Pembagian sub etnis dalam suku Batak sampai sekarang belum ada yang baku Sehingga
apabila ada sebagian sub etnis tidak mengakui bahwa dia bukan suku Batak saya pikir
sah-sah saja, bukan berarti dia tidak suka suku Batak. Menurut hemat saya perbedaan
ini adalah hal yang lumrah.
Pendapat yang meyatakan bahwa sub etnis Toba jauh lebih maju dibanding sub etnis lain
masih perlu dipertanyakan. Hendaklah kita tidak terlalu mengeneralisir pendapat
sebagian atau pendapat kita pribadi menjadi pendapat umum. Dan menurut hemat saya hal
itu tidak perlu kita banding-bandingkan, setiap sub etnis punya kelebihan dan
kekurangan.
Saya sendiri sebagai orang Toba tidak pernah menganggap sub etnis lain lebih rendah
dari etnis saya, apalagi sebagai mahluk primitif yang perlu dibudayakan. Saya khawatir
pandangan seperti ini dapat menimbulkan pandangan negatif dari sub etnis tertentu
terhadap etnis Toba, seakan-akan semua etnis Toba merendahkan etnis tersebut.
Sekali lagi saya tegaskan tidak pernah ada pandangan etnis Toba secara menyeluruh yang
memandang etnis lain lebih rendah.
Sofian Simangunsong
Tagor Simamora <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
deleted.
Pernah saya dengar dari suatu sub etnis tertentu(saya tidak usah sebutkan etnis apa)
bahwa mereka mengatakan bukan orang Batak. Secara pribadi, saya sangat sedih mendengar
hal tersebut. Okelah, secara jujur kita akui bahwa etnis Toba sudah jauh lebih maju
dibanding sub etnis lain (ini tidak ada implikasinya karena saya keturunan Toba),
apakah hal ini harus menimbulkan kecemburuan sub etnis lain ?
Dan kadang-kadang kita orang Toba juga punya kesombongan memandang sub etnis lain.
Ambil satu kasus deh, jika melihat orang Pakpak, kita orang Toba pasti menganggap
mereka semacam mahluk primitif yang perlu dibudayakan. Memang, mereka cukup jauh
ketinggalan dari bangsa Toba, dan sudah kewajiban kitalah untuk menghargai dan
membantu mereka.
-Simangunsong-
==============================================================
"JANGAN BIARKAN DUNIA BERSATU SEBELUM BATAK DIKENAL DUNIA"