Siapa bilang susah menjadi dokter di Indonesia?
Dari jaman dulu di Indon ini jadi dokter tetaplah paling nikmat,coba 
lihat saja dokter di kota kota besar di rumah sakit,tidak pernah 
menghargai waktu sesuai jam praktek yang diumumkan,pasien dibiarkan 
bak menunggu selebritis.Waktu jam visit juga seenak udhelnya sendiri 
tanpa mengindahkan jam istirahat pasien yang dirawat.
Setelah pasien menumpuk datanglah "sang selebritis"dengan gaya 
jalannya diwibawain (ja'im gitu....) 

Periksa pasien dengan tanpa senyum dan irit kata2 seolah2 dia sudah 
tahu apa yang diderita.
Pasien hampir tidak pernah mendapat kesempatan untuk menyampaikan 
keluhannya,apalagi mendapatkan penjelasan dari sang dokter ja'im.

Tidak seimbang waktu tunggu pasien sampai 1-2 jam dengan waktu 
konsultasi yang tidak lebih dari 5 menit saja.

Belum lagi "kolusi dokter dengan produsen obat yang seolah2 pasien 
adalah barang bancaan yang dapat digerus keuangannya. Jangan katakan 
mana buktinya,ini ibarat kentut yang ga kelihatan namun baunya 
semerbak....

Dokter di daerah terpencil juga ga jauh beda...kebanyakan juga 
menjadi "raja raja kecil"disana.
Laksana seorang dewa melakukan tindakan2 malpraktik tanpa ada 
kontrol dari siapapun.

Giliran dikeluarkannya UU Praktik Kedokteran tiba2 aja banyak yang 
pura2 "menggigil"

Nah kalau sudah begini susah mana jadi dokter di Indonesia atau jadi 
Pasien??

Mohon tanggapannya dari TS semua dan terimakasih





--- In [email protected], Dr Baharuddin <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Harap hemat bandwith 
> ----------------------
> Kedepan pasti akan ada yang akan diseret ke pengadilan, UU praktik 
kedokteran yang baru sudah di sah kan. Aneh jika UU sudah ada tapi 
tidak ada yang melanggarkanya, 1 -2 pasti akan terjerat.
>   Dimasa lalu, angka dokter yang pasti yang telah di vonis, saya 
tidak ada , apakah taman-teman wartawan mempunyainya ? 
>   Sewaktu saya kecil, saya ingat ada kasus dokter harus masuk 
penjara di kota medan, karena melakukan hysterektomy untuk 
menyelematkan nyawa seorang ibu yang mengalami perdarahan (mungkin 
karena atonia uteri), diperkarakan oleh suami pasien tsb yang 
ternyata seorang jaksa.
>   Sayang sekali dokter itu dan juga keluarganya.
>    
>   Profesi dokter sangat membutukan kepercayaan, sekali dokter 
masuk pengadilan sulit bagi masyarakat untuk mempercayainya lagi, 
meskipun dokter itu kemudian di vonis tidak bersalah oleh pengadilan.
> 
> Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Harap hemat bandwith 
> ----------------------
> Sekadar bertanya:
> apakah sudah ada dokter Indonesia yang divonis pengadilan dan 
didenda,
> apalagi sampai lebih besar dibanding penghasilannya sepanjang 
hayat?
> Mohon pencerahan
> terima kasih
> KM 
> 
> -------Original Message-------
> 
> From: Mailing List Dokter Indonesia
> Date: 04/29/06 19:13:05
> To: Mailing List Dokter Indonesia
> Subject: [MLDI] Susah Jadi Dokter di Indonesia
> 
> Harap hemat bandwith
> ----------------------
> Kasihan nasib dokter di indonesia, berhasil tidak di puji, salah 
di caci
> maki, malah harus bayar denda dan bisa masuk penjara.(malahan 
denda yang
> tidak sebanding dengan uang yang bisa dia dapatkan sepanjang 
hayatnya buka
> praktek).
> 
> Sebenarnya sistem kesehatan di negara kita yang belum bagus, masih
> primitif, dokter masih menerima uang dari pasien (kecuali di kota 
besar yang
> sudah bagus sistem asuransi kesehatannya).
> Sistem pendidikan dokter kita yang masih memerlukan waktu lama 
untuk
> menjadi seoang dokter (khususnya untuk dokter spesialis, apa kita 
dapat
> berharap banyak dari dokter spesialis yang tamat setelah umur 40 
tahun, yang
> mana telah begitu "letih" di dalam pendidikannya baik 
pikiran,mental dan
> juga finansial.
> 
> Mana sekarang fakultas kedokteran swasta yang makin banyak (siapa 
yang
> kontrol mutu mereka ? dahulu ada sistem ujian negara, setelah 
reformasi
> malah di hapus, terus terang tidak semua FK swasta yang baru mempu 
dengan
> baik menyelenggarakan sistem pendidikan dokter, terutama yang ada 
di daerah,
> dengan alasan otonomi dan politis maka bangun FK, biar tidak kalah 
dengan
> daerah lain.
> Sementara staff pengajar belum layak.
> Kita sering meniadalan suatu "proses", yang penting hasil yang 
berupa
> kwantitas.
> 
> Kita harus membenahi system kesehatan di negara kita tercinta ini,
> sekarang ini doa para pelayan medis adalah, semakin banyak yang 
sakit
> semakin saya banyak pasien (uang). Ini salah,yang betul : semakin 
banyak
> rakyat yang sehat, maka semakin banyak uang untuk para pelayan 
kesehatan,
> itu baru bagus.
> 
> Tugas kita untuk membuat suatu sistem kesehatan seperti itu.
> 
> Bersama kita bisa.
> 
> 
> 
> 
> note : saya terbuka atas segala kritik atas tulisan saya ini.
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC 
and save
> big.
> _______________________________________________
> MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
> Sejarah, etika bermilis dan arsip, subscribe/unsubscribe dapat 
diakses di :
> http://www.mldi.or.id atau
> kirim mail ke: mailto:[EMAIL PROTECTED]
> &&&&
> Informasi di atas adalah informasi kesehatan umum dan tidak 
dimaksudkan
> untuk menggantikan nasehat, diagnosis dan pengobatan dari tenaga 
kesehatan
> profesional
> _______________________________________________
> 
> _______________________________________________
> MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
> Sejarah, etika bermilis dan arsip, subscribe/unsubscribe dapat 
diakses di : http://www.mldi.or.id atau
> kirim mail ke: mailto:[EMAIL PROTECTED]
> &&&&
> Informasi di atas adalah informasi kesehatan umum dan tidak 
dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, diagnosis dan pengobatan 
dari tenaga kesehatan profesional
> _______________________________________________
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone  calls to 30+ countries for 
just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
> _______________________________________________
> MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
> Sejarah, etika bermilis dan arsip, subscribe/unsubscribe dapat 
diakses di : http://www.mldi.or.id atau
> kirim mail ke: mailto:[EMAIL PROTECTED]
> &&&&
> Informasi di atas adalah informasi kesehatan umum dan tidak 
dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, diagnosis dan pengobatan 
dari tenaga kesehatan profesional
> _______________________________________________
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke