ass.wr.wb..bu+pa dokter..
  bole nanya ga..maklum masi mhsiswa(ato emang ga gaul hehe :P )
  WKS yg djelaskan dr.Lakshmi itu apa?
  dan apkh wajib kya PTT ?
  
  -makasih ^_^-

pino siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Dear all,
  boleh nambahin dikit kan,
  PTT itu wonderful dan amazing, susah diceritakan ,
  hanya bisa dirasakan........
  
  Rgds
  
  
  --- Lakshmi Nawasasi <[EMAIL PROTECTED]>
  wrote:
  
  > Harap hemat bandwith 
  > ----------------------
  > dr Erik Tapan yang baik,
  > Ikut nambain yaa ... antrian untuk PTT di daerah
  > favorit (jawa, sumatera dan sekitarnya) biasanya
  > susah sehingga harus nunggu luamaaaaa. Kecuali punya
  > jalur-jalur "tertentu"  :)
  > Buat yang ingin cepet-cepet bayar utang PTT,
  > rajin-rajin aja ke DEPKES ... cari daerah yang bukan
  > favorit. Daerah yang bukan favorit biasanya daerah
  > konflik (misalnya spt kemarin ini di NAD dan Ambon)
  > apa ga daerah di ujung timur Indonesia (NTT, NTB dan
  > sekitarnya). 
  > Keuntungan memilih daerah yang bukan favorit,
  > biasanya masa itungannya lebih cepat (1/2 N) bahkan
  > buat daerah konflik (4 bulan diitung 1 tahun).
  > Selain itu PTT di daerah bukan favorit kemungkinan
  > jadi dokter teladan amat besar (mungkin karena
  > dokternya kan sedikit :)), kan lumayan bisa diundang
  > ketemu presiden tgl 17/8 hehehe, selain itu juga
  > biasanya otomatis diangkat jadi PNS (kalo yang
  > semangat mau jadi PNS). Kalau berhasil jadi PNS, ada
  > keuntungannya juga bisa ngelanjutin spesialisasi
  > dengan modal beasiswa dari DEPKES ... selese
  > spesialisasi bisa langsung bayar utang WKS ke II
  > (inipun prosesnya sama lagi seperti mau PTT), cari
  > daerah konflik atau daerah di ujung Indonesia. 
  > Soal pengurusan PTT didaerah konflik / daerah
  > terpencil amat sangat mudah, biasanya SK langsung
  > jadi hari itu juga pada saat kita mengajukan
  > permohonan jadi ga sampai 1 hari (kalo ini
  > pengalaman pribadi)
  > Dan kalau tugas di daerah terpencil/sepi peminat
  > atau daerah konflik kayaknya rasanya lain. Banyak
  > hal-hal baru yang bisa kita dapet. Kerugiannya
  > mungkin tertinggal untuk soal tehnologi,informasi
  > ilmu kedokteran yang baru, juga ga pernah ikut
  > seminar dan sebangsanya. 
  > Buat yang tidak mau PTT, tapi langsung spesialisasi,
  > bisa aja. Setelah lulus nanti hanya WKS 1 tahun (ini
  > dari pengalaman teman2 yang belum PTT). WKS 1 tahun
  > inipun sama lagi seperti diatas, pilih daerah
  > konflik atau daerah terpencil, masa WKS lebih
  > singkat dan ga terasa.
  > Apapun pilihannya pasti ada keuntungan dan
  > kerugiannya ... 
  > Di RS-RS swasta di Tangerang dan Bekasi banyak
  > dokter-dokter yang bertugas di UGD adalah dokter
  > PTT. Nah kalo untuk yang ini kurang jelas
  > pengurusannya harus kemana dulu. Mungkin di Bandung
  > (karena mbak Santi ada di Bandung) bisa juga begitu
  > ... RS-RS swastanya bisa menampung dokter PTT juga  
  > Mudah-mudahan informasi ini bisa membantu ...
  > Buat dr.Erik Tapan, makasih ya Dok ....
  > Salam,
  > Lakshmi
  > 
  > 
  >   ----- Original Message ----- 
  >   From: Erik Tapan 
  >   To: Mailing List Dokter Indonesia 
  >   Sent: Friday, December 30, 2005 8:18 AM
  >   Subject: [dokter] Re: [MLDI] PROSEDUR PTT
  > 
  > 
  >   Harap hemat bandwith 
  >   ----------------------
  >   Yang saya tahu saat ini, prosedur PTT bisa
  > ditempuh tiga cara:
  >     
  >     1. Mendaftar di Depkes dan antri menunggu
  > giliran.
  >     Biasanya dilakukan bersama-sama teman-teman
  > sejawat yang lain. 
  >     Ngurus sana, ngurus sini. Legalisasi, lapor ke
  > Depnaker dll.
  >     Kemudian akan dapat surat tanda lapor dan 
  > menunggu.
  >     Sekali-kali ke website depkes untuk melihat
  > apakah sudah ada gilirannya atau belum.
  >     Jangan lupa kontak-kontak teman sepengurusan,
  > sebab kadangkala pemberitahuan PTT (PEMDA/DEPKES)
  > tidak dilakukan ke semua pihak.
  >     Up date di website Depkes, juga  sudah cukup
  > baik tetapi kadangkala masih ketinggalan.
  >     
  >     2. Untuk yang ingin cepat, bisa mencari
  > klinik/Yayasan/RS diluar ibukota propinsi.
  >     Setelah diterima, berbekal surat kontrak,
  > bawalah ke Dinas setempat untuk dianggap sebagai
  > PTT.
  >     Hal ini yang sering disebut "PTT sudah dihapus",
  > padahal cuman berganti nama saja.
  >     
  >     3. Cara lain, bisa menempuh: bekerja di
  > Perguruan Tinggi (FK), mengambil spesialisasi
  > (PPDS). Ini bebas dimana saja.
  >     PTT katanya akan dilakukan setelah selesai
  > spesialis. Jadi double PTT  DU dan DS. Begitu
  > ceritanya, soalnya belum ada yang sudah menempuh PTT
  >  double ini.
  >     (CMIIW).
  >     
  >     Sayangnya jurusan internet belum masuk PPDS. :-)
  >     
  >     Salam dan semoga bermanfaat.
  >     
  >     Erik Tapan
  >     http://eriktapan.blogspot.com
  >     (jangan lupa beri komentar di blog saya).
  >     
  > 
  >   [EMAIL PROTECTED] wrote:  Harap hemat
  > bandwith 
  >   ----------------------
  >   Dear All,
  > 
  >   Maaf sebelumnya kalau email ini kurang sesuai.
  >   Adik saya baru disumpah Dokter bulan ini dari
  > UNPAD Bandung dan rencananya
  >   dia akan mencari tempat PTT yang baru tapi kami
  > kurang mengetahui prosedur
  >   yang berlaku saat ini. Untuk itu mohon bantuannya
  > apabila ada yang bekerja
  >   di DEPKES agar bisa membagi informasi mengenai
  > prosedurnya melalui JAPRI
  >   saja.
  > 
  >   Terimakasih banyak,
  >   Santi
  > 
  > 
  > 
  >     
  > 
  > 
  > 
  > _______________________________________________
  > MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
  > Sejarah, etika bermilis dan arsip,
  > subscribe/unsubscribe dapat diakses di :
  > http://www.mldi.or.id atau
  > kirim mail ke:
  > mailto:[EMAIL PROTECTED]
  > &&&&
  > Informasi di atas adalah informasi kesehatan umum
  > dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat,
  > diagnosis dan pengobatan dari tenaga kesehatan
  > profesional
  > _______________________________________________
  > 
  
  
  
        
              
  __________________________________ 
  Yahoo! for Good - Make a difference this year. 
  http://brand.yahoo.com/cybergivingweek2005/
            

    Dapatkan informasi kesehatan gratis
  Mailing List Dokter Indonesia
  http://www.mldi.or.id  

                    
        
---------------------------------
    YAHOO! GROUPS LINKS  
  
      
    Visit your group "dokter" on the web.
     
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
     
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.  
  
      
---------------------------------
  
  
          


                
---------------------------------
Yahoo! Shopping
 Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Drugs Don't Discriminate. Get help for yourself or someone you know.
http://us.click.yahoo.com/hwr.kC/ZbOLAA/xGEGAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke