dr.Hikmat Permana, SpPD-KEMD di RS Muhamadiyah
Bandung, atau Sub Bag Endokrinologi RSHS Bandung.
Beliau ada di kedua lokasi tsb.


--- Rita Salima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear Dokter,
>   Saya mau minta pendapatnya... mungkin sebelumnya
> saya cerita sedikit.
>   Pada tahun 1998, saya menjalani operasi
> endometriosis sebelah kanan karena ditemukan ada
> kista yang menempel pada bekas operasi usus buntu
> yang saya jalani 10 bulan sebelumnya. Jadi, 10 bulan
> sebelum ditemukan kista, saya menjalani operasi usus
> buntu yang darurat akibat usus buntunya sudah pecah.
> Saat operasi kista saya belum menikah.
>   Saya menikah pada bulan Maret 2006 dan karena
> masih belum hamil juga, saya konsultasi ke dokter
> dan ditemukan kista endometriosis lagi!
>   Pada bulan Februari 2007, saya menjalani operasi
> kista endometriosis lagi karena ditemukan kista yang
> menyumbat pada sebelah kanan dan kiri, ditemukan
> juga perlengketan. Saat itu saya menjalani
> laparaskopi. Hasil operasi, dinyatakan bersih dari
> kista dan kedua indung telur dalam keadaan baik.
> Terdapat juga polip yang diperiksa meupakan jaringan
> jinak/tidak berbahaya.
>   Kemudian saya menjalani suntik Tapros selama 3
> bulan dari waktu operasi. Suntik pertama sebelum
> saya meninggalkan rumah sakit (Feb),kemudian kedua
> (Maret)dan terakhir di bulan April. Selama suntik
> tersebut saya tidak mengalami menstruasi. Selama
> menjalani suntik tapros, saya selalu USG dan keadaan
> rahim bersih dari kista.
>   Pada tanggal 22 Jni, saya mendapatkan mentruasi
> pertama saya kembali, 1 bulan kososng setelah suntik
> Tapros dihentikan.
>   Pada tanggal 25 Juli, saya mendapatkan menstruasi
> lagi bersamaan dengan dokter memberikan obat
> penyubur Profertil karena terrlihat keadaan rahim
> masih tipis, saat konsultasi bulan sebelumnya).
>   Pada tanggal 4 Agustus, saya konsultasi lagi dan
> ditemukan ada kista di sebelah kanan (63 x 64 mm).
> Sebelah kiri dinyatakan bersih. Folikel terlihat
> berkembang dengan baik di kedua sisi, hanya saja
> dikanan tertutup oleh kista yang baru muncul
> tersebut.
>   Pada tanggal 14 Agustus, saya konsultasi lagi
> karena pada malam sebelumnya saya merasa nyeri
> seperti terpelintir di sebelah kiri rahim saya
> padahal masih jauh dari waktu menstruasi. Ternyata
> hasilnya sangat mengejutkan, ditemukan kista (35 x
> 39 mm) yang besar (hasil pemeriksaan dalam, cukup
> padat) yang menyebabkan rasa nyeri tersebut.
>   Dokter Obgyn yang memeriksa saya juga bingung
> kenapa bisa muncul dengan sangat cepat hanya 2 bulan
> setelah suntik tapros dihentikan dan menstruasi
> normal. Bahkan yang sebelah kiri muncul hanya dalam
> 2 minggu setelah USG terakhir.
>   Dokter saya menganjurkan untuk menjalani suntik KB
> selama 1 tahun untuk mengecilkan kista tersebut.
> Dokter tidak menganjurkan untuk menjalani operasi
> lagi karena baru menjalani operasi.Saya keberatan
> dengan cara ini karena artinya menunda kehamilan
> selama 1 tahun sementara usia saya saat ini sudah
> diatas 30 tahun.
>   Yang ingin saya tanyakan:
>   1.Apakah kista endometriosis bisa muncul dengan
> sangat cepat? Atau karena ada pemicunya (misalnya
> makanan, stress?)
>   2.Bagaimana cara mengatasinya? Apakah ada cara
> lain selain suntik KB?
>   3. Bisakah Dokter memberikan nama/mereferensikan
> saya ke ahli Endokrinologi yang bisa membantu saya
> untuk menatasi masalah ini?
>   Mohon kiranya Dokters bisa membantu. Saya sangat
> mengharapkan agar segera memiliki keturuanan.
>   Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.
>   Rita
>    
> 
>        
> ---------------------------------
> Pinpoint customers who are looking for what you
> sell. 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



       
____________________________________________________________________________________
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out. 
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545433

Kirim email ke