|
Satu karakter manusia yang sangat jelas adalah,
begitu gampang menghukum, tetapi begitu sulit untuk memaafkan. Ini
merupakan kebalikan dari karakter Allah. Dalam segala sesuatu Allah tak
mudah memberikan sanksi atau hukuman, tetapi sangat cepat membuka tangan
untuk memeluk tiap orang yang mau kembali padaNya dan memohon ampun.
Kebanyakan dari kita akan langsung memaki bahkan
memukul, jika ada seseorang kita anggap bersalah kepada kita. Bukan cuma
itu, kesalahan yang dilakukan seseorang kepada orang lain, kita ikut-ikutan
menghukumnya. Misalnya, jika ada seorang perempuan yang ketahuan hamil di
luar nikah, lalu dia dihukum oleh keluarganya. Biasanya kita ikut-ikutan
menghukumnya. Lalu dengan lantang dan sukacitanya kita mengatai perempuan
tersebut. Sepertinya hidup kita sangat suci dan kudus, sehingga tidak
sebanding dengan kelakukan orang tersebut.
Siapakah diri kita sebenarnya, sehingga kita boleh
melakukan semua itu. Bukankah hidup kita pun sangat bergelimang dosa.
Bedanya, mungkin orang lain tidak tahu, atau tahu tapi tak mau berkata hal
yang sama kepada kita. Inikan sungguh sangat memalukan sebenarnya, seperti
“memercik air di dulang, terpercik ke muka sendiri”. Tanpa kita
sadari, kita bicara tentang berbagai dosa, tapi di sisi lain sebenarnya
kita tengah menelanjangi kehidupan kita sendiri.
Kita tahu bahwa Allah itu sangat pemurah. Meski
dosa kita begitu pekat, merah seperti buah kermiz. Semua itu membuktikan
bahwa Allah memiliki karakter yang begitu lembut dan pemaaf. Ini juga
menjelaskan betapa Allah itu Kasih, dan setia atas segala janjiNya. Ketika
kita masuk dalam kubangan dosa, Ia jstru bersedih dan menunggu kita berseru
memanggil namaNya. Tetapi, kebanyakan kita bukannya berseru memanggil,
malah terus bergerak mengandalkan kekuatan sendiri dalam “lumpur
hidup”, yang secara perlahan tapi pasti akan menenggelamkan hidup
kita.
Datanglah kepada Allah, pahamilah bahwa Allah itu
baik. Berserulah memanggil namaNya, jika kita berada dalam lembah kelam dan
penuh kesesakan. Janganlah lupa untuk selalu mengucap syukur dalam segala
perkara. Terpujilah namaMu kekal selamaNya. Amin. (tlt)
|