mbak laras yg sabar yach, mungkin gak kalo suami mbak justru tertarik jika
badan mbak seperti waktu habis melahirkan (maaf gendut). semua cobaan pasti ada
hikmahnya kok mbak, yg sabar yach
laba_laba_sutra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dengan hormat,
saya anggota baru milis ini. Saya terpaksa membuka masalah rumah
tangga saya karena sudah tidak tahan lagi.
Saya perempuan berumur 35 tahun, sudah menikah selama 11 tahun. Sejak
awal nikah suami saya ejakulasi dini, namun saya tetap bisa hamil.
Saya punya seorang anak yang kini berusia 9 tahun. Suami tidak ada
usaha untuk memperbaiki kondisinya, semakin tahun semakin parah.
Sejak tahun 2001, kondisinya semakin parah dan ia betul-betul tidak
bisa ereksi (100% disfungsi ereksi--> DE). Suami saya mengalihkan
kekecewaannya dengan sibuk bekerja. Jika keluar kota (keluar Jawa,
kami tinggal di Jakarta) bisa 2-3 minggu. Ia juga mudah kesal jika
mertua bertanya: "Kapan si Sulung punya adik?" Saya berusaha bersabar
karena mengerti bahwa DE adalah pukulan berat bagi kaum pria.
Dua tahun terakhir ini dia mulai sering di rumah, tapi kami tetap
tidak senggama. Saya frustrasi sekali. Apalagi saya ingin punya anak
dan seorang perempuan terbatas rentang usia untuk bisa melahirkan
(beda dg lelaki yg bisa punya anak pada usia 60, 70 atau bahkan 80
tahun). Usia saya sudah 35 tahun , saya harus menunggu sampai kapan?
Lagipula DE sudah 5 tahun; itu berlebihan kan?
Saya sudah membujuknya untuk periksa ke dokter, tapi ia menolak
mentah-mentah. Kami tidak pernah mencoba "obat kuat" karena efeknya
buruk untuk jantung. Oya, ia seorang dokter hewan shg paham bahwa
obat2an spt ini bisa berdampak buruk bagi jantung.
Saya tidak tahu harus bagaimana. Yang menyedihkan, ketika mengadu ke
seorg ustadz, saya justru disalahkan karena tidak mampu merangsang
suami. Padahal wajah dan tubuh saya lumayan. Herannya, waktu saya usai
melahirkan anak dan sangat gendut (72kg) suami bisa ereksi. Ketika
perlahan-lahan saya ramping kembali (berat 55 kg, tinggi 163 cm) suami
justru tdk bisa bangun. Jadi teori yg bilang bahwa lelaki terangsang
secara visual, ternyata tidak selalu benar.
Susahnya saya tidak bisa cerita ke teman atau saudara karena rawan
gunjingan. Ada Oom saya yg diabetes lalu DE, ceritanya langsung
menyebar gara2 istrinya curhat kepada seorang Tante kami. Saya tidak
ingin suami saya bernasib spt itu, bukan dibantu malah digunjingkan.
Terima kasih banyak untuk saran-sarannya.
Wassalam,
Laras
SPONSORED LINKS
Health and wellness
Health wellness product
Health care
Health and wellness program
Diet fitness health nutrition wellness
Health promotion and wellness
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "dokter_umum" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/