Tak Mau Cepat Pikun? Ini Rahasianya!

Bertambahnya usia kerap membuat daya ingat mejadi berkurang. Apalagi jika otak tidak "dilatih" untuk terus bekerja.

Sebetulnya kita bisa mempertahankan otak tetap berfungsi dengan baik walaupun usia semakin lanjut. Caranya? Dengan hidup sehat yang menjadikan tubuh tetap baik. Berikut berbagai cara yang bisa diterapkan agar Anda tak cepat pikun.

1. LATIH PIKIRAN
Kegiatan fisik seperti olahraga membuat tubuh menjadi kuat dan sehat. Kegiatan mental menjadikan otak terus bekerja sehingga pikiran akan tetap cerdas dan tangkas.

Salah satu untuk mencapai tujuan ini adalah dengan terus "menantang" diri sendiri untuk mempelajari keterampilan baru. Jika Anda terus belajar dengan menantang diri sendiri, otomatis otak terus berkembang dengan baik.

Otak yang aktif menghasilkan hubungan baru antara sel-sel syaraf dan membuat sel-sel tadi berkomunikasi terus satu dengan lainnya. Alhasil, otak dapat menyimpan dan mengambil informasi dengan mudah, tanpa batasan umur.

Apa yang bisa dilakukan untuk menantang diri sendiri?
1. Belajar memainkan salah satu alat musik.
2. Bermain srcabble atau membuat puzzle.
3. Bergaul dengan teman-teman.
4. Berganti karier atau memulai bidang yang baru.
5. Mulai menekuni hobi baru seperti melukis, membuat kerajinan, bersepeda, dan lainnya.
6. Belajar bahasa asing.
7. Aktif di kegiatan sosial.
8. Mencari informasi baru dengan membaca buku, mendengarkan berita-berita yang terjadi di dunia, berselancar di dunia maya.

2. LATIH FISIK
Penelitian membuktikan, aktivitas fisik berhubungan dengan kemunduran mental. Dengan menggerakkan tubuh, berolahraga secara rutin, aliran darah bertambah, termasuk aliran ke otak sehingga mendorong sel-sel tumbuh dan membuat kita lebih berenergi.

Cara yang terbaik berolahraga adalah menjadikannya suatu kegiatan yang menyenangkan. Ambil kegiatan disukai semisal berkebun atau berjalan kaki.

Berolahragalah sekurang-kurangnya 30 menit sehari. Mulai melatih fisik dengan tingkatan yang paling sederhana. Contohnya, parkir mobil agak jauh dari tujuan sehingga mengharuskan Anda berjalan kaki. Di dalam gedung, pilih tangga biasa sebagai ganti tangga berjalan. Jika menonton TV, lakukan sambil mengayuh sepeda statis supaya Anda tak cuma duduk diam.

Berolahraga secara teratur dapat menolong pikiran menjadi tetap cerdas dan jernih. Anda pun merasa lebih sehat dan risiko terkena berbagai macam penyakit jadi berkurang.

3. MAKAN SEHAT
Biasakan untuk lebih banyak makan buah-buahan dan sayuran. Sayuran dan buah-buahan mengandung antioksidan, salah satu unsur yang melindungi dan mendorong sel-sel otak. Antioksidan juga dapat membantu mencegah kolesterol dari kerusakan penebalan arteri yang menyebabkan aliran darah menjadi lambat ke otak.

Makanan yang tinggi antioksidan, antara lain, buah-buahan yang berwarna dan sayuran, seperti jeruk, stroberi, brokoli, bayam, wortel, ubi, dan tomat. Di dalam banyak kasus, telah terbukti lebih menguntungkan mengomsumsi aneka macam makanan segar dan sehat daripada suplemen dalam bentuk pil, kapsul, atau bentuk lainnya.

4.HINDARI ALKOHOL

Peminum berat (mereka yang mengomsumsi alkohol sampai bertahun-tahun) umumnya mengalami kerusakan di otak karena kurang gizi. Jadi, sebaiknya hindari alkohol.

5. ATASI STRES

Hindari stres, sekecil apa pun. Jika merasa stres, otomatis otak akan menghasilkan hormon yang dapat merusak otak. Stres yang berkepanjangan dapat mengakibatkan depresi, rasa tidak tenang, gelisah, yang kesemuanya ini bisa mengganggu jalannya proses ingatan atau pikiran.

Beristirahatlah. Walaupun mungkin hanya punya waktu 5 menit untuk diri sendiri, gunakan untuk menarik napas dalam-dalam dan relaks. Pikirkan jalan keluar dari stres yang berkepanjangan. Misalnya, menerima hidup apa adanya, pasrah pada kenyataan hidup, berolahraga, kurangi aktivitas yang kelewat berat.

6. JAGA KEPALA
Saat berolahraga, beri perhatian ekstra pada bagian kepala. Jangan sampai cedera atau jatuh. Kecelakaan pada kepala dapat menambah risiko terkena penyakit Alzheimer.

Mereka yang suka berenang, jalan kaki, atau lari, umumnya berisiko kecil pada sakit di kepala dan juga berkurang risikonya untuk cepat pikun.

Berhati-hatilah menjaga kepala saat Anda tengah menikmati hobi bersepeda, misalnya.

7. BERHENTI MEROKOK
Pikun merupakan salah satu penyakit dari sederet daftar masalah kesehatan. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan merokok. Perokok berisiko dua kali lipat terkena penyakit Alzheimer daripada yang tidak merokok.

Berhentilah mulai sekarang. Tidak ada istilah terlambat. Jika Anda meninggalkan kebiasaan itu sekarang, Anda akan tetap dapat mengurangi risiko pikun di kemudian hari.

8. KONSULTASI RUTIN
Jika mulai timbul gejala pelupa atau pikun, berkonsultasilah dengan ahlinya. Biasanya dokter akan memeriksa seluruh kesehatan Anda dan mengambil langkah untuk mencegah pikun, sesuai dengan umur anda. Dokter akan melihat sejarah/latar belakang keluarga, apakah Anda mempunyai keturunan penyakit Alzheimer dan sebagainya untuk kemudian memberi pengobaan yang pas.

Jangan lupa memeriksakan diri secara rutin ke dokter. Monitor terus tekanan darah, tinggi-rendahnya kolesterol, gula darah, fungsi tiroid. Semua ini akan menggambarkan yang terjadi di dalam tubuh Anda, sehingga jika ada perubahan, bisa cepat ditangani.

 



Please don't post any junk mails to this mailing list!




================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS





Kirim email ke