|
Kisah Daud mengalahkan Goliat sebenarnya secara
nyata dan jelas bahwa Allah sangat berperan didalamnya. Sebab, bukan
kebetulan batu kecil yang dilontarkannya itu tepat mengenai keningnya dan
bersarang didalamnya. Ada kuasa Tuhan yang dahsyat turut
serta dalam kejadian tersebut. Dalam kemampuan tenaga manusia rasanya
mustahil dapat dilakukan. Apalagi, Daud waktu itu masih teramat muda dan
belum mempunyai pengalaman maju berperang.
Namun, Allah mau membuktikan bahwa Dia tidak
membutuhkan keterampilan, kekuatan, dan segala macam pengalaman hidup kita.
Dia menginginkan kita percaya dengan sungguh-sungguh dan yakin dapat
melakukannya. Allah sendiri yang akan melakukannya. Dia akan membela tiap
orang yang mau setia dan teguh dalam iman, sehingga segala perkara dapat
dihadapi dan meraih kemenangan.
Saat ini, dalam kedudukan kita sebagai pelajar,
karyawan, aparat pemerintah, dan sebagainya, bukanlah sebuah persoalan
penting bagi Tuhan. Jika kita setia dengan perkara-perkara kecil, maka Dia
akan mempercayakan perkara-perkara yang lebih besar dalam kehidupan kita.
Artinya, jangan pernah mengeluh dengan keberadaan sekarang ini. Tetaplah
setia dan melayaniNya secara sungguh-sungguh, Tuhan pasti bertindak dalam
kehidupan kita.
Berbagai persoalan mungkin tengah melilit
kehidupan saudara. Tetapi, jika Allah di pihak kita, siapakah dapat
melawan? Bukankah Goliat yang begitu besar dan berpengalaman dalam
peperangan, dapat dikalahkan Daud yang kecil dan tak berpengalaman! Coba
kita refleksikan apa yang dilakukan Allah bagi Daud. Kita pun demikian,
meski dalam berbagai kelemahan diri kita, jika Allah bertindak segala
sesuatu pasti merupakan kemenangan gemilang. Untuk itu, tetaplah teguh dan
setia melayani Allah. Dia sanggup membela kita dalam kondisi dan situasi
apapun. Haleluya! (tlt)
|