Ass. selamat malam Pertama, sy ucapkan Trima kasih atas tanggapan posting tentang hubungan konsumsi minuman bersoda dengan berkurangnya kerapatan tulang yang memicu osteoporosis (tulang keropos). Postingan sy memang tidak lengkap, just get the main conclusion dari posting saya ini , sy setuju bahwa setiap manusia unik, setiap asupan akan direaksi khas sesuai dengan kondisi tubuh masing2 orang. Untuk mengetahui apakah suatu zat (ingredient) pada suatu jenis makanan/minuman berpengaruh sama pada setiap tubuh manusia perlu adanya pengujian pada banyak orang dengan pemantauan yang intensif.
Berdasarkan artikel ini, pengujian dilakukan terhadap kurang lebih 2500 wanita yang berumur kurang dari 60 th yang mengkonsumsi kira2 6 kaleng (@330 ml kali ya..), cuman berapa lamanya konsumsi tidak dikabarkan. Tempat pengukuran dilakukan pada tulang belakang dan 3 tempat berbeda pada tulang panggul. Para peneliti menemukan terjadi penurunan tingkat kerapatan mineral tulang pada titik 2 pengukuran. Hasil untuk setiap orang berbeda akibat perbedaan usia, asupan kalsium dan vitamin D, status menopause serta konsumsi rokok dan alkohol. Hal yang belum diketahui oleh para peneliti konsumsi minuman bersoda ini tidak berpengaruh terhadap kaum pria, dan mereka juga ga mengerti kenapa wanita lebih rentan darpd laki2. Kita tahu bahwa minuman bersoda mengandung asam fosfat, memang benar tiap2 merk minuman mengandung prosentase asam fosfat yang berbeda, namun sekecil apapun prosentasenya kalau dikonsumsi terus menerus akan berpengaruh juga terhadap tubuh apabila kalau asupan kalsium ke tubuh sangat kurang, pengaruhnya akan cepat memicu osteoporosis. So, cara yang bijak untuk menghindarinya ya kurangi mengkonsumi minuman bersoda, setuju? jangan lupa untuk mengimbanginya dengan asupan kalsium yang cukup. Untuk kasus-kasus tertentu justru soda sangat membantu untuk therapy, asal jangan sampai addicted aja kali ya! (masa bisa kecanduan?) Mohon koreksi lagi dari Dokter jika ada yang salah, maklum bground bukan kedokteran just concern to be health Wassalam Azzam [Non-text portions of this message have been removed]

