August 9, 2005

Count It All Joy

Read:
James 1:2-12

Blessed is the man who endures temptation; for when he has been approved, he will receive the crown of life. —James 1:12

Bible In One Year: Jeremiah 13-16

coverA pastor placed this sign on his door: "If you have problems, come in and tell me all about them. If you don't have any problems, come in and tell me how you avoid them."

What do we do when problems come unannounced and with great intensity? James told us to "count it all joy," because trials do not happen without a reason. He said, "The testing of your faith produces patience. But let patience have its perfect work, that you may be perfect and complete" (James 1:3-4). Armed with this understanding, our prayer changes from asking God "why" to thanking Him for what He is doing.

Having endured many trials and facing a new struggle with cancer, Our Daily Bread author Joanie Yoder shared her thoughts in a letter: "I have relinquished my destiny to God's will. Nothing, praise God, not even cancer, can thwart His will. I may have cancer, but cancer doesn't have me—God alone has me. So in this light, I would value your prayers that Christ may be magnified in my body, whether by life or by death."

Trials are unavoidable and unpredictable, and they come in an unimaginable variety. Knowing that our sovereign God will walk with us and use trials to deepen our maturity, we can count them "all joy." —Albert Lee

Heavenly peace, divinest comfort,
Here by faith in Him to dwell!
For I know, whatever befall me,
Jesus doeth all things well. —
Crosby

We can endure trials in this life because of the joys in the life to come.

Selasa, 9 Agustus
Anggaplah Kebahagiaan
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan (Yakobus 1:12)

Bacaan: Yeremia 13-16

Seorang pendeta memasang tanda di pintunya: “Jika Anda bermasalah, masuk dan ceritakanlah kepada saya masalah itu. Jika Anda tidak bermasalah, masuk dan ceritakanlah kepada saya bagaimana Anda menghindarinya.”

Apa yang kita lakukan saat masalah datang tanpa pemberitahuan dan dengan intensitas besar? Yakobus mengatakan agar kita “menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan”, karena ujian tidak terjadi tanpa sebab. Ia berkata, “Ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh” (Yakobus 1:3,4). Dipersenjatai dengan pemahaman ini, doa kita akan berubah dari bertanya kepada Allah “mengapa” menjadi bersyukur kepada-Nya atas apa yang sedang Dia lakukan.

Setelah bertahan dalam banyak ujian dan menghadapi pergumulan baru berupa kanker, penulis Renungan Harian Joanie Yoder membagikan pemikirannya dalam surat: “Saya telah menyerahkan masa depan saya pada kehendak Allah. Puji Tuhan, tak ada satu pun, bahkan kanker, dapat menghalangi kehendak-Nya. Saya mungkin memiliki kanker, namun kanker tak memiliki saya. Hanya Allah yang memiliki saya. Karena itu, saya menghargai doa-doa Anda agar Kristus dimuliakan dalam tubuh saya, entah hidup atau mati.”

Ujian tak dapat dihindari dan diduga, dan mereka datang dalam berbagai bentuk yang tak terbayangkan. Dengan menyadari bahwa Allah yang berdaulat akan menyertai kita dan menggunakan ujian untuk memperdalam kedewasaan kita, maka kita dapat menganggapnya “kebahagiaan” —AL

KITA DAPAT BERTAHAN DI DALAM UJIAN HIDUP INI
KARENA ADA SUKACITA DI DALAM HIDUP YANG AKAN DATANG



1:3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
1:4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
1:9 Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi,
1:10 dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.
1:11 Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.
1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

 

 

<--------------------------------------------------------------------------->



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke