--- In [email protected], huru hara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yth. Sdr. Budi > Saya juga bukan dokter, namun sya sangat berminat untuk mengethui tentang kesehatan.... > Trims..
Rekan-rekan, kira-kira 6 tahun yang lalu, gigi istri saya mengalami infeksi dan harus dilakukan root canal treatment / endodentic treatment. Karena menurut saya ini pekerjaan yang tidak mudah, maka saya mencari drg SP endodentic, singkat cerita, saya mendapatkan drg SP yg saya maksud di kerjakan dan "DONE WELL". Kurang lebih 1 tahun yang lalu saya mengalami patah gigi (menyamping), saya ke drg langganan saya dan dia mengerjakan root canal treatment ke gigi saya TANPA MENJELASAKAN ke saya apa yang akan dikerjakan padahal dia bukan SP endo. Dasar kita orang Indo, saya ngak enak mau complain, tetapi ternyata keadaan tidak sesimpel yg saya bayangkan, drg saya ini tidak bisa mengerjakan dengan baik, saya kesakitan luar biasa. Akhirnya saya katakan kalo saya sakit sekali dan minta dihentikan. Saya langsung menemui drg SP yg mengerjakan istri saya 6 tahun yang lalu, singkat cerita dikerjakan dan "DONE WELL" and happy days............ masalah timbul 3 bulan yang lalu, gigi istri saya yang di lakukan root canal, infeksi sampai keluar nanah (setelah 6 tahun). Saya ke drg (yg baru karena drg lama saya yg mengerjakan endo tanpa ngomong saya tinggalkan) dan drg menunjukkan ke saya hasil X-ray yang membuat saya kaget luar biasa. ternyata yg di lakukan drg SP endo, salah, secara tehnis, dia bilang dokter Indonesia akan sangat sulit memperbaiki masalah ini. bisa dibilang malpraktek ngak ya dok?..... Akhirnya saya di rujuk ke Singapore, Prof Petrick Tseng, National University Hospital. Baru-baru ini saya tahu bahwa ternyata Prof petrick menjadi dokter gigi nya sultan brunai, info yang saya dapat dari stafnya, prof patrcik yang ke brunai kalau sultan sakit gigi. Prof petrick melihat dan melakukan perawatan 4 kali (dari segi biaya mahal di tiket dan viskal, dokternya sendiri tidak lebih mahal dari drg jkt). Gigi membaik tapi karena kesalahan terlalu fatal drg SP endo dari Indonesia, sampai sekarang belum tuntas. Secara kebetulan gigi saya yg dikerjakan oleh drg SP endo yg sama yg menangani gigi istri saya, juga mengalami tidak enak (bukan sakit), karena mengantar istri sekalian saya minta di cek, dan ternyata gigi saya juga infeksi tapi dalam tingkat yang sangat rendah. Dalam bahasa jawa, yang saya rasakan hanya "kemeng2", tidak ada rasa sakit sama sekali, tapi memang tidak nyaman, dan sebenarnya ini yang dirasakan istri saya jauh2 hari sebelum infeksi keluar nanah. Saya di rawat dua kali dan finis, happy days........ Ada pengalaman yang menurut saya sangat menarik di NUH singapore. Karena sudah di sana maka saya konsultasikan sekalian gigi paling pojok (wisdom tooth) saya yg selama ini menganggu karena makanan selalu keselip di sana. Gigi ini pernah disarankan untuk di cabut dengan drg Indo. Prof Patrcik mengatakan hal yang sama, jadi mumpung dapet drg yg bagus sekalian saya minta di cabut, jawabannya sangat mengejutkan saya, dia bilang I don't do that. Nyabut aja dia gak mau, dia mereferensikan ke drg yg lain Prof juga, 100 SGD, reasonable price, tidak lebih mahal dg jkt. Sekali lagi mumpung di sana saya minta dikerjakan crown gigi, sekali lagi prof patrik bilang hal yg sama, I don't do that dan di rujuk ke drg lain dan sekali lagi Prof dan sekali lagi resonable price. Andaikata dr/drg kita bisa "berbesar hati" untuk berbuat seperti mereka, saya yakin kedokteran kita akan lebih maju. drg saya yang dulu, saya tahu persis dia SP dari jepang di bidang feeling, tapi dia melebihi Prof Patrick, karena mengerjakan segalanya, dari crown, root canal, inplan, bedah gusi, etc, dan saya adalah salah satu korbannya. Mohon ma`af kalo ada salah kata, tidak ada maksud apapun, dan mohon ma`af kalo ceritanya terlalu panjang, dan tidak menarik. Budi Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
