Mbak Neysa,

Terima kasih banget buat infonya yang sangat berguna.
Terus terang saya jadi ikut bersemangat untuk menambah
wawasan mengenai anatomi tubuh dan patologi (penyakit).

Kira-kira di mana saya bisa mendapatkan informasi tersebut
misalnya dari buku-buku, CD ataupun website.

Atas infonya saya ucapkan banyak terima kasih.

Regards,

Toto

  ----- Original Message ----- 
  From: Neysa 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, February 07, 2007 10:03 PM
  Subject: Re: [Dokter Umum] Belajar kedokteran & kesehatan


  Saya ingin menambahkan, sebetulnya belajar Kedokteran
  itu bukan seperti jadi mantri. Kalo Mantri kan orang
  sakit ini, dikasih ini pasti cespleng. Kalo sebagai
  dokter, kita harus mengerti proses2 normal organ tubuh
  itu seperti apa (kira2 dipelajari semester 1-4), lalu
  mulai mempelajari penyakit itu sebagai suatu kegagalan
  proses dlm tubuhkah/penyakit degeneratif/infeksi/dll.
  Jadi ketika ada suatu penyakit, ada proses yg
  terganggu, kita sebagai dokter harus mengembalikan
  fungsi tubuh yg gagal itu. 

  Misalnya mudahnya seperti kasus pilek. Sekilas kan
  kalo pilek keliatannya kasih aja obat pilek ya sdh.
  Tapi mgk lewat anamnesis (tanya jawab) bisa ketauan
  kalo ternyata orang ini sempet kecelakaan, kepalanya
  terbentur, sehingga yang dikira pilek itu sebetulnya
  cairan otak (Liquor Cerebro Spinalis) yang jadi
  meleleh keluar (dlm hal ini lewat hidung). Kalo
  dibiarkan, lama2 orang ini bisa mati dgn cepat. (Masuk
  kategori kasus kegawat daruratan). Tapi jika si dokter
  tidak meng-anamnesis dgn tepat, asal mikir "Ah pilek".
  Ya pasien tidak akan tertolong.

  Lalu jg contoh yg cukup klasik itu sakit panas
  (demam). Itu hanya merupakan salah 1 gejala saja. Bisa
  demam berdarah, bisa typhus, bisa juga flu biasa, bisa
  jg sebetulnya kena infeksi. Macam2,lah. Yang tentunya
  obatnya nda cuman sekedar dikasih obat penurun panas.
  MIsalnya orang Typhus, penyakitnya disebabkan ususnya
  kan luka karena infeksi bakteri. Kalo cm diberi
  parasetamol tentunya tidak mengobati, hanya
  menghilangkan gejalanya saja. Malah bisa jadi orangnya
  makin parah.

  Kami pun sebagai dokter (mahasiswa kedokteran), tidak
  bisa menganggap orang seperti di textbook. Tidak ada
  orang yg betul2 sama persis. Di sinilah Kedokteran itu
  adalah perpaduan seni & ilmu. Bukan ngawur2an, tapi
  kita jg harus bisa mengantisipasi hal2 yg agak
  menyimpang. Misalnya ada 2 orang yg berpenyakit sama,
  ukuran tubuh sama, jenis kelamin sama, umur sama,
  belum tentu sembuh dengan obat yg sama/obat yg sama
  dgn dosis sama. Bisa juga salah 1 alergi dgn obat
  tersebut. 

  Saran saya, sebagai orang awam, perbanyaklah wawasan
  utk menjaga kesehatan sehari2 & tindakan2 preventif
  terhadap penyakit. Tidak lupa P3K. Mungkin kalo utk
  orang awam tidak bisa 100% utk mengobati penyakit.
  Tapi minimal bila bergaya hidup yang sehat kemungkinan
  terkena penyakit bisa diminimalkan. 

  --- Daniel Ruslin <[EMAIL PROTECTED]>
  wrote:

  > dear Maya, 
  > Banyak cara yang bisa dilakukan buat belajar
  > kedokteran, perlu diingat untuk memperlajari medis
  > semua orang sudah punya sarananya yaitu tubuh kita
  > sendiri tapi memang walaupun demikian banyak hal
  > yang tidak kita ketahui tentang diri kita sebab itu
  > diperlukan minimal 4 tahun kuliah yang tak kenal
  > lelah, 2 tahun proses kepaniteraan di rumah sakit
  > yang mendebarkan dan paling penting seumur hidup
  > usaha serta kerelaan untuk menambah
  > kemampuan/pengetahuan demi mencapai pemahaman
  > mengenai manusia. 
  > Makanya kadang-kadang dokter agak "ngeri" melihat
  > pengobatan jalur lain yang beredar di masyarakat.
  > Namun hal ini jangan menjadi halangan karena perlu
  > diingat kita bertanggung jawab atas tubuh kita
  > sendiri, makanya kesadaran untuk menghargai diri
  > sendiri itu penting. informasi mengenai kesehatan
  > dapat dipelajari dari majalah, buku yang dijual
  > bebas hal ini akan lebih mudah karena bahasa yang
  > dipakai kan awam jadi kita tidak begitu sulit
  > memahaminya.Talk show di televisi atau radio,
  > situ-situs kesehatan juga menyediakan hal yang tidak
  > kalah baiknya. Karena semua ini bertujuan untuk
  > memasyarakatkan kebiasaan pola hidup sehat. Jadi
  > sarana semua sudah tersedia, semuanya kembali ke
  > kitanya yang mau menerapkan atau hanya sebagai
  > wacana
  > Kepedulianlah yang penting.
  > God bless 'ya all

  Best regards,
  Neysa Natalia

  __________________________________________________________
  Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast
  with the Yahoo! Search weather shortcut.
  http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather


   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.17.30/674 - Release Date: 2/7/2007 
3:33 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke