Bertambahnya usia kerap membuat daya ingat mejadi berkurang. Apalagi jika otak
tidak "dilatih" untuk terus bekerja.
Sebetulnya kita bisa mempertahankan otak tetap berfungsi dengan baik walaupun
usia semakin lanjut. Caranya? Dengan hidup sehat yang menjadikan tubuh tetap
baik. Berikut berbagai cara yang bisa diterapkan agar Anda tak cepat pikun.
1.
LATIH PIKIRAN
Kegiatan fisik seperti olahraga membuat tubuh menjadi kuat dan sehat.
Kegiatan mental menjadikan otak terus bekerja sehingga pikiran akan tetap
cerdas dan tangkas.
Salah
satu untuk mencapai tujuan ini adalah dengan terus "menantang" diri
sendiri untuk mempelajari keterampilan baru. Jika Anda terus belajar dengan
menantang diri sendiri, otomatis otak terus berkembang dengan baik.
Otak
yang aktif menghasilkan hubungan baru antara sel-sel syaraf dan membuat
sel-sel tadi berkomunikasi terus satu dengan lainnya. Alhasil, otak dapat
menyimpan dan mengambil informasi dengan mudah, tanpa batasan umur.
Apa
yang bisa dilakukan untuk menantang diri sendiri?
1. Belajar memainkan salah satu alat musik.
2. Bermain srcabble atau
membuat puzzle.
3. Bergaul dengan teman-teman.
4. Berganti karier atau memulai bidang yang baru.
5. Mulai menekuni hobi baru seperti melukis, membuat kerajinan, bersepeda,
dan lainnya.
6. Belajar bahasa asing.
7. Aktif di kegiatan sosial.
8. Mencari informasi baru dengan membaca buku, mendengarkan berita-berita
yang terjadi di dunia, berselancar di dunia maya.
2. LATIH FISIK
Penelitian membuktikan, aktivitas fisik berhubungan dengan kemunduran mental.
Dengan menggerakkan tubuh, berolahraga secara rutin, aliran darah bertambah,
termasuk aliran ke otak sehingga mendorong sel-sel tumbuh dan membuat kita
lebih berenergi.
Cara
yang terbaik berolahraga adalah menjadikannya suatu kegiatan yang
menyenangkan. Ambil kegiatan disukai semisal berkebun atau berjalan kaki.
Berolahragalah
sekurang-kurangnya 30 menit sehari. Mulai melatih fisik dengan tingkatan yang
paling sederhana. Contohnya, parkir mobil agak jauh dari tujuan sehingga
mengharuskan Anda berjalan kaki. Di dalam gedung, pilih tangga biasa sebagai
ganti tangga berjalan. Jika menonton TV, lakukan sambil mengayuh sepeda
statis supaya Anda tak cuma duduk diam.
Berolahraga
secara teratur dapat menolong pikiran menjadi tetap cerdas dan jernih. Anda
pun merasa lebih sehat dan risiko terkena berbagai macam penyakit jadi
berkurang.
3. MAKAN
SEHAT
Biasakan untuk lebih banyak makan buah-buahan dan sayuran. Sayuran dan
buah-buahan mengandung antioksidan, salah satu unsur yang melindungi dan
mendorong sel-sel otak. Antioksidan juga dapat membantu mencegah kolesterol
dari kerusakan penebalan arteri yang menyebabkan aliran darah menjadi lambat
ke otak.
Makanan
yang tinggi antioksidan, antara lain, buah-buahan yang berwarna dan sayuran,
seperti jeruk, stroberi, brokoli, bayam, wortel, ubi, dan tomat. Di dalam
banyak kasus, telah terbukti lebih menguntungkan mengomsumsi aneka macam
makanan segar dan sehat daripada suplemen dalam bentuk pil, kapsul, atau
bentuk lainnya.
4.HINDARI ALKOHOL
Peminum berat (mereka yang mengomsumsi alkohol sampai bertahun-tahun)
umumnya mengalami kerusakan di otak karena kurang gizi. Jadi, sebaiknya
hindari alkohol.
5. ATASI
STRES
Hindari stres, sekecil apa pun. Jika merasa stres, otomatis otak akan
menghasilkan hormon yang dapat merusak otak. Stres yang berkepanjangan dapat
mengakibatkan depresi, rasa tidak tenang, gelisah, yang kesemuanya ini bisa
mengganggu jalannya proses ingatan atau pikiran.
Beristirahatlah.
Walaupun mungkin hanya punya waktu 5 menit untuk diri sendiri, gunakan untuk
menarik napas dalam-dalam dan relaks. Pikirkan jalan keluar dari stres yang
berkepanjangan. Misalnya, menerima hidup apa adanya, pasrah pada kenyataan
hidup, berolahraga, kurangi aktivitas yang kelewat berat.
6. JAGA
KEPALA
Saat berolahraga, beri perhatian ekstra pada bagian kepala. Jangan sampai
cedera atau jatuh. Kecelakaan pada kepala dapat menambah risiko terkena
penyakit Alzheimer.
Mereka
yang suka berenang, jalan kaki, atau lari, umumnya berisiko kecil pada sakit
di kepala dan juga berkurang risikonya untuk cepat pikun.
Berhati-hatilah
menjaga kepala saat Anda tengah menikmati hobi bersepeda, misalnya.
7. BERHENTI
MEROKOK
Pikun merupakan salah satu penyakit dari sederet daftar masalah kesehatan.
Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan merokok. Perokok berisiko dua kali
lipat terkena penyakit Alzheimer daripada yang tidak merokok.
Berhentilah
mulai sekarang. Tidak ada istilah terlambat. Jika Anda meninggalkan kebiasaan
itu sekarang, Anda akan tetap dapat mengurangi risiko pikun di kemudian hari.
8. KONSULTASI
RUTIN
Jika mulai timbul gejala pelupa atau pikun, berkonsultasilah dengan ahlinya.
Biasanya dokter akan memeriksa seluruh kesehatan Anda dan mengambil langkah
untuk mencegah pikun, sesuai dengan umur anda. Dokter akan melihat
sejarah/latar belakang keluarga, apakah Anda mempunyai keturunan penyakit
Alzheimer dan sebagainya untuk kemudian memberi pengobaan yang pas.
Jangan
lupa memeriksakan diri secara rutin ke dokter. Monitor terus tekanan darah,
tinggi-rendahnya kolesterol, gula darah, fungsi tiroid. Semua ini akan
menggambarkan yang terjadi di dalam tubuh Anda, sehingga jika ada perubahan,
bisa cepat ditangani.
|