|
Sebagai orang percaya yang masih hidup dan tinggal
di dunia yang penuh dosa ini, bukanlah suatu hal yang mudah untuk dijalani.
Sebab di satu sisi kita dituntut untuk hidup seturut dengan kehendak Tuhan
(1 Ptr.1:15-16). Tetapi sementara itu di sisi lain, dunia dengan tawaran
dan segala keindahannya, tipu muslihatnya, selalu dan akan terus menggoda
serta berusaha menjebak kita untuk terjerumus ke dalam dosa.
Di balik semua yang terjadi dan yang kita alami,
sesungguhnya Tuhan sedang membentuk pribadi dan iman kita. Coba kita lihat
sekarang, di zaman yang serba sulit ini, sesungguhnya bukanlah suatu
kebetulan atau rutinitas saja yang kita alami, tetapi Tuhan sedang
membentuk anak-anakNya untuk dipersiapkan menjadi umat kesukaanNya yang
tangguh, yang akan dipakai menjadi alatNya yang heran. Itulah sebabnya
Tuhan memproses dan menempa kita melalui berbagai-bagai pencobaan, supaya
kita tampil menjadi anak-anak Tuhan yang militan dan dipakai Tuhan.
Memang dalam masa diproses, itu bukanlah suatu hal
yang mudah, dan tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, bahkan
kadang-kadang secara jasmani sangat menyakitkan, karena di masa krisis ini
kita diperhadapkan kepada banyak pilihan, baik yang berdampak positif
maupun yang berdampak negatif terhadap iman kita. Kemudian situasi dan
kondisi serta lingkungan di mana kita tinggal juga sangat menentukan
keputusan yang nantinya akan kita ambil.
Untuk mengatasi hal ini, tidak ada jalan lain
selain menyerahkan dan mempercayakan jalan hidup kita hanya kepada Tuhan
sepenuhnya serta memohon hikmat dan pimpinan tangan kasihNya agar kita
tetap kuat dan mengerti rencana dan kehendakNya di dalam hidup kita.Tuhan
membentuk kita dengan bermacam-macam ujian, dan hal itu tiada lain Tuhan
ingin memurnikan kita, sehingga kita memiliki kualitas yang jauh lebih
tinggi daripada kualitas emas yang fana, dan kita akan mendapat bagian pada
waktu Kristus menyatakan diriNya (1Ptr. 1:6-7). (FL)
|