> Dear All,
> 
> Saya share-kan kisah dibawah ini yang saya dapatkan dari seorang
rekan,
> agar tidak lagi berjatuhan korban penipuan lainnya dengan modus yang
> sama.
> 
> Rasanya koq sangat naif sekali menipu seseorang dengan didahului oleh
> "doa". Jadi, janganlah mudah mempercayai seseorang yang baru kita
kenal
> walaupun dia menyebut-nyebut nama Tuhan dengan fasihnya.
> 
> Salam,
> An
> 
> _____
> 
> 
> Penipuan di Carrefour Mega Mall
> 
> Kamis, 8 Juni 2006, pk. 12.30 saya ke Carrefour Mega Mall untuk
belanja.
> Saya naik ke lantai 2 di bagian tissue & pembalut wanita. Tiba2 ada
> seorang Bapak berpakaian batik (Bapak Yosef) yang rapi menghampiri
saya
> dan menanyakan apakah saya orang yg beliau cari. Bapak tersebut
mengaku
> dari sebuah perkumpulan Jemaat Kristen yang sedang melakukan pelayanan
> untuk menolong orang - orang yang sedang dilanda musibah.
> Setelah saya mengatakan bahwa saya bukanlah orang yang dia cari,
> kemudian dia pergi meninggalkan saya yang masih memilih barang
> belanjaan. Beberapa detik kemudian seorang Ibu berpakaian putih (Ibu
> Wina) datang menghampiri saya dan bertanya "apakah saya mengenal Bapak
> tadi? Tadi saya melihat beliau dihampiri seseorang di lobby Carrefour
> yang turun dari mobil Honda CRV membawa sebuah parcel dan amplop
> berisikan uang ucapan terima kasih karena telah menolongnya". Tak lama
> kemudian datang lagi seorang Bapak yang mengenakan kemeja berwarna
gelap
> sambil mendorong sebuah trolley barang belanjaan dan mengatakan
"Ibu-ibu
> beruntung sekali bisa disapa dan diberkati oleh Bapak yang tadi karena
> saya pernah ditolong beliau melalui doa sehingga bisnis saya bisa
sukses
> kembali". Orang ini pun kemudian berlalu.
> Sementara itu si Ibu Wina yg masih seru ngajak saya ngobrol mengatakan
> dia menyesal karena tidak bisa bertemu dengan si Bapak Yosef untuk
minta
> pertolongan buat orang tuanya yang sedang sakit parah di sebuah rumah
> sakit di daerah Kebon Jeruk, dimana dia sudah menghabiskan banyak
biaya
> untuk pengobatan itu.
> Tidak sampai 2 menit kemudian si Bapak Yosef menghampiri kami kembali
> sambil bercerita mengenai misinya untuk menyelamatkan umat Kristen
yang
> terpilih disini untuk mendapatkan bantuannya melalui doa yang ia
> panjatkan kepada Tuhan.
> Berpuluh - puluh bahkan beratus kali si Bapak ini meyakinkan saya
dengan
> menyebutkan terus nama Tuhan, dimana kita harus mendekatkan diri pada
> Tuhan dalam kondisi apapun, kita harus mengasihi sesama, dsb. Bahkan
ia
> bisa mengetahui segala keadaan di kantor, rumah maupun diri pribadi
yang
> sedang saya alami saat ini.
> Dia menyakinkan saya bahwa dengan iman yang saya yakini, pasti semua
> masalah yang saya hadapi saat ini dapat saya atasi. Kemudian dia
> mengajak saya dan Ibu Wina untuk doa bersama di Kentucky Fried Chicken
> di lantai atas. Dia tidak mau diberikan makanan ataupun minuman.
Disana
> kami berdoa sambil (katanya) dia mengusir roh jahat yang ada dalam
diri
> saya, terbukti dengan keluarnya asap dari tangan saya. Sejauh ini saya
> masih percaya bahwa beliau berniat baik pada saya (mungkin dengan
> seringnya dia menyebut nama Tuhan sebagai penyelamat umat manusia).
> Beliau juga mengatakan bahwa dalam waktu 10 hari orang tua saya yang
> sakit akan segera sembuh apabila saya memberikannya air mineral yang
> saya beli di Carrefour dan akan di-doa-kan olehnya. Dia juga sempat
> menanyakan kepada saya berapa banyak tabungan yang saya miliki di
> rekening bank. Entah kenapa, tanpa berpikir panjang saya mengatakan
> bahwa saya tidak punya tabungan di bank. Semula dia tidak percaya,
tapi
> setelah saya jelaskan bahwa gaji yang saya peroleh untuk investasi
yang
> lain, barulah dia stop menanyakan hal itu.
> Dia juga berkata bahwa dalam 10 hari ini saya harus hati-hati karena
> akan ada kecelakaan lalu lintas yang akan saya alami, oleh karena itu
ia
> menawarkan bantuan untuk membersihakan hawa jahat dari mobil saya.
> Saya pun menurut. Dia mengatakan bahwa Tuhan lah yang akan menuntun
> beliau
> menuju mobil saya. Sementara si Ibu Wina yang mengaku tinggal di Pluit
> Utara terus saja mendampingi saya hingga ke mobil. Sesampainya di
mobil,
> kami kembali doa bersama dan beliau meminta kami untuk menginggalkan
> harta duniawi sementara waktu dan memasukkan semua barang (2 buah
> handphone, jam tangan, kalung & liontin berlian beserta gelang) ke
dalam
> amplop yang dia sediakan. Di saat yang tidak saya sadari, amplop itu
> telah ditukarnya dengan batu sehingga memiliki berat yang hampir sama.
> Sejauh ini saya tidak curiga yang aneh-aneh bahkan mungkin pada saat
> kesadaran saya sudah mulai kembali, saya masih sempat mempertahankan
> dompet saya yang tidak saya berikan kepadanya. Termasuk juga kunci
mobil
> yang terselamatkan. Pada saat mereka pergi, saya mulai merasakan
sesuatu
> yang tidak enak dan ternyata ketakutan yang mendadak saya rasakan
itupun
> terjadi. Semua barang dan perhiasan saya lenyap bersama Bapak Yosep
yang
> mengaku sebagai seorang Pendeta di daerah Jakarta Timur dan berasal
dari
> Gereja Bethel (dia sangat jago sekali memainkan perannya sebagai
seorang
> Pendeta tanpa cacat sedikitpun).
> 
> Dari kejadian ini saya menyadari bahwa iman saya tidak cukup kuat,
> bahkan pada saat bersama beliaupun saya masih tetap memanjatkan doa,
> tapi tetap saja saya tertipu oleh mereka.
> Saya tidak menyalahkan Tuhan atas kejadian ini, karena saya yakin
Tuhan
> pasti mempunyai rencana yang lebih baik bagi saya di balik semua
> kejadian ini.
> Biarlah suatu saat nanti, Tuhan yang akan menghukum mereka atas
> kejahatan yang telah mereka lakukan dengan membawa-bawa nama Tuhan
yang
> seharusnya mereka hormati, bukannya dijadikan ajang untuk menipu orang
> yang percaya kepada Nya.
> 
> Kejadian ini pun sudah saya laporkan pada pihak Carrefour Mega Mal,
dan
> jawaban yang diberikan cukup mengesalkan karena terlihat sekali tidak
> adanya usaha dari mereka untuk menemukan wajah pelaku melalui rekaman
> CCTV mereka. Bahkan Kepala Security disana sempat mengatakan bahwa
CCTV
> mereka sedang mengalami gangguan dan baru akan berfungsi normal
kembali
> minggu depan. Apakah begini pelayanan yang diberikan oleh sebuah
> Megastore seperti Carrefour yang selalu dipadati oleh pelanggannya?
> Jangankan mengijinkan saya untuk melihat kembali rekaman ulangnya,
> menanyakan bagaimana kronologis peristiwanya pun tidak. Apa yang akan
> mereka cari di rekaman CCTV kalo lokasi, ciri-ciri dan modus pelaku
> tersebut tidak mereka tanyakan kepada saya? Jawaban mereka sangat
enteng
> "kami akan menghubungi Ibu kembali apabila diperlukan". Loh... kok
malah
> kesannya saya yang jadi tersangka sich? Padahal tujuan saya melaporkan
> hal ini bukalah saya berharap barang
> saya yang hilang akan kembali pada saya, tapi saya mengantisipasi agar
> jangan sampai orang lain tertimpa musibah yang sama.
> Kelihatannya modus dari para penjahat ini adalah mereka memanfaatkan
> seorang wanita yang berpergian sendiri ke dalam mall atau bahkan
mencari
> orang yang dianggap sedang memiliki masalah dalam hidupnya (mungkin
bisa
> terlihat oleh mereka dari wajah kita), apalagi kalau mereka memiliki
> kemampuan paranormal.
> 
> Jadi, untuk semua teman-teman, harap lebih berhati-hati apabila harus
> berpergian sendirian ke tempat keramaian. Karena tidak menjamin para
> penjahat tidak berani beraksi di tempat yang ramai.
> 
> Mohon berita tentang modus penipuan terbaru ini dapat di forward ke
> sebanyak mungkin rekan-rekan kalian untuk mengantisipasi jangan sampai
> ada rekan kita yang menjadi korban kejahatan mereka.
> 
> Imelda Halim
> 
> 
> 
> ._,___
> 
> 
> 
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/.1VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/eben-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke