gw rasa Undang undang kedokteran yang sekarang ini cuma alasan pemerintah aja 
buat memperkecil pendapatan kita sebagai dokter...
  liat aja buat kita meregristrasi aja harus bayar sejumlah 250.000/5 tahun, 
belum lagi kita harus bayar iuran anggota IDI........per tahunnya
  tapi kerja dari IDI senidiri belum jelas sampai sekarang....dan kenapa kita 
harus menjadi anggota IDI??????seadngkan buruh aja bisa menjadi anggota 
perkumpulan busuh lain diluar SPSI,dan wartawan aja bisa ikut AJI dan tidak 
perlu menjadi anggota PWI....
  sebenarnya, gw ga mau jadi anggota IDI...tapi pas gw mau ngurusin SIP harus 
ada surat rekomendasi dari IDI???bukannya itu berarti pemaksaan hak kita untuk 
harus menjadi anggota IDI
  sampai sekarang aja IDI blom mampu memperjuangkan penghapusan PTT buat 
kita??? Dari pengalaman gw setelah menyelesaikan PTT (kebetulan gw dokter pasca 
PTT) PTT itu tidak ada gunanya...buktinya banyak kawan2 sejawt kita yang sampai 
sekarang terhambat karena belum PTT...padahal dia sudah dokter lho....Ini 
adalah 
  pemasungan HAM terhadap seorang dokter, kenpa hanya dokter yang harus 
mengabdi didaerah2 kenapa profesi yang lain tidak wajib mengabdi sebagai PTT, 
misalnya sarjana pertanian kenapa tidak disuruh PTT dulu didesa2 biar,biar 
pertanian maju dan kita tidak perlu mengimpor beras dulu.....kenapa ga ada 
program PTT untuk guru2 biar orang di desa2 tambah pinter2 biar pemerintah 
tidak hanya menjual manusia2 Indonesia keluar negeri hanya untuk menjadi 
seorang pembantu,bukan kah lebih baik kalo kita menjual orang2 kita keluar 
negeri tapi sebagai sarjana terdidik....
  Abu Rizal Bakri dalam salah satu koran yang pernah gw baca bilang "wajar kalo 
dokter2 itu harus ikut wajib PTT, ketika sekolahnya kan di subsidi..."
  gila tuh orang ngomong ga pake otak kali yeee...okelah kalo emang kita 
disubsidi, bagaimana dengan kawan2 kita yang kuliah di swasta????mereka 
bayarnya kan mahal????kenapa mereka juga diharuskan untuk PTT juga???
  maklum yang ngomong (ABU R.BAKRI) kan ga pernah makan bangku kuliahan....
  Kalau pemerintah ingin memenuhi kebutuhan dokter2 untuk di tempatkan didaerah 
terpencil,knapa ga diangkat aja langsung dokter tersebut sebagai PNS??????dan 
selam ia menjadi PNS ia adalah milik pemerintah,dan pemerintah berhak 
menempatkan dia dimana aja.....kalo dia ga mau jadi pegawai negeri jangan 
dipaksa2 untuk diwajibkan PTT donk.....atau dibikin syarat bila ingin menjadi 
PNS harus ikut program PTT dulu(PNS kan tukang korupsi yah...liat aja dokter2 
PUSKESMAS itu kan banyak dapet duit proyek dari situ...Imunisasilah...tapi 
ternyata masih ada aja kasus polio...POSYANDU lah tapi masih ada aja yang 
kekurangan gizi...gw jg uadah sedikit banyak tau tentang keoborokan dokter2 
puskesmas selama gw PTT dulu...).... 
  karena gw sekarang terpaksa udah jadi anggota IDI perjuangkan dong 
IDI...Hapuskan PTT,anda kan perwakilan dari kita2 bulkan perpanjangan tangan 
pemerintah.....Hari gene IDI blom di reformasi...kalo ga bisa....BUBARIN AJA IDI
  
Erik Tapan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Harap hemat bandwith 
----------------------
Dear All,
  Sangat setuju bahwa perlu ada aturan agar pelayanan kesehatan di masyarakat 
memenuhi syarat.
  
  NAMUN
  
  Pengalaman yang lalu-lalu mengenai "mempertimbangkan keseimbangan", bagaimana 
yha?
  
  Mungkin ada pendapat dari Dokar?
  

  Salam,
  Erik Tapan
  http://eriktapan.blogspot.com
  
"o.EBD.Epti Andaryanti" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:[cut]

Namun, sebenarnya menurut Dr. Agus Purwadianto, Sp.F, salah satu dokter
yang sedang gencar mensosialisasikan UU Praktik Kedokteran, pasal 4 ayat
2 Permenkes 1419 ini terselesaikan dengan mengacu pada pasal yang sama
ayat 3, berbunyi: "Dinas Kesehatan kabupaten/kota dalam memberikan SIP
harus mempertimbangkan keseimbangan antara jumlah dokter atau dokter
gigi yang telah ada dengan kebutuhan pelayanan kesehatan."





            
---------------------------------
Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less
_______________________________________________
MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
Sejarah, etika bermilis dan arsip, subscribe/unsubscribe dapat diakses di : 
http://www.mldi.or.id atau
kirim mail ke: mailto:[EMAIL PROTECTED]
&&&&
Informasi di atas adalah informasi kesehatan umum dan tidak dimaksudkan untuk 
menggantikan nasehat, diagnosis dan pengobatan dari tenaga kesehatan profesional
_______________________________________________


Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 



  SPONSORED LINKS 
        Health and wellness   Health wellness product   Health and wellness 
program     Diet fitness health nutrition wellness   Health promotion and 
wellness   Health and wellness promotion 
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "dokter" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  

  



                
---------------------------------
 Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
AIDS has a woman's face.  Help women to protect themselves.
http://us.click.yahoo.com/VHwV5B/TREMAA/xGEGAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke