Salam kenal juga,
Sebenarnya "second opinion" sudah saya dapatkan dari dokter keluarga. Karena 
sebelum dirawat sudah saya periksakan dahulu ke dokter keluarga tersebut.
Awalnya anak saya itu sakit tipes tapi hasil lab lekositnya tinggi, normal 5, 
anakku 120. Dan kalau hanya tipes katanya seharusnya jumlah lekositnya kurang 
dari 5. Alhasil kistanya diangkat. Luka bekas jahitan saat ini sudah mengering 
dan tidak terganggu untuk aktivitas makannya. Hanya jahitannya saja yang belum 
dibuka.
Saya mau tanya, jika sudah pernah memiliki kista atau sejenis tumor jinak itu, 
apakah tubuhnya masih rentan terhadap serangan tumor lainnya. Mengingat anak 
saya perempuan dan jarang sakit selama ini.Adakah cara untuk mencegah tumbuh 
atau berkembangnya tumor.
Untuk diketahui anak saya itu paling mudah dalam asupan makannya, sayur, buah 
bahkan seafood, namun berat badannya kurang dari normal anak seusianya. 
Sekarang beratnya 18 kg. Apakah berat badan yang kurang tersebut merupakan 
pengaruh dari tumor jinak tersebut.
Thx,
Erna


----- Pesan Asli ----
Dari: Arif Koerniawan <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 27 Mei, 2008 15:08:16
Topik: Re: [Dokter Umum] Gigi Mulut


Salam kenal Ny Erna,
Tumor jinak yg namanya kista mempunyai selaput seperti kapsul. Bila selaput ini 
sudah terambil semua, tdk akan kambuh lagi.
Untuk kontrol, sebaiknya kembali ke dokter yg mengoperasinya. Bila ada keluhan 
di kemudian hari tentang hasil operasi, timbul nanah misalnya (semoga tdk 
terjadi), Ibu tdk akan disalahkan: mengapa tdk kontrol ke sini? Semoga jawaban 
ini membantu.

Salam,
Arif Koerniawan

---- Original message ----
From: Ernawati Suryadi <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Sent: 27 May 2008 06:09 +00:00
To: <dokter_umum@ yahoogroups. com>
Subject: [Dokter Umum] Gigi Mulut

Siang Dok,
Saya mau tanya nih....
Anakku berusia 7 tahun di bibir bagian mulutnya ada benjolan kecil. Awalnya 
sariawan tapi sudah diobati tidak sembuh juga.
Setelah diperiksa dokter gigi dan mulut, ternyata katanya sejenis kista yang 
apabila didiamkan akan makin membesar.
Akhirnya dioperasi di RS. Pertamina.
Pertanyaan saya, setelah selesai operasi adakah kemungkinan timbul lagi di 
tempat yang sama atau tidak benjolan tersebut. Lalu untuk membuka 6 jahitannya, 
apakah dapat dilakukan di rumah sakit lain atau dengan dokter umum saja karena 
mengingat biaya konsultasi dokter gimul cukup mahal di RS. Pertamina. Adakah 
cara agar luka jahitannya cepat mengering mengingat sudah hari ke 8 setelah 
operasi saat ini.
Thx

[Non-text portions of this message have been removed]

Arif Koerniawan
Sent using a Sony Ericsson mobile phone.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke