----- Original Message ----- 
  From: Arif Koerniawan 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, May 28, 2008 5:38 PM
  Subject: Re: Bls: [Dokter Umum] Gigi Mulut


  Ny Erna,
  Tumor jinak, sesuai namanya tidak akan berkembang biak/menyebar dan 
pertumbuhannya tidak progresif. Tidak ada jaminan untuk tidak akan timbul di 
tempat lain, dan tidak diketahui penyebabnya maka juga tidak ada cara 
pencegahannya.
  Anak Anda mempunyai riwayat intake yg bagus, jangan khawatir dng berat 
badannya, dia masih dalam taraf pertumbuhan. Saya anjurkan untuk memberi obat 
cacing tiap 6 bulan sekali.
  Terima kasih.

  ---- Original message ---- 
  From: Ernawati Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: 28 May 2008 08:10 +00:00
  To: <[email protected]>
  Subject: Bls: [Dokter Umum] Gigi Mulut

  Salam kenal juga,
  Sebenarnya "second opinion" sudah saya dapatkan dari dokter keluarga. Karena 
sebelum dirawat sudah saya periksakan dahulu ke dokter keluarga tersebut.
  Awalnya anak saya itu sakit tipes tapi hasil lab lekositnya tinggi, normal 5, 
anakku 120. Dan kalau hanya tipes katanya seharusnya jumlah lekositnya kurang 
dari 5. Alhasil kistanya diangkat. Luka bekas jahitan saat ini sudah mengering 
dan tidak terganggu untuk aktivitas makannya. Hanya jahitannya saja yang belum 
dibuka.
  Saya mau tanya, jika sudah pernah memiliki kista atau sejenis tumor jinak 
itu, apakah tubuhnya masih rentan terhadap serangan tumor lainnya. Mengingat 
anak saya perempuan dan jarang sakit selama ini.Adakah cara untuk mencegah 
tumbuh atau berkembangnya tumor.
  Untuk diketahui anak saya itu paling mudah dalam asupan makannya, sayur, buah 
bahkan seafood, namun berat badannya kurang dari normal anak seusianya. 
Sekarang beratnya 18 kg. Apakah berat badan yang kurang tersebut merupakan 
pengaruh dari tumor jinak tersebut.
  Thx,
  Erna

  ----- Pesan Asli ----
  Dari: Arif Koerniawan <[EMAIL PROTECTED]>
  Kepada: [email protected]
  Terkirim: Selasa, 27 Mei, 2008 15:08:16
  Topik: Re: [Dokter Umum] Gigi Mulut

  Salam kenal Ny Erna,
  Tumor jinak yg namanya kista mempunyai selaput seperti kapsul. Bila selaput 
ini sudah terambil semua, tdk akan kambuh lagi. 
  Untuk kontrol, sebaiknya kembali ke dokter yg mengoperasinya. Bila ada 
keluhan di kemudian hari tentang hasil operasi, timbul nanah misalnya (semoga 
tdk terjadi), Ibu tdk akan disalahkan: mengapa tdk kontrol ke sini? Semoga 
jawaban ini membantu.

  Salam,
  Arif Koerniawan

  ---- Original message ---- 
  From: Ernawati Suryadi <[EMAIL PROTECTED] co.id>
  Sent: 27 May 2008 06:09 +00:00
  To: <dokter_umum@ yahoogroups. com>
  Subject: [Dokter Umum] Gigi Mulut

  Siang Dok,
  Saya mau tanya nih....
  Anakku berusia 7 tahun di bibir bagian mulutnya ada benjolan kecil. Awalnya 
sariawan tapi sudah diobati tidak sembuh juga.
  Setelah diperiksa dokter gigi dan mulut, ternyata katanya sejenis kista yang 
apabila didiamkan akan makin membesar.
  Akhirnya dioperasi di RS. Pertamina.
  Pertanyaan saya, setelah selesai operasi adakah kemungkinan timbul lagi di 
tempat yang sama atau tidak benjolan tersebut. Lalu untuk membuka 6 jahitannya, 
apakah dapat dilakukan di rumah sakit lain atau dengan dokter umum saja karena 
mengingat biaya konsultasi dokter gimul cukup mahal di RS. Pertamina. Adakah 
cara agar luka jahitannya cepat mengering mengingat sudah hari ke 8 setelah 
operasi saat ini.
  Thx

  [Non-text portions of this message have been removed]

  Arif Koerniawan
  Sent using a Sony Ericsson mobile phone.


  [Non-text portions of this message have been removed]

  Arif Koerniawan
  Sent using a Sony Ericsson mobile phone.


   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke