oleh al-Quran dan
> > Injil: menciptakan kehidupan, menciptakan manusia.
>
> Yang ini sangat sulit, biarpun tuhan sering "salah design" khususnya
> saat merancang manusia yang tak kedap air juga tak bisa terbang.
> Tapi Qur'an mendeskripsikan Tuhan dengan serba Maha untuk 99
> kategori.......tarok-lah ini sebagai kriteria design jika anda ingin
> menciptakan manusia dengan kemampuan berbuat seperti tuhan.
> Secara teori-pun......sudah mustahi
> Coba ingat....maha kuasa tapi juga maha rahman rahim....
> Mana ada manusia yang sanggup rahman-rahim setelah berkuasa.
> Coba lagi....maha esa-maha akbar tapi maha pengasih....
>
Ia bener!
> Serumit apapun rancangan, tetap saja harus mengacu pada
> aturan yang tidak bertentangan. Kecuali anda membuat manusia
> yang seumur-umurnya selalu abstain.
>
Lumpuh udah!
> >
> > Dan saat orang sibuk-sibuknya di Amerika, Eropa, Jepang dan RRT
> > untuk memajukan ilmu pengetahuan, untuk menciptakan manusia,
> > eh, orang-orang Islam dan Nasrani di Indonesia masih sibuk berkelahi
> > dan berbunuhan.
> >
> Kalau saja ada cara "ijtihad" untuk mencerdaskan yang lebih efektip bagi
> "kampungan"-nya orang berbunuhan karena semata-mata alasan agama......
> Ya....andai saja Tuhan juga memberi kita panduan, memberi kita kekuatan
> dan memberi kita kekuasaan.....agar ajaran agama bisa menjadi alat untuk
> orang Indonesia hidup lebih baik seperti yang diinginkan Tuhan juga.
>
> Fiq.....jangan-jangan memang benar tuhan salah design juga saat merancang
> kehidupan dunia......Maksud saya, ternyata negara Indonesia tidak pernah
> menjadi bagian dari rancangan global-nya Tuhan.......
> Jangan-jangan kehadiran negara yang namanya Indonesia hanya salah satu
> produk sampingan dari suatu proses produksi yang sedang Tuhan idam-kan.
>
Iya, besar kayu besar bahannya (bahan = yang terbung waktu kayu
diketam).
> >>
> >> Orang Islam Indonesia masih ribut melawan orang Nasrani
> >> Indonesia dan vice versa..
> >>
> >> Adakah yang berfikri bahwa ribut-ribut begini sudah ketinggalan
> >> zaman, karena saat ii ilmu pengetahuan begitu cepat majunya
> >> sehinga makin hari alasan untuk percaya akan adanya Tuhan itu
> >> makin goyang.
>
> Fiq, percaya Tuhan bukan alasan untuk menghentikan proses kreatif.
> Untuk yakin Tidak percaya Tuhan....sama sulitnya dengan untuk jadi
> yakin percaya Tuhan......belum ada orang yang secara meyakinkan
> bisa membuktikan bahwa Tuhan tidak ada......atau anda bisa ?.
> vice versa...lah.
>
> Saya percaya, kita tidak sedang ber-proses menjadi tidak percaya Tuhan.
> .....tapi di jaman sekarang hubungan denganTuhan lebih
> bersahabat atau juga lebih demokratis......
> Konon jaman dulu, seorang anak mana ada pegang kepala bapak-nya.
> Sekarang.....saya lihat di-mana-mana bapak malah narok anak
> di kepala-nya saat berjalan-jalan di keramaian.....
>
Kemajuan, dulu dikampung saya nama kecil laki-laki yang sudah
dewasa tidak boleh disebut orang lain, kudu sebut gelar.
Sekarang saya pake gelar tapi masih juga dipanggil Jusfiq..
> Seperti hal-nya orang yang memuji-muji, orang yang memaki-maki Tuhan
> ternyata lebih percaya Tuhan daripada orang yang kenal-pun tidak......
> Juga lebih percaya daripada orang yang hanya memuji-muji Tuhan hanya
> jika berada dihadapan orang lain. Dan tak pernah memuji saat dia sendiri.
> Tuhan orang ini yaaa orang dihadapannya itulah......
>
> >>
> >> Adakah diantara pesertra mailing list ini yang mengikuti
> >> kemajuan ilmu pengetahuan itu, seperti cloning hewan dan manusia
> >> (yang akan dizinkan di Inggeris), kesanggupan manusia untuk
> >> menciptakan kehidupan, sequencing DNA (genom), kemajuan dibidang
> >> neuroscience dll?
> >>
> >> Adakah diantara peserta mailing list ini yang berfikir:
> >> mengingat bahwa kemajuan dibidang ilmu pengetahuan yang begitu
> >> pesat dahsyat sekarang ini berkemungkinan besar meruntuhkan semua
> >> cerita Tuhan seperti yang kita baca di Al-Quran atau Injil,
> >> bukankah ribut-ribut sekarang ini hanya perbuatan konyol?
>
> Tidak....kalau kita berpikir bahwa Tuhan Maha Besar...Maha Pintar....Maha
> Kuat........Maha Bijaksana.....maka Tuhan tak akan menyuruh kita kecebong hina
> dina ini bersusah payah membela-Nya. Tuhan tak akan pernah kalah pintar.
>
> Tuhan sangat membenci orang sombong.....dan orang paling sombong adalah
> seseorang yang merasa lebih kuat dari Tuhan.....sehingga mengaku-ngaku
> sebagai pembela Tuhan. Apalagi sampai mencederai orang lain dengan
> mengatas-namakan kebenaran Tuhan.
> Bukan hanya konyol tapi sombong......
>
Ini yang saya nggak habis pikir: dari dulu saya suka bilang,
kenpa orang (Islam) suka kualat, suka merebut kekuasaan Tuhan.
Tuhan aja baru akan menghukum hambanya yang berdosa diakhrat
nanti, (lagian kan juga bisa kasih pengampunan?) orang Islam pada
rebut tu kekuasaan Tuhan dan mau hukum orang yang nggak puasa,
yang lupa beresen jenggot dll.
Ini yang saya nggak habis pikir.
> >>
> >> Adakah diatar peserta mailinglist ini yang berfikri demikian?
> >>
>
> Kalau selama ini, ribuan cacai-maki yang telah anda lontarkan di berbagai
> mailing-list ternyata ungkapan kekecewaan anda atas ribut-ribut soal agama....
> Mulai sekarang saya mulai berpikir untuk juga bisa mencoba mencai-maki.
>
> Memang.....ribut agama, pemaksaan pindah agama dan rekayasa pengalihan
> agama ......termasuk perbuatan yang sangat konyoll......
> Tapi sama juga orang yang menghabiskan sebagian besar man-hour nya untuk
> jualan anti-agama......ternyata konyol juga......
>
Yang anti-agama iya sama aja - tapi gimana orang nyang bikin
penelitian ilmiah nyang bilang: wah dunia itu ternyata bunder,
nggak datar, manusia pertama itu kayaknya Lucy.....
Tiap kali saya baca hasil penelitian begini saya suka bilang:
lalu nyang dibilang al-Quran itu ?
> Wassalaam,
> DjayaWikarta
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista